IMG-LOGO
Daerah

Safari Ramadhan, Cara Ansor Jombang Rekatkan antar Pengurus

Ahad 19 Mei 2019 23:0 WIB
Bagikan:
Safari Ramadhan, Cara Ansor Jombang Rekatkan antar Pengurus
Safari Ramadhan Ansor Jombang, Jatim
Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang, Jawa Timur mengisi bulan Ramadhan 1440 Hijriyah ini dengan kegiatan Ramadhan Bareng Ansor. Kegiatan sebagai upaya untuk lebih merekatkan tali persaudaraan antar pengurus di sejumlah tingkatkan, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Ketua PC GP Ansor Jombang, H Zulfikar Damam Ikhwanto mengatakan, Ramadhan Bareng Ansor dikonsep dengan buka bersama di setiap titik yang menjadi pusat kegiatan secara bergantian. "Setidaknya ada 9 titik yang kita sepakati untuk kegiatan Ramadhan Bareng Ansor ini," katanya, Sabtu (18/5). 

Dari 9 titik tersebut, dimulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Diwek. Kegiatan yang berlangsung di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Diwek pada Sabtu (18/5) kemarin ini, adalah gabungan antara PAC Ansor Diwek, Jogoroto, dan Jombang Kota.

H Zulfikar Damam Ikhwanto mengimbau agar setiap kader Ansor perlu meningkatkan daya kepekaannya atas situasi yang terjadi belakangan ini, terlebih setelah Pemilu 2019. "Ansor Jombang harus lebih peka terhadap dinamika yang terjadi di wilayahnya masing-masing akhir-akhir ini," ucapnya.

Di samping itu, pria yang biasa disapa Gus Antok ini mengatakan, perlunya sinergi antar kader Ansor juga Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dengan TNI dan Polri dalam meyakinkan keamanan di tengah masyarakat. Apalagi pada bulan Ramadhan ini. "Ansor juga harus terus bersinergi bersama TNI Polri, atau 3 pilar guna menjaga keamanan," jelasnya.

Seperti pada bulan Ramadhan sebelum-sebelumnya, Ansor kerap kali membuat posko keamanan juga posko mudik lebaran. Hal ini menurut dia perlu dipertahankan pada pada Ramadhan tahun ini. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ansor dan Banser juga buat posko-posko mudik lebaran," imbuh Gus Antok.

Gus Antok memaparkan, untuk buka bersama ini disiapkan juga 100 paket makan, minum dan banner dari perusahaaan rokok asal Kudus. Pada kesempatan ini pula diisi acara pengajian atau majelis ta'lim. Dan yang menentukan adalah Ansor Jombang dan KBIHU Thoriqul Jannah. "Termasuk petugas yang membaca Al-Qur'an," tuturnya.

"Dianjurkan mengundang juga warga sekitar masjid atau tempat kegiatan berada, dan acara dimulai pukul 16:00 WIB hingga maghrib," pungkasnya.

Berikut jadwal Ramadhan Bersama Ansor Jombang:
  1. Sabtu, 18 Mei 2019 PAC Ansor Diwek di Kantor MWCNU Diwek bersama PAC Ansor Jogoroto dan PAC Ansor Jomkot
  2.  Ahad, 19 Mei 2019 PAC Ansor Bandar Kedung Mulyo di Masjid Al-Mubarok, Banjaranyar, Tinggar bersama PAC Ansor Perak dan PAC Ansor Gudo
  3. Senin, 20 Mei 2019 PAC Ansor Plandaan di Masjid Baitul Ibrahim, Kepuh, Kampungbaru, Plandaan bersama PAC Ansor Megaluh
  4. Selasa, 21 Mei 2019 PAC Ansor Ploso di Masjid Besar Baitul Makmur, Rejoagung, Ploso bersama PAC Ansor Tembelang
  5. Rabu, 22 Mei 2019 PAC Ansor Kudu di Masjid Al-Husnah, Gitri, Katemas, Kudu bersama PAC Ansor Kabuh
  6. Kamis, 23 Mei 2019 PAC Ansor Sumobito di Masjid Nurul Huda, Sewan, Palrejo, Sumobito bersama PAC Ansor Peterongan
  7. Jumat, 24 Mei 2019 PAC Ansor Ngusikan di Masjid Al-Falah, Sumbernongko, Ngusikan bersama PAC Ansor Kesamben
  8. Senin, 27 Mei 2019 PAC Ansor Mojowarno di Masjid Baitul Maab, Jambangan, Latsari, Mojowarno bersama PAC Ansor Bareng dan PAC Ansor Ngoro
  9. Jumat, 31 Mei 2019  PAC Ansor Mojoagung di Masjid Al-Istiqomah, Dukuhdimoro Mojoagung bersama PAC Ansor Wonosalam. (Syamsul Arifin/Muiz)
Bagikan:
Ahad 19 Mei 2019 23:45 WIB
NU Pekalongan: Tarkhim untuk Memakmurkan Ramadhan
NU Pekalongan: Tarkhim untuk Memakmurkan Ramadhan
Tarkhim PCNU Kabupaten Pekalongan di MWCNU Lebakbarang
Pekalongan, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah KH Muslikh Khudlori menjelaskan bahwa tarawih dan silaturahim keliling tingkat kabupaten itu bertujuan memakmurkan bulan Ramadhan, serta menjalin silaturahmi dengan masyarakat nahdliyin juga meneguhkan amaliah NU di masyarakat.

“Untuk itu, kami atas nama Pengurus PCNU Kab Pekalongan berterima kasih kepada takmir Masjid Baiturrokhim, MWC NU Lebakbarang, yang telah menyiapkan segala sesuatunya untuk kegiatan tarawih dan silaturahmi Ramadhan,” katanya Sabtu (18/5) malam.

Dengan rasa persaudaraan yang kuat di NU lanjut KH Muslikh, kegiatan pendidikan dan pengajaran di NU semakin berkualitas dan memberikan manfaat kepada warganya untuk menjadikan peserta didik sebagai anak sholeh dan sholihah.

Sekretaris Pengurus MWC NU Lebak Barang, Hadi Muhadi, menyambut bahagia kehadiran Pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan, Lembaga dan Banomnya di Masjid Baiturrokhim Dukuh Sonje Desa Lebakbarang dalam kegiatan tarawih dan silaturahim keliling Ramadan.

“Dengan kehadiran jajaran PCNU, Lembaga dan Banomnya di Lebakbarang pada bulan Ramadan, semoga menambah semangat warga NU dalam berbagai kegiatan amaliah NU,” imbuhnya.

Dalam kesempatan Tarkhim di Masjid Baiturrokhim Dukuh Sonje Desa Lebakbarang, LAZISNU menyerahkan bantuan beasiswa untuk anak yatim piatu dan PCNU memberikan buka panduan Amaliah NU yang di tulis KH M Afnan Khafid yang diterima Ketua MWCNU Lebakbarang KH Slamet.

Tampak hadir Rais Syuriah PCNU, KH Muhammadun dan Ketua PCNU KH Muslikh Khudori bersama jajaran Pengurus Syuriah dan pengurus harian Tanfidziyah, GP Ansor, Rijalul Ansor, LP Ma’arif, LDNU, LAZISNU, LESBUMI, LPNU, dan pengurus MWCNU Wonopringgo, MWCNU Karanganyar. (Muiz)
Ahad 19 Mei 2019 23:40 WIB
Mengejutkan, Mayoritas Pelajar di Sekadau Kalbar Inginkan Negara Islam
Mengejutkan, Mayoritas Pelajar di Sekadau Kalbar Inginkan Negara Islam
Pesantren kilat yang diselenggarakan IPNU dan IPPNU Sekadau.
Sekadau, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar) mengenalkan keberadaan Nahdlatul Ulama kepada pelajar. Kegiatan dikemas dalam pesantren kilat yang