::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ramadhan Tahun Ini, Lembaga Dakwah PBNU Siapkan Sembilan Program

Jumat, 26 April 2019 19:00 Nasional

Bagikan

Ramadhan Tahun Ini, Lembaga Dakwah PBNU Siapkan Sembilan Program
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui lembaga dakwahnya menyiapkan sembilan program yang akan dilaksanakan untuk syiar selama bulan Ramadhan.

"Insyaallah Lembaga Dakwah PBNU akan menyelenggarakan syiar ramadhan. Dalam syiar ramadhan itu ada sembilan program," kata Wakil Ketua LD PBNU Ustadz H Masruhin Abdul Majid di Gedung PBNU, Jumat (26/4).

Sembilan program yang dimaksud, ialah mengaji kitab kuning setiap selepas asar, buka bersama, shalat tarawih berjamaah, kultum, tadarus Al-Qur'an, pembagian sembako bagi fakir miskin, pelatihan dai milenial sekitar 200 khusus mahasiswa-mahasiswi, gema takbir, dan shalat idul fitri. Sembilan program tersebut diselenggarakan di Masjid An-Nahdlah Gedung PBNU.

"Semua kegiatan diselenggarakan di PBNU," kata Ustadz Masruhin.

Ia menambahkan, dalam memperluas jangkauan syiarnya, Lembaga Dakwah PBNU bekerja sama dengan Elshinta TV untuk menyiarkan program 'Ramadhan Bersama Ustadz' yang diadakan setiap sore hari.

Selain itu, ustadz-ustadz dari lembaganya akan mengisi pesantren kilat di Masjid Nurul Iman Rutan Cipinang Jakarta Timur setiap Senin sampai Kamis pukul 09.00-11.00 WIB.

Kerja sama juga dilakukan lembaganya dengan LAZISNU untuk membagikan zakat yang akan diberikan kepada jamaah masjid An-Nahdlah dan masyarakat yang ada di lingkungan PBNU.

Menurutnya, sejumlah kegiatan yang akan diselenggarakan pada ramadhan tahun ini terdapat perbedaan dengan ramadhan tahun-tahun sebelumnya, yakni keterlibatan media elektronik Elshinta TV dan pelatihan dai dan daiyah yang ditujukan untuk mahasiswa dan mahasiswi.

"Ada tambahan. Pertama, kita melalui media elektronik itu, yang tahun kemarin tidak ada. Kedua pelatihan dai-daiyah yang kemarin itu sasarannya adalah orang-orang NU, orang-orang yang sudah jadi dai-daiyah, kalau besok Itu benar-benar memberikan pendidikan dai milenial karena sasaran kita adalah mahasiswa dan mahasiswi," terangnya. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)