IMG-LOGO
Daerah

Pelajar Harus Kuasai tentang Koprotokoleran

Rabu 17 April 2019 15:0 WIB
Bagikan:
Pelajar Harus Kuasai tentang Koprotokoleran
peserta pelatihan MC, MA Syiar Islam Maibit, Tuban
Tuban, NU Online
Dalam rangka mempersiapkan siswa yang mempunyai life skill yang dibutuhkan masyarakat dan lulusan yang andal, Madrasah Aliyah (MA) Syiar Islam Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengadakan diklat Master of Ceremoni (MC). 

"Dalam acara diklat MC ini, puluhan peserta nampak antusias mendengar pemaparan materi yang meliputi pengenalan MC, vokal, gestur," kata panitia pelaksana Rinwanto, Selasa (16/04).

Menurut Rinwanto tujuan di adakan diklat MC adalah karena melihat pentingnya seorang MC di tengah masyarakat. Saat ini MC sangat dibutuhkan dalam berbagai acara, baik di sekolah ataupun di masyarakat. Oleh karenanya, sebagai generasi muda siswa-siswi MA Syiar Islam harus bisa menguasai hal ini. 

Narasumber yang hadir pada acara tersebut adalah narasumber yang kompeten di bidangnya seperti Pembina Teater Gedhang Isomuddin dan Sastrawan Didik. "Diklat MC ini difasilitasi oleh beberapa alumni sebagai wujud kepedulian dan kecintaan terhadap almamater," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pelatihan MC yang digelar ini untuk melatih siswa memahami tata cara keprotokoleran yang  diikuti oleh peserta dari siswa-siswi yang dianggap sudah bisa dalam hal MC. Sehingga peserta diberikan tugas membuat teks MC dan praktik lalu di dokumentasikan dengan video untuk bahan evaluasi.

"Dalam pelatian MC kali ini sistem pelatihan yang kita buat yaitu berkesinambungan. Pemateri sudah siap mendampingi para peserta, nanti akan dikoreksi oleh pemateri lewat grup WhatsApp comunitas diklat MC, bukan hanya berhenti di situ akan tetapi juga di agendakan pelatian rutin sampai bisa," tambahnya.

Rinwanto menyebutkan, setelah para peserta memahami kaidah MC dan sudah rutin dalam berlatih. Maka para peserta pelatihan ini rencananya akan diturunkan ke sekolah-sekolah sekitar untuk menjadi MC dalam berbagai kegiatan.

"Kita kirim juga dalam kegiatan masyarakat sebagai sarana latihan mental," tandasnya. (Syarif Abdurrahman/Muiz

Bagikan:
Rabu 17 April 2019 14:0 WIB
Ini Kesan Banser Kudus Usai Tonton Film Bumi Itu Bulat
Ini Kesan Banser Kudus Usai Tonton Film Bumi Itu Bulat
Film 'bumi itu bulat'
Kudus, NU Online
Film 'Bumi Itu Bulat' menjadi topik hangat yang menarik diperbincangkan. Film yang berkisah tentang kiprah Ansor dan Banser dalam menjaga NKRI dari kelompok ekstrimis, film ini cukup mengharukan bagi para penontonnya.

Banser asal Kudus Sugiono misalnya, memberi kesan positif usai menonton film yang berdurasi selama 103 menit tersebut.

“Bagus sekali, saya kira sahabat sekalian di Ansor Banser harus menonton film ini agar semangat mereka semakin mantap dalam berjuang,” katanya kepada NU Online, Selasa (16/04).

Menurut Sugiono, film itu tidak hanya memuat pesan toleransi, tetapi juga menggambarkan situasi yang saat ini terjadi. Sekelompok orang terkadang salah memaknai agama sehingga malah mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Fenomena hijrah misalnya, seolah-olah dia sendiri sudah benar sehingga menyalahkan yang lain,” jelasnya.

Sugiono juga mengaku terharu saat adegan Banser didemo oleh sekelompok orang lantaran dituduh anti-Islam dan beberapa kali dianggap menelantarkan keluarga. Padahal itu merupakan khidmah Banser kepada agama dan negara.

“Menjadi Banser memang berat, tapi pada film ini semua itu tergambarkan secara detil dan mengharukan,” tambahnya.

Film Bumi Itu Bulat sendiri merupakan film yang digarap oleh Inspira Production yang bekerja sama dengan GP Ansor. Disutradarai oleh Ron Widodo, film ini telah dirilis dan diputar di bioskop mulai 11 April 2019. (Farid/Muiz)
Rabu 17 April 2019 13:30 WIB
Jadi Pemantau Pemilu, Ini Beberapa Komitmen PMII Jombang
Jadi Pemantau Pemilu, Ini Beberapa Komitmen PMII Jombang
PC PMII Jombang, Jawa Timur
Jombang, NU Online
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jombang, Jawa Timur mendeklarasikan organisasinya sebagai pemantau Pemilu 2019, Selasa (16/4) di Sekretariatnya. Deklarasi diikuti oleh sejumlah pengurus tingkat cabang.

Ketua Umum PMII Jombang, Irham mengungkapkan, ada beberapa komitmen PC PMII Jombang untuk menyukseskan Pemilu 2019 ini. Komitmen-komitmen tersebut tertuang dalam poin-poin deklarasi pemantau Pemilu yang disusun dan disepakati bersama.

"Kami pemantau Pemilu berkomitmen siap melakukan pengawasan partisipatif demi terwujudnya pemilu demokratis. Ini poin pertama deklarasi kita," ucapnya.

Komitmen selanjutnya, bahwa pemantau Pemilu PMII di Kota Santri ini menyatakan siap melawan praktik money politic juga politik SARA yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Money politic atau politik uang menurut dia, tentu akan mencederai hak demokrasi warga negara. Sedangkan politik SARA dinilai akan mengganggu situasi kekondusifan perhelatan pesta demokrasi.

"Pada komitmen berikutnya, kami pemantau Pemilu berkomitmen siap melawan praktik politik uang dan politik SARA dalam pemilihan umum 2019," jelasnya.

Prinsipnya, tambah mantan Pengurus Komisariat (PK) PMII Hasyim Asy'ari Tebuireng itu, pemantau Pemilu PMII siap mendukung penyelenggara Pemilu dalam menyukseskan hajatan besar lima tahunan ini sebagaimana yang diharapkan masyarakat pada umumnya.

"Kami pemantau Pemilu berkomitmen siap mendukung KPU dan Bawaslu untuk menyukseskan Pemilu 2019," tuturnya.

Di samping itu, dirinya menyatakan senantiasa akan memegang asas profesionalitas dalam pengemban amanah sebagai pemantau Pemilu. "Kami pemantau Pemilu juga berkomitmen menjunjung tinggi profesionalitas pemantauan guna terealisasinya Pemilu 2019 jujur, ama, dan adil," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
Rabu 17 April 2019 6:30 WIB
Dukung Pemilu Damai, NU Depok Gelar Munajat Doa dan Istighotsah
Dukung Pemilu Damai, NU Depok Gelar Munajat Doa dan Istighotsah
Depok, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok menggelar acara Munajat Doa dan Istighotsah untuk mendukung terwujudnya Pemilu Damai 2019. Para jamaah larut dalam kekhusyukan dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

"Dalam Munajat Doa ini kita minta pertolongan kepada Allah Ta'ala. Yaitu agar mampu melaksanakan pesta demokrasi dengan sebaik-baiknya, lancar dan tertib," ujar Ketua PCNU Kota Depok Achmad Solechan di Aula lantai 2, Kantor PCNU Jl Kali Mulya, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (16/4) malam. 

Alek, sapaan akrabnya, berharap dengan lancarnya kegiatan Pemilu 2019 mampu melahirkan pemimpin yang mencintai rakyatnya, adil, dan membawa Indonesia menjadi baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.

"Untuk masyarakat Depok diharapkan mau dan mampu menggunakan hak pilih sebaik-baiknya. Semoga diberikan kekuatan dalam menjalankannya,"harap Alek. 

Di tempat yang sama, Sekretaris PCNU Kota Depok H Nasihun Syahroni mengungkapkan kegiatan tersebut dimulai dengan Zikir, Tahlil, Maulid dan Istighotsah. Tidak hanya doa, seusai acara dilanjutkan dengan pengajian rutin malam Rabu yang diikuti para pengurus NU, asatidz, dan lainnya.

“Mala mini juga ada pengajian rutin malam Rabu. Materi yang dikaji adalah kitab Tafsir Munir dan Syarah Al-Hikam,” ungkap Nasihun.

Ia berharap, Pemilu lancar dan damai. “Semoga pelaksanaan Pemilu berjalan dengan lancar dan tanpa ada ekses negatif,” harapnya.  Dalam kesempatan tersebut, sebagai narasumber atau pemimpin doa KH Hariruddin dan KH Rais. (Aan Humaidi/Musthofa Asrori)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG