IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional

Kepala SMK NU Bondowoso Raih Juara 'Best Practices'

Jumat 3 Mei 2019 22:30 WIB
Kepala SMK NU Bondowoso Raih Juara 'Best Practices'
Daris, kedua dari kiri (pakai kacamata)

Bondowoso, NU Online,
Semangat pantang menyerah dari Kepala SMK NU Tenggarang, Bondowoso, Jawa Timur,  Daris Wibisono Setiawan layak menjadi inspirasi bagi semua sekolah, khususnya lembaga pendidikan swasta. Betapa tidak, sebuah sekolah kecil yang didirikan dan di nahkodainya selama 10 tahun secara konsisten melaksanakan pendidikan gratis sampai lulus bagi semua peserta didiknya.

Meskipun gratis, namun kepala sekolah yang juga Koordinator Jaringan GusDurian Bondowoso ini mempunyai semangat dan komitmen tinggi untuk menciptakan pendidikan berkualitas. Salah satu kiatnya untuk menghasilkan lulusan yang kompeten adalah dengan membangun mental wirausaha sebagai bekal siswa setelah lulus nantinya.

Akhirnya, Daris memetik hasil. Dalam ajang Pemilihan Best Practices Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Widyaiswara, ia terpilih sebagai kepala sekolah menginspirasi nasional, dengan mengusung naskah berjudul Membangun Jiwa Entrepreneurship Siswa Melalui Program SMK Mini. Penyerahan sertifikat dan hadiah dilakukan di Hotel Millenium, Jakarta, Jumat (3/5).

“Alhamdulilah sujud syukur bisa terpilih dalam kategori kepala sekolah menginspirasi. Semua ini adalah barokah NU dan doa-doa tulus ikhlas para santri SMK NU Tenggarang," katanya kepada NU Online via aplikasi WhatsApp

Daris yang juga pengurus LP Ma’arif NU Bondowoso ini berpesan agar semua kepala sekolah khususnya di bawah lembaga Ma’arif NU untuk selalu semangat menulis pengalamannya selama menjadi kepala sekolah.

Menurutnya, suatu pengalaman dapat dikategorikan sebagai Best Practices jika memiliki sesuatu yang unik,  yaitu mampu mengembangkan cara baru dalam mengatasi suatu masalah dalam pendidikan, mampu memberikan sebuah pembeda atas kreatifitas dan inovasi yang dilakukan, mampu mengatasi persoalan tertentu secara berkelanjutan.

“Dan mampu menjadi model dan memberi inspirasi dalam pendidikan, cara dan metode yang digunakan bersifat ekonomis dan efisien," jelasnya.

Kegiatan tesebut yang digelar oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan melalui Kasubdit Kesharlindung Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Dikdasmen, itu selalu mendapat respon yang besar dari para kepala sekolah se-Indonesia. (Ade Nurwahyudi/Aryudi AR).

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG