IMG-LOGO
Daerah

Perlu Kuatkan Basis NU di Jambi

Rabu 28 November 2007 10:2 WIB
Bagikan:
Perlu Kuatkan Basis NU di Jambi
Tanjungjabung Barat, NU Online
Organisasi Nahdlatul Ulama perlu menguatkan basis di luar Jawa, terutama di Provinsi Jambi. NU di luar Jawa diharapkan melakukan gerakan-gerakan yang riil dan tidak sebatas seremonial.

Kritik itu disampaikan oleh Suheri Abdullah, SHI, Wakil ketua I GP Ansor Tanjungjabung Barat Propinsi Jambi, kepada NU Online, Selasa (27/11).<>

Selama ini NU dinilai lebih mementingkan pengembangan organisasi di Jawa dan jarang menoleh ke wilayah-wilayah lain yang ada di luar Jawa.

"Oleh karena itu, kedepan kami sebagai kawula muda NU, kedepan NU di propinsi Jambi ini Khususnya dikabupaten tanjungjabung Barat ini tidak hanya sebagai 'Simbol' dalam artian NU itu ada secara organisasi, tetapi secara gerakan nihil, ada kegiatan hanya sebatas seremonial," kata Suheri.

Lebih dari itu Suheri berharap adanya kesinambungan langkah perjuangan antara pengurus pusat dengan pengurus wilayah dalam menjalankan setiap program.

"Dari segi kepengurusan sendiri banyak wilayah yang kepengurusan NU diisi oleh orang-orang yang belum pernah mengikuti jenjang pengkaderan, bahkan sang ketua sangat awam tentang NU," katanya.

Dia mengusulkan adanya penegasan dalam AD/ADRT Muktamar mendatang, bahwa persyaratan sebagai ketua Tanfidz minimal pernah mengikuti pengkaderan melalui banom-banom NU itu sendiri, atau bisa membaca kitab kuning. (nam)
Bagikan:
Selasa 27 November 2007 10:33 WIB
Pelajar NU di Tulungagung Ikrar Setia pada NKRI
Pelajar NU di Tulungagung Ikrar Setia pada NKRI
Tulungagung, NU Online
Ratusan pelajar Nahdlatul Ulama (NU) dari Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Kejuruan se-Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (26/11) ini melakukan ikrar setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam acara yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Piteri NU Kabupaten Tulungagung itu, mereka bertekat untuk menjaga nasionalisme mereka. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online di Tulungagung, Siti Julaikah.<>

Acara yang sengaja digelar dalam rangka peringatan hari Pahlawan tersebut diselenggarakan secara sederhana, namun tak mengurangi kekhidmatannya. Bahkan, para pelajar rela meluangkan waktunya untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

"Acara ini digelar untuk menggelorakan semangat kepahlawanan dalam diri pelajar. Selain itu, juga untuk meningkatkan keutuhan dan menjaga NKRI dari ancaman luar maupun dalam yang dapat merendahkan harkat dan martabat Indonesia," ujar Sulaiman, Ketua PC IPNU Tulungagung.

Selain itu, Sulaiman juga mengatakan, saat ini, banyak pelajar yang sudah kehilangan rasa nasionalisme, yakni, dengan kasus pelecehan seperti video porno serta kasus lainnya. Hal itu sangat melukai IPNU-IPPNU yang terutama sangat konsisten terhadap pendampingan para pelajar.

"Oleh karena itu, mulai hari ini, kami konsis dalam satu ikatan untuk berkomitmen mengawal semangat NKRI ke depan. Caranya, dengan pemberdayaan para pelajar, bisa dengan forum-forum ilmiah maupun forum yang membangun semangat kebersamaan," ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri H. Ilhamullah, salah satu pengurus Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah NU JAtim. Pihaknya sangat bangga dengan kegiatan seperti itu. Dia berharap, IPNU-IPPNU akan menjadi basis pengakaderan putra-putra NU, terutama pelajar, agar menjadi insan yang cerdas. (stj)
Senin 26 November 2007 17:59 WIB
Jaga Tradisi, Lakpesdam NU Sumedang Gelar Halaqah Wawasan Ulama Muda
Jaga Tradisi, Lakpesdam NU Sumedang Gelar Halaqah Wawasan Ulama Muda

Jakarta, NU Online
Ulama menduduki posisi sentral dalam tradisi NU. Dengan pengetahuan dan lembaga pendidikan pesantren yang mereka miliki, mereka menjalankan peran sebagai agent of change sebagaimana yang dilakukan oleh KH Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah dan lainnya.

Ditingkat lokal, para ulama juga berperan aktif dalam mendidik masyarakat, termasuk yang dilakukan oleh para kiai di Sumedang yang mendirikan sejumlah pesantren sampai ke pelosok-pelosok desa.

<>

Upaya untuk merevitalisasi peran ulama ini terus dilakukan, salah satunya oleh Lakpesdam NU Sumedang dengan menggelar Halaqah Wawasan Ulama Muda agar mereka tetap bisa memberikan solusi atas berbagai problematika sosial yang ada di sekitarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 24-25 November  2007 ini dilaksanakan di Gedung Islamic Centre Sumedang. Sebanyak 52 orang menjadi peserta yang merupakan perwakilan dari 26 kecamatan dengan masing-masing kecamatan mengirimkan  2 orang dengan kriteria kiai muda yang memiliki pendidikan S-1.

“Kami ingin memfasilitasi kiai-kiai muda NU di Kabupaten Sumedang yang memiliki potensi besar untuk mengibarkan panji kebesaran NU dalam konteks pemberdayaan masyarakat secara holistic,” tutur Ketua Lakpesdam NU Sumedang Dodo Widarda, M.Hum.

Dikatakannya Investasi para ulama NU dalam kesejarahan Indonesia dan dakwahnya hari ini sudah menuai hasil dengan berkibarnya NU di segala bidang dan harus terus dilanjutkan sampai ke depan. Peran kesejarahan NU sudah sangat teruji bagi bangsa ini baik dalam bidang agama, social, dan tentu politik kebangsaannya.

“Ulama muda  NU harus mempelajari kembali kiprah para ulama NU. Keteladanan KH. Hasyim Asyi’ari, KH. Wahab Hasbullah dan ulama lainnya pendiri NU sudah seharusnya diaplikasikan kembali pada konteks kekinian,” imbuhnya.

Diharapkan dengan halaqah ini, dihasilkan ulama-ulama muda NU yang memiliki wacana kebangsaan, memiliki loyalitas tinggi pada jamiyyah NU dan mampu menggagas pengembangan NU secara professional serta mampu menjadi mitra Lakpesdam NU Sumedang dalam pengembangan sumber daya umat. (mkf)

Senin 26 November 2007 10:42 WIB
Halal Bihalal Muslimat NU Kabupaten Cirebon
Halal Bihalal Muslimat NU Kabupaten Cirebon

Cirebon NU Online
Sedikitnya 3.000 anggota jamiyah Muslimat Nahdhatul Ulama (NU) se-Kabupaten Cirebon hadir dalam halalbihalal PC Muslimat NU Kabupaten Cirebon di gudang milik H Darma Yusuf di Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (24/11).

Dari 1.500 undangan yang disebar, ternyata jumlah undangan yang hadir membeludak hingga dua kali lipat. Kontan saja daya tampung yang terbatas memaksa sebagian undangan rela mencari tempat berteduh di sepanjang jalan utama di wilayah tersebut.

<>

Ketua Muslimat NU Cabang Kabupaten Cirebon, Dra Hj Aam Amiyati mengatakan, kegiatan bertajuk silaturahim ini merupakan salah satu agenda rutin muslimat NU setiap tahunnya. Sehingga diharapkan ukhuwah Islamiyah terutama antar sesama jamaah muslimat NU bisa tetap terjaga.

"Tujuan utamanya untuk mempererat tali silaturahim seluruh lapisan masyarakat pada umumnya, dan jamaah muslimat NU khususnya mulai dari tingkat ranting, kecamatan, sampai cabang kabupaten," katanya Hj Aam.

Upaya ini sekaligus untuk membentengi umat dari bahaya penyimpangan akidah seperti yang sedang ramai diberitakan media massa terkait dengan maraknya kasus aliran sesat. Aam menambahkan, selama ini muslimat NU tidak hanya eksis pada kegiatan-kegiatan yang bersifat keagamaan. Akan tetapi menurutnya, muslimat NU juga hingga kini tetap konsen pada kajian bidang kemasyarakatan di bidang sosial, pendidikan, dan lain-lain.

"Khusus untuk bidang pendidikan, kami sudah memiliki sedikitnya 600 siswa buta aksara. Ada juga pendidikan anak usia dini (PAUD), TK, dan sejenisnya. Alhamdulillah respons masyarakat cukup bagus. Kami tetap berkomitmen untuk mengentaskan buta aksara di masyarakat," paparnya.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 13.00 itu, Hj Masrifah selaku tuan rumah dan pengurus Muslimat NU Kabupaten Cirebon sempat meminta doa dan restunya kepada para jamaah Muslimat NU terkait keikutsertaan H Darma dalam bursa Pilbup Cirebon 2008.
 
"Saya mohon doa dan dukungannya atas keikutsertaan suami saya (H Darma, red) untuk ikut dalam pilkada nanti," pintanya. Acara ini ditutup dengan tausiyah yang disampaikan KH A Zaeni Nadief asal Tegal Jawa Tengah.(ksd)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG