::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Aksi Solidaritas untuk Korban Teror, Al-Qur’an Dikumandangkan di Parlemen Selandia Baru

Kamis, 21 Maret 2019 19:30 Internasional

Bagikan

Aksi Solidaritas untuk Korban Teror, Al-Qur’an Dikumandangkan di Parlemen Selandia Baru
Foto: Alarabiya
Wellington, NU Online
Seorang imam membacakan beberapa ayat suci Al-Qur’an dalam pembukaan rapat Parlemen Selandia Baru Selasa (19/3) kemarin, beberapa hari setelah aksi teror di dua masjid di Christchurch pada Jumat (15/3) lalu. 

Pembacaan Al-Qur’an di Parlemen Selandia Baru tersebut merupakah yang pertama kali. Aksi itu dimaksudkan sebagai aksi solidaritas dari untuk para korban penembakan massal di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood. Dalam aksi brutal itu dilaporkan 50 orang meninggal dan 50 lainnya mengalami luka-luka.

Adalah Imam Nizam Ul Haq Thanvi yang bertugas membacakan Al-Qur’an di hadapan para pejabat Selandia Baru. Dalam kesempatan itu, Nizam Ul Haq Thanvi membacakan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 153-156 yang menekankan kesabaran, shalat, dan keadilan di hari kiamat. QS. Al-Baqarah itu juga diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Berikut terjemahan QS Al-Baqarah: 153-156 dalam bahasa Indonesia. “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (153). Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya (154).”

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (155). (yaitu) Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun (156).”

“(doa) Ini adalah ungkapan kesedihan sekaligus harapan kita. Setelah serangan teroris di Christchurch, saya mengundang Imam Nizam Ul Haq Thanvi untuk membacakan doa," kata Ketua Parlemen Selandia Baru, Trevord Mallard, dalam sebuha video yang diunggah akun Nadeem Malik di YouTube, Selasa (19/3).

Sementara pada kesempatan itu, sebagaimana dilaporkan The Independent, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memulai pidatonya di hadapan parlemen dengan mengucapkan ‘Assalamualaikum’. Dia meminta orang-orang untuk ikut berbagi kesedihan dengan Muslim dalam doa bersama pada Jumat besok, atau satu pekan setelah aksi teror di dua masjid Selandian Baru. Dia juga berjanji bahwa pelaku teror akan dijatuhi hukuman yang setimpal. (Red: Muchlishon)