IMG-LOGO
Daerah

Cinta kepada Allah Harus Tanpa Alasan

Senin 22 April 2019 21:15 WIB
Bagikan:
Cinta kepada Allah Harus Tanpa Alasan
Bandung, NU Online
Ketika seseorang mencintai terhadap makhluk, harus lebih cinta lagi kepada Allah Sang Pencipta. Cinta kepada Allah itu tidak beralasan, karena jika cinta beralasan dan ketika alasan itu hilang maka cintanya pun ikut hilang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Masjid PWNU Jawa Barat Kiai Ramdan Fauzi pada pengajian rutin Pengurus Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Jawa Barat di Masjid PWNU Jabar, Ahad (21/4).

"Kita cinta kepada Allah. Kenapa, kita bisa cinta kepada Allah? Padahal kita belum melihat wujud Allah. Tapi kita bisa cinta kepada Allah, ya itulah yang namanya Ihsan. Jiwa kontak dengan Sang Khaliq," papar Kiai Ramdan.

Rifa Anggyana, pembina IRMA Jawa Barat yang juga sebagai Sekretaris PC Pergunu Kota Bandung mengatakan pengajian rutin tersebut digelar untuk pertama kalinya. Ke depan diadakan setiap pekan ketiga setiap bulannya. Peserta adalah Pengurus IRMA sekolah/madrasah se-Jawa Barat dan terbuka untuk umum.
 
"Pengajian bulanan dengan tujuan membentuk para generasi masjid yang cerdas dan berkarakter. Semoga pengajian bulanan IRMA selanjutnya bisa lebih banyak lagi yang hadir," harapnya. (Anhar/Kendi Setiawan)
Bagikan:
Senin 22 April 2019 22:30 WIB
Baznas Bondowoso Serahkan Sejumlah Alat Usaha untuk Warga Miskin
Baznas Bondowoso Serahkan Sejumlah Alat Usaha untuk Warga Miskin
Bondowoso, NU Online
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur memberikan bantuan alat usaha produksi untuk warga miskin. Kegiatan dipusatkan di aula Disparpora setempat, Senin (22/4).

Ketua Baznas Bondowoso, KH Junaidi Mu’thi menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran ini semula ada 135 orang usulan yang menerima bantuan. Namun setelah dilakukan survei ke lokasi penerima bantuan, akhirnya hanya menjadi 74 orang yang dinyatakan layak menerima bantuan.

Dari 61 orang belum bisa menerima bantuan tersebut, dikarekanan mustahik sudah  pernah mendapatkan bantuan dari OPD, sehingga juga menjadi pembahasan.

"Karena ini amanah dari Allah SWT, bupati dan masyarakat sehingga kami sangat selektif dan dari 74 orang penerima satu orang karena meninggal," katanya.

Perlu diketahui, tahun ini Baznas Bondowoso dalam satu tahun akan menyerahkan bantuan alat usaha produktif sebanyak empat kali.

Sementara itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengucapkan banyak terima kasih kepada Baznas karena telah turut membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan melalui pembagian alat usaha produktif ini.

“Saya ucapkan banyak terima kasih pula, karena Baznas banyak membantu pemerintahan,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan sumbangsih Baznas ini dapat benar-benar bisa menekan angka kemiskinan di Bondowoso yang masih berada di angka 14 persen. “Dan untuk penerima mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Bantuan yang diberikan di antaranya alat pertukangan, las lsitrik, gilingan tepung, mesin jahit, rombong gorengan, sepeda, dan sejumlah alat usaha produktif lainnya. (Ade Nurwahyudi/Ibnu Nawawi)

Senin 22 April 2019 22:0 WIB
PC Fatayat NU Lampung Timur Resmi Dilantik
PC Fatayat NU Lampung Timur Resmi Dilantik
Pelantikan PC Fatayat NU Lampung Timur

Lampung Timur, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Lampung Timur periode 2018-2023 secara resmi dilantik oleh Pimpunan Wilayah (PW) Fatayat NU Provinsi Lampung di aula rumah dinas Bupati Lampung Timur, Ahad (21/4).

Saat melantik, Pengurus PW Fatayat NU Lampung Eni Puji Lestari mengungkapkan bahwa peran serta kader-kader Fatayat NU di berbagai bidang pembangunan saat ini sudah terlihat dan terasa. Ini menurutnya menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang di miliki Fatayat NU sangat baik.

