IMG-LOGO
Daerah

IPNU-IPPNU Mempawah Ingatkan Generasi Milenial Tolak Hoaks

Senin 11 Maret 2019 13:0 WIB
Bagikan:
IPNU-IPPNU Mempawah Ingatkan Generasi Milenial Tolak Hoaks
Dialog generasi milenial oleh PC IPNU-IPPNU Mempawah, Kalbar.
Mempawah, NU Online
Kini semakin marak konten yang berisi fitnah, hasut, dan hoaks atau berita bohong. Demi memarangi hal tersebut, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Mempawah menggelar dialog generasi milenial. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Jumbo Hall, jalan Nusapati, Sungai Pinyuh, Kalimantan Barat ini juga diisi deklarasi anti hoaks, Ahad (10/3).

Syarifudin mengungakpkan IPNU menggelar dialog untuk menjawab problema di media sosial maupun masyarakat. “Kita selaku masyarakat harus lebih cerdas terhadap fenomena yang terjadi. Apalagi pemuda Mempawah harus menangkal dan mengcounter berita yang tidak benar atau hoaks yang telah menjalar di masyarakat,” kata Ketua PC IPNU Mempawah ini.  

Koordinator acara, Salihin menyampaikan bahwa dialog disampaikan dua narasumber. pemateri pertama oleh Ustadz Darno dan IPDA Ali yang merupakan kader IPNU. 

Ustad Darno menuturkan bahwa generasi NU milenial harus memiliki minset, tidak semata mempunyai ilmu. Fitnah ghanimah, adu domba dan hoaks itu apabila tidak ada sumbernya harus dibuang, dan jangan dishare. “Cara menangkal hoax dengan  ilmu mindset yaitu semua dari hati yang mana perlu dibersihkan,” terangnya. 

Dalam pandangannya, Hoax ini kebencian yang akan membuahkan kepribadian yang tidak baik. “Masyarakat khususnya NU harus menjadi garda terdepan dan  ujung tombak karena NU tidak ke mana-mana tetapai NU ada di mana-mana,” urainya. 

Lebih jauh lagi, IPDA Ali membahas materi anti hoaks. Dirinya mengingatkan banyak tayangan video yang dipenggal hanya untuk kepentingan tertentu. “Itulah zaman sekarang semua digoreng sedemikian rupa sehingga semua diplintir,” katanya. 

Dirinya mengingatkan sejumlah pasal tentang informasi teknologi, muatan yang melanggar kesusilaan, perjudian dan penghinaan dengan ancaman penjara. “Supaya tidak terkena seperti itu,  jaga jarimu karena UU di Indonesia sudah ada yang mengatur. Semua bukan dilarang, tetapi ada batasan yang mana akan menimbulkan kecelakaan yang mengancam kita,” pesannya.

Sekarang serba mudah diakses. “Semua bisa mengancam kita kalau tidak bisa menjaga batasan yang telah diatur dan harus tumbuh dari semangat ulama NU,” tandasnya. (Ahmad Musleh/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Senin 11 Maret 2019 23:0 WIB
Buku 'Nalar Inshofi' Terkait Natijah dan Sejarah Kehidupan
Buku 'Nalar Inshofi' Terkait Natijah dan Sejarah Kehidupan
Kegiatan maulidurrasul dan peluncuran buku 'nalar inshofi
Karanganyar, NU Online
Buku 'Nalar Inshofi' karya pengasuh Pondok Pesantren Al Inshof Plesungan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah KH Abdullah Saad, dikenalkan untuk pertama kalinya di sela kegiatan maulid akbar yang diselenggarakan di pesantren setempat, Ahad (10/3).

Buku ini merupakan karya keempat dari KH Abdullah Saad (Gus Dullah), yang juga Pengurus Idarah Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN). Sebelumnya, ia pernah menulis buku yang berjudul Kang Bejo 1, Kang Bejo 2, dan Tahu Menceng.

Di depan ribuan jamaah dan sejumlah tokoh di antaranya Habib Luthfi bin Ali Yahya dan Bupati Karanganyar Juliyatmono, yang hadir dalam acara tersebut, Gus Dullah memaparkan buku 'Nalar Inshofi' ini berisi tentang kesaksian-kesaksian (natijah). "Buku ini, merupakan natijah, hasil dari kesaksian-kesaksian, terutama terkait dengan sejarah kehidupan," ungkapnya.

Sejarah yang dimaksud, lanjut dia, berisi tentang kenikmatan tersembunyi maupun siksaan yang tidak nampak yang pernah dialami oleh para orang saleh.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan apresiasi atas terbitnya buku ini. "Selamat atas terbitnya buku ini, mari ikut kita baca, jangan hanya dipajang saja," kata dia.

Ia juga berharap keberadaan Pesantren Al-Inshof mampu menjadi yang terdepan dalam upaya mencetak generasi yang Islami serta menciptakan perdamaian. "Ayo terus mengaji! Mari kita juga jaga kondusifitas, jangan sampai gara-gara pemilu kita menjadi ribut," pesannya. (Ajie Najmuddin/Muiz)
Senin 11 Maret 2019 22:0 WIB
Tingkatkan Kreativitas Pelajar NU Lewat Semarak Harlah
Tingkatkan Kreativitas Pelajar NU Lewat Semarak Harlah
Lomba semarak Harlah IPNU-IPPNU di Kabupaten Tegal
Tegal, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tegal Jawa Tengah menggelar serangkaian perlombaan dalam rangka menyemarakkan Harlah ke-65 IPNU dan Harlah ke-64 IPPNU tahun 2019.

Kegiatan berlangsung selama dua hari Sabtu-Ahad (9-10/03) di lapangan Futsal Slawi dan Gedung NU Kabupaten Tegal.

Ketua Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Tegal Rina Sugiarti kepada NU Online Senin (11/3) mengatakan, serangkaian perlombaan dalam semarak Harlah IPNU IPPNU bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan semangat kecintaan dalam berorganisasi.

"Melalui berbagai lomba yang diadakan juga diharapkan akan muncul potensi dan bakat dari para pelajar NU Kabupaten Tegal," ujarnya.

Adapun cabang-cabang yang dilombakan, terang Rina, antara lain Futsal IPNU, Lomba Duta IPNU-IPPNU, Lomba Ucapan Vidio Selamat Harlah, Lomba Tumpeng dan Lomba Hadrah IPNU dan Lomba Hadrah IPPNU. "Peserta merupakan utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU IPPNU se-Kabupaten Tegal," terangnya.

Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Tegal Fiqih Andriyano menambahkan, kegiatan perlombaan dalam Harlah IPNU-IPPNU dapat menjadi sarana menumbuhkan soliditasdan merajut sportifitas dalam berkompetisi. "Momentum Harlah ini menjadi sarana silaturahim antar kader IPNU-IPPNU. Ini juga menunjukkan Pelajar NU Kabupaten Tegal tetap solid dan sportif, meski saling berkompetisi," ungkapnya.

Kegiatan berlangsung meriah dan semarak di mana para pelajar NU se Kabupaten Tegal saling berkompetisi menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki pada cabang yang dilombakan. (Nurkhasan/Muiz)

Senin 11 Maret 2019 21:15 WIB
NU Karangdowo Kendal Gelar Donor Darah dan Salurkan Sembako Gratis
NU Karangdowo Kendal Gelar Donor Darah dan Salurkan Sembako Gratis
Kendal, NU Online
Pimpinan Ranting Ansor dan Fatayat NU Desa Karangdowo Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah menggelar kegiatan donor darah, bazar murah umum, dan penyaluran sembako gratis bagi kaum dhuafa. Kegiatan ini berlangsung di Gedung NU Kecamatan Weleri, Senin (11/03) siang.

Dalam kegiatan ini digelar pula bazar murah yang diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin berbelanja dengan harga yang jauh di bawah pasaran. Sedangkan untuk sembako gratis, panitia menyediakan sebanyak 170 bungkus untuk dibagikan kepada kaum dhuafa di sekitar wilayah Desa Karangdowo.

Jarwo Setiawan, selaku panitia kegiatan mengatakan acara serupa rutin dilaksanakan setiap tahun dan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang meliputi pemuda dan ormas-ormas yang ada di sekitar Kecamatan Weleri.

Kegiatan digelar menjadi ajang silaturahim dan menjadi pemacu kader dalam mengembangkan organisasi, juga sebagai jalan kebaikan bersama.

"Donor darah, bazar murah, dan penyaluran sembako gratis ini saya harap menjadi ajang fastabiqul khairat untuk menjadi insan yang mulia dan berguna bagi sesama," katanya. (Misbahul Munir/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG