::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jenazah KH Saiful Masjkur Pejuang Gerilya Dimakamkan di Singosari Malang

Rabu, 03 April 2019 09:34 Nasional

Bagikan

Jenazah KH Saiful Masjkur Pejuang Gerilya Dimakamkan di Singosari Malang
KH Saiful Masjkur (kiri)
Jakarta, NU Online
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. KH Saiful Islam bin Masjkur meninggal dunia dini hari tadi, Rabu (3/3) pukul 01.00 WIB. Jenazah pejuang gerilya 1948-1949 dan pendiri Yayasan Unisma Malang ini disemayamkaan di kediamannya Jl Imam Bonjol Menteng Jakarta Pusat dan akan dikebumikan di Pemakaman Keluarga di Pondok Pesantren Bungkuk Singosari, Malang.

Info yang diterima NU Online, sejak pukul 07.00 WIB tadi jenazah sudah dimandikan. Diperkirakan jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jakarta pada pukul 10.00 menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, dan akan mendarat di Bandara Abdurrahman Saleh Malang pada pukul 14.00 dan langsung dibawa dengan ambulan ke Bungkuk untuk dishalatkan. 

Pada umur 10 tahun, Saiful kecil ikut bergerilnya bersama ayahnya Kiai Masjkur dari Ibu Kota melintas Yogyakarta - Solo - Termas Pacitan - Trenggalek - Ponorogo, menghindari kejaran pasukam Belanda. Mereka bertaktik bersama Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Ketika itu Belanda melakukan agresi militer kedua, 1948-1949. Presiden Soekarno dan beberapa pejabat penting ditangkap. Keberadaan Kiai Masjkur yang bertahan sebagai anggota kabinet dan selamat dari tentara Belanda ini penting dalam Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) untuk memberikan semangat kepada para pejuang yang masih tersisa sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa pemerintahan RI masih ada. (Abdurrahim/Anam)