"Dengan terdistribusinya kader kader Fatayat di ranah publik dan pemerintahan itu menunjukkan bahwa Fatayat merupakan perempuan cerdas dan hebat, bisa memiliki jaringan yang kuat dan sumber daya besar mulai dari bawah hingga tingkat pusat sehingga dengannya Indonesia bisa jaya," kata kader Fatayat yang juga Dosen di IAIN Metro ini.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus PC Fatayat NU Lampung Timur yang dilantik sekaligus berharap agar ke depan terus berkhidmat lebih maksimal dalam organisasi.

Sementara Ketua PC Fatayat NU Lampung Timur Nurul Hikmah berharap keberadaan kepengurusan Fatayat saat ini di daerahnya mampu lebih memberi penguatan keberadaan Fatayat ditingkat kabupaten.


Foto: Pemotongan Tumpeng

Pelantikan tersebut mengusung tema Meneguhkan Ideologi dan Komitmen Organisasi sebagai Upaya Membangun Militansi Kader Perempuan NU di Era Industri 4.0.

Menandai rasa syukur, acara diwarnai dengan pemotongan tumpeng sekaligus simbol perayaan Harlah Fatayat NU ke-69. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua Fatayat NU Lampung Timur Nurul Hikmah dan diberikan kepada Ketua Tanfidziyah NU Lampung Timur KH. Imam Zuhdi dan Ketua PC Muslimat NU Lampung Timur Binti Amanah.

Untuk lebih memantapkan militansi sekaligus membekali para pengurus dengan ilmu organisasi, dilakukan juga upgrading (pembekalan) oleh instruktur nasional KH M. Adnan Anwar. Selain pengurus cabang, upgrading ini juga diikuti oleh pengurus anak cabang Fatayat NU Se-Lampung Timur. (Meilinda/Muhammad Faizin)



Senin 22 April 2019 21:5 WIB
Demi Keutuhan NKRI Mahasiswa NU Doa Bersama Usai Pemilu
Demi Keutuhan NKRI Mahasiswa NU Doa Bersama Usai Pemilu
Doa bersama PMII STISNU Tangerang.
Tangerang, NU Online
Mahasiswa Nahdlatul Ulama di Kota Tangerang, Banten yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STISNU Nusantara Tangerang mengadakan doa bersama di kantor PCNU Kota Tangerang, di  Kelurahan Sukarasa, Jl. Ahmad Yani Kota Tangerang, Ahad (21/4) malam.

Doa bersama digelar dalam rangka mendoakan Indonesia agar tetap utuh dengan keberagamannya dan tidak terjadi kericuhan seusai Pemilu 2019.

Ketua PMII STISNU Tangerang Raya Ahmad Kamil Ayakiri mengatakan, pasca kegiatan pencoblosan Pemilu serentak Rabu (17/4) lalu informasi hoaks dan mengadu domba meningkat. Peristiwa itu lantas mengakibatkan ketegangan antar masyarakat terutama pendukung Capres Cawapres tertentu.

Sebagai mahasiswa, kata dia, ingin menjadi pelopor keteduhan bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Ia menjelaskan, saat ini harus ada penengah di masyarakat agar informasi bohong, ujaran kebencian dan opini adu domba dapat ditepis.

"Acara juga dalam rangma Harlah PMII ke-59. Ada 50 kader PMII Tangerang berdoa bersama untuk keberlangsungan hidup anak bangsa. Kami merasa semakin hari semakin banyak yang mengadu domba," ujarnya.

Ia menceritakan, peringatan Harlah PMII dan Doa Bersama Pasca Pemilu 2019 dimulai dengan tasyakuran, dengan mendoakan para pendiri NU dan PMII yang telah  meninggal dunia. Kegiatan terasa lebih bermakna lantaran bersamaan dengan agenda besar masyarakat Indonesia yakni Penilu.

"PMII harus mejadi garda terdepan dalam mengawal dan mensukseskan pemilu serentak tahun 2019. Itu demi keamanan dan keutuhan NKRI," tuturnya.

Ia berharap, usia 59 tahun bagi PMII bukanlah usia yang muda melainkan usia yang matang. Karena itu,  ia terus mendorong kader PMII untuk lebih meningkatkan pengabdianya terhadap bangsa dan negara. (Abdul Rahman Ahdori/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG