Buku 'Nalar Inshofi' Terkait Natijah dan Sejarah Kehidupan

Kegiatan maulidurrasul dan peluncuran buku 'nalar inshofi
Kegiatan maulidurrasul dan peluncuran buku 'nalar inshofi
Kegiatan maulidurrasul dan peluncuran buku 'nalar inshofi
Karanganyar, NU Online
Buku 'Nalar Inshofi' karya pengasuh Pondok Pesantren Al Inshof Plesungan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah KH Abdullah Saad, dikenalkan untuk pertama kalinya di sela kegiatan maulid akbar yang diselenggarakan di pesantren setempat, Ahad (10/3).

Buku ini merupakan karya keempat dari KH Abdullah Saad (Gus Dullah), yang juga Pengurus Idarah Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN). Sebelumnya, ia pernah menulis buku yang berjudul Kang Bejo 1, Kang Bejo 2, dan Tahu Menceng.

Di depan ribuan jamaah dan sejumlah tokoh di antaranya Habib Luthfi bin Ali Yahya dan Bupati Karanganyar Juliyatmono, yang hadir dalam acara tersebut, Gus Dullah memaparkan buku 'Nalar Inshofi' ini berisi tentang kesaksian-kesaksian (natijah). "Buku ini, merupakan natijah, hasil dari kesaksian-kesaksian, terutama terkait dengan sejarah kehidupan," ungkapnya.

Sejarah yang dimaksud, lanjut dia, berisi tentang kenikmatan tersembunyi maupun siksaan yang tidak nampak yang pernah dialami oleh para orang saleh.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan apresiasi atas terbitnya buku ini. "Selamat atas terbitnya buku ini, mari ikut kita baca, jangan hanya dipajang saja," kata dia.

Ia juga berharap keberadaan Pesantren Al-Inshof mampu menjadi yang terdepan dalam upaya mencetak generasi yang Islami serta menciptakan perdamaian. "Ayo terus mengaji! Mari kita juga jaga kondusifitas, jangan sampai gara-gara pemilu kita menjadi ribut," pesannya. (Ajie Najmuddin/Muiz)
BNI Mobile