IMG-LOGO
Daerah

Banser Kendal Bangun Rumah Layak Huni bagi Korban Kebakaran

Selasa 7 Mei 2019 23:0 WIB
Bagikan:
Banser Kendal Bangun Rumah Layak Huni bagi Korban Kebakaran
Rumah layak huni bagi korban kebakakaran di Kendal.
Kendal, NU Online
Kiprah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) terus menjadi sorotan. Baru-baru ini, Banser di Kendal, Jawa Tengah menjadi motor penggerak dalam penanganan korban kebakaran di Dusun Taruman, Kecamatan Singorojo. 

Athatsius, selaku koordinator lapangan Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satkorcab Kendal menyampaikan keterlibatan Banser dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan.  

Dikatakannya, usai darurat bencana, pihaknya bersama warga mengerjakan pembangunan rumah layak huni bagi para korban. Total pengerjaannya sekitar satu bulan. Semua satuan Banser dari tiap kecamatan dilibatkan secara bergantian.

"Sebagai koordinatornya satuan Banser Bagana yang sudah dilatih untuk misi tanggap bencana. Rumah layak huni untuk para korban berbahan batu dengan ukuran 5x10 meter terdiri dari dua kamar, ruang keluarga, dapur dan kamar mandi, telah terselesaikan dan bisa ditempati," terangnya, Selasa (7/5).

Sementara itu, dari keterangan Kepala Desa Singorojo, Hadi Prayitno, sebanyak 22 unit rumah layak huni diserahterimakan kepada para korban pada Ahad (5/5). Sejak itu, kata Hadi, rumah tersebut sepenuhnya menjadi milik para korban. 

"Di dalamnya telah dilengkapi instalasi listrik. Menyusul akan segera diserahkan bantuan perlengkapan MCK. Mohon bisa dirawat baik-baik, dan semoga warga bisa kembali beraktivitas seperti sediakala," terangnya.

Menurut Camat Singorojo, Toni Ari Wibowo, pembangunan rumah layak huni merupakan bantuan dari para donatur. Di antaranya Baznas Kabupaten Kendal dan Baznas Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Jawa Tengah, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati Kendal, dan NU Care-LAZISNU Kendal.
  
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Ansor dan Banser Kendal yang telah membantu pengerjaan rumah tersebut.

Salah seorang korban yang ditemui di lokasi rumah layak huni, tengah merapikan perabotan di rumah barunya. Kakek yang dari pengakuannya berusia 60-an tahun ini, baru saja menerima rumah layak huni bersama 22 korban kebakaran lainnya. 

"Sudah lega, alhamdulilah puasa ini sudah ada tempat untuk berteduh," kata Sanaji, kakek itu, sembari berbenah dibantu istri dan anaknya.

Ia menuturkan para korban sebelumnya bertahan di tenda-tenda darurat selama sebulan lebih, sementara rumah yang habis dilalap si jago merah itu sedang dibangunkan kembali.

Muhammad Ulil Amri, ketua PC GP Ansor Kendal, dalam sambutan tasyakuran serah terima kunci rumah layak huni korban kebakaran, menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan bantuan baik berupa materi, pikiran dan tenaga.

Menurutnya, dalam kegiatan tanggap bencana ini tim Banser dibantu Fatayat dan Muslimat NU yang mengurus logistik dapur umum. 

"Dari musibah ini, hikmah yang bisa kita petik adalah masih adanya semangat gotong royong. NU dan banom-banomnya bisa hadir untuk bergotong-royong bersama warga. Semangat ini perlu terus kita rawat," pungkasnya. 

Sebagaimana diberitakan, kebakaran hebat melahap 22 rumah warga di Dusun Taruman, Desa Singorojo, Kecamatan Singorojo, Rabu (27/2). Dari penuturan warga kebakaran dipicu selang tabung gas yang bocor. Rumah warga yang berbahan kayu membuat api mudah merembet ke rumah warga lainnya. (Muhammad Sulhanudin/Kendi Setiawan)

Bagikan:
Selasa 7 Mei 2019 23:59 WIB
Muhibah Ramadhan, Cara PCNU Sapa Nahdliyin Nias Selatan
Muhibah Ramadhan, Cara PCNU Sapa Nahdliyin Nias Selatan
Muhibah Ramadjan PCNU Nias Selatan, Selasa (7/5).
Nias Selatan, NU Online
Bulan suci Ramadhan 1440 H tahun 2019 ini, dimanfaatkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nias Selatan untuk melaksanakan kunjungan Muhibah Ramadhan. Muhibah Ramadhan berupa silaturahim ke beberapa masjid di wilayah Kabupaten Nias Selatan yang diawali dengan kunjungan perdana ke Masjid Al Mukhlis Kecamatan Lahusa, Selasa (7/5).

Kunjungan Muhibah Ramadhan perdana di Kecamatan Lahusa ini disambut baik oleh jamaah dan BKM Al Mukhilis Lahusa serta Forkopinca. Turut hadir dan menyambut pada kesempatan ini Danramil Lahusa beserta seluruh personal TNI AD Koramil Lahusa, Kepala KUA Kecamatan Lahusa, dan tokoh masyarakat lainnya.

Dijelaskan Ketua Tim Abu Bakar, dalam kunjungan tim Muhibah Ramadhan tahun ini berbeda-beda setiap masjid. Ada yang dikunjungi pada siang hari, ada juga pada saat Shalat Jumat. Ada juga kunjungan sambil berbuka puasa bersama dan tarawih bersama.

"Setiap kunjungan selalu diisi dengan ceramah agama oleh para ustadz yang ada di PCNU Nias Selatan," terang Abu Bakar.

Selain itu dalam kunjungan Ramadhan ini PCNU Nias Selatan menyerahkan bingkisan-bingkisan ke setiap masjid yang dikunjungi.

Pada kunjungan itu Amsir Siregar selaku ketua PCNU Kabupaten Nias Selatan menyerahkan bingkisan kipas angin 20 inchi untuk Masjid Al Mukhlis dengan didampingi dari rombongan Tim Muhibah Ramadhan PCNU Nias Selatan lainnya.

Dedi Rahmin Tanjung selaku sekretaris PCNU Nias Selatan mengatakan bahwa tujuan Muhibah Ramadhan NU Nias Selatan, dimaksudkan sebagai bentuk rasa cinta kasih, rasa persahabatan bagi umat Islam, khusunya Nahdlyin di wilayah Nias Selatan.

Selain itu pada kunjungan tersebut diisi dimaksudkan untuk memberi penguatan atas amaliah-amaliah Nahdlyin di kecamatan dan desa-desa seperti Yasinan, Tahlilan, ziarah kubur, menghidupkan majelis-majelis zikir dan ilmu serta amaliah Shalat Tarawih yang diamalkan oleh Aswaja Annahdliyah. (Red: Kendi Setiawan)
Selasa 7 Mei 2019 21:30 WIB
Silaturrahim, Kunci Penting bagi Kehidupan Manusia
Silaturrahim, Kunci Penting bagi Kehidupan Manusia

Jember, NU Online
Silaturrahim teramat penting dilakukan, bukan karena semata-mata mampu membuka pintu rezeki lebih luas, namun ada nilai yang sangat penting bagi kehidupan manusia, yaitu timbulnya soliditas dan kerukunan dalam masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Rais Syuriyah MWCNU Kalisat, Jember, KH Saiful Bahri Aminullah saat memberikan tausiyah dalam Safari Ramadhan di Ranting NU Sukoreno, Kalisat, Senin (6/5).

Menurut Kiai Saiful, sangat wajar Allah menganjurkan silaturrahim. Sebab, silaturrahim mempunyai fungsi yang begitu banyak bagi kehidupan manusia. Pertama, silaturrahim dapat menambah rezeki. Untuk menalar point ini, tidak sulit. Sebab secara akal, kelancaran rezeki memang sangat ditentukan oleh relasi, jaringan atau teman.

“Dari teman itu kita bisa tahu  ada peluang bisnis, peluang kerjasama dan sebagainya. Itu kuncinya kan silaturrahim, sehingga banyak teman,” ujarnya.

Kedua, dengan silaturrahim akan terjalin persaudaraan yang kokoh di tengah-tengah masyarakat. Fakta menunjukkan bahwa cukup banyak perseteruan dan ketegangan antara dua kelompok lantaran putusnya komunikasi sehingga terjadi miskomunikasi.

“Kenapa itu bisa terjadi? Karena silaturrahim tidak dilakukan,” jelasnya seraya berharap agar silaturrahim antara Ranting NU dan MWCNU terus dilakukan.

Safari Ramdhan itu akan berlangsung selama bulan Ramadhan dengan tempat bergantian diantara 12 Ranting NU yang ada. Mata acaranya adalah tahlilan, istigotsah, tausiyah dan buka bersama.

“Insyaallah ini (safari ramadhan) akan terus berlanjut. Bulan Ramadhan harus kita manfaatkan,” tukas Ketua MWCNU Kalisat, Mahrus Ali. (Aryudi AR).

Selasa 7 Mei 2019 18:0 WIB
Anak Yatim Tersiram Air Panas, UPZISNU Kepatihan Jombang Beri Santunan
Anak Yatim Tersiram Air Panas, UPZISNU Kepatihan Jombang Beri Santunan
Pemberian santunan kepada anak yatim yang terkena musibah
Jombang, NU Online
Jajaran Pengurus Unit Pengelola Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Desa Kepatihan,  Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur tak mau melewati momen Ramadhan dengan sia-sia. 

Pada awal Bulan Ramadhan kemarin, UPZISNU ini bergerak cepat memberikan santunan dana untuk warganya yang kena siraman air panas, Viona Murnia, tepatnya warga kawasan Tugu, Gang 1 RW 08 Kepatihan. Ia merupakan warga yang tergolong yatim dan masih sangat muda. 

"Kemarin memberikan santunan kepada anak yatim yang kena musibah tersiram air panas, dan kami berikan sedikit santunan walaupun tidak banyak 1 juta rupiah," kata Ketua UPZISNU Kepatihan, H Muhammad Manshur kepada NU Online, Selasa (7/5).

Santunan yang diberikan UPZISNU bersumber dari Gerakan Gerakan Koin Sedekah (GKS) yang dikelolanya. Ia menyebut sejak pada April 2019 lalu, para pengurus UPZISNU memang sudah menyiapkan segala kebutuhan santunan kepada warganya yang membutuhkan, selanjutnya akan disalurkan di bulan Ramadhan ini. 

"Alhamdulilah Bulan Ramadhan tahun ini UPZISNU Kepatihan lumayan banyak mentasyarufkan dana dari hasil Gerakan Koin Sedekah," ujarnya.

Pria yang kerap disapa H Manshur ini menjelaskan, anak yatim yang mendapatkan santunan tersebut sempat dioperasi di salah satu rumah sakit di Jombang. Dan biaya yang harus ditanggung kurang lebih dari 22 juta rupiah. Meski demikian, kondisi anak ini masih belum sepenuhnya pulih seperti sedia kala dan masih perlu perawatan intensif.

"Semoga sedikit bisa meringankan beban keluarga mereka, sebab anak yatim tersebut sempat dioprasi dan memerlukan biaya lumayan banyak sampai 22 juta rupiah," tuturnya. (Syamsul Arifin/Muiz)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG