IMG-LOGO
Daerah

Ngaji di Harlah IPNU-IPPNU, Gus Yusuf Sebut Dua Tugas Kader NU


Senin 18 Maret 2019 23:30 WIB
Bagikan:
Ngaji di Harlah IPNU-IPPNU, Gus Yusuf Sebut Dua Tugas Kader NU
Pengasuh PP API Magelang, KH Yusuf Chudlori
Tegal, NU Online
Pengasuh Pengasuh Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang KH Yusuf Chudlori menyebutkan, ada dua tugas yang diemban kader Nahdlatul Ulama (NU). Tugas tersebut yakni pertama, Khirosatuddin, menjaga ajaran agama kita, Islam Ahlussunnah Wal jamaah (Aswaja). 

Hal dikatakan Gus Yusuf saat "Ngaji dan Sholawat untuk Bangsa" dalam rangka Harlah ke-65 IPNU dan Harlah ke-64 IPPNU Pimpinan Wilayah IPNU IPPNU Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (16/3) malam di GOR Indoor Trisanja Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Menurut Gus Yusuf, menjaga agama Ahlussunah wal jamaah untuk kalian (pelajar NU) yaitu dengan terus mencari ilmu kepada para alim ulama, ngaji kitab kepada kiai NU.

Di hadapan ribuan kader IPNU IPPNU se Jawa Tengah Gus Yusuf menjelaskan, semenjak masa reformasi ketika pintu demokrasi terbuka lebar, kebebasan berpendapat dan lainnya, ada dua dampak yang muncul pascareformasi yakni dampak positif dan negatif. 

"Selain dampak positif yang menguntungkan rakyat, kesempatan tersebut diambil sekelompok orang yang tidak menginginkan Islam di Indonesia kokoh hingga munculnya paham Islam liberal, wahabisme dan paham anti NKRI," jelasnya.

Maka dengan itu, ajak Gus Yusuf, mari kita kuatkan pondasi kita dengan terus berkhidmat di NU, terus mencari ilmu sebagai bekal agar Indonesia aman dari sekelompok orang yang ingin menghancurkan NKRI.

Lebih lanjut dikatakan, selain dibekali dengan terus mencari ilmu, IPNU-IPPNU juga harus waras berakhlakul Karimah. Hal ini sangat penting, ketika seseorang memiliki banyak ilmu namun akhlaknya bejat, maka hidupnya akan sia-sia. Karena Al-akhlak fauqal Ilmi, akhlak itu di atasnya ilmu.

"IPNU-IPPNU juga harus mencerminkan akhlak yang mulia, kedepankan akhlak daripada ilmu. Jangan sampai punya ilmu tetapi akhlaknya tidak ada," ujarnya.

Tugas yang kedua menurut Gus Yusuf adalah menguasai media sosial, dengan cara mengimbangi berita berita yang tidak benar. "Maka Ayo IPNU IPPNU ambil smartphone kalian, perangi mereka yang selalu menebar kebencian, hoaks, dan isu-isu yang menghantam martabat NU," katanya.

Gus Yusuf meminta IPNU-IPPNU harus ambil bagian dalam memerangi lewat media sosial. Karena generasi yang sangat strategis di zaman ini adalah kader IPNU IPPNU. "Semoga dengan dua tugas tersebut melalui kader IPNU-IPPNU, Nahdlatul Ulama tetap diberi kekuatan lahir dan batin dalam menjaga NKRI," pungkasnya.

Kegiatan yang mengusung tema Pelajar Hebat Cinta NKRI dihadiri Menpora RI H Imam Nahrawi, Perwakilan Gubernur Jateng, Wakil Sekretaris PW NU Jateng KH Imam Fadhilah, Anggota DPR RI H Bahrudin Nasori, Ketua Umum PP IPNU Aswandi Jaelani, Bupati Tegal Hj Umi Azizah, Forkompinda Kabupaten Tegal dan undangan lainnya. (Amiril/Nurkhasan/Muiz)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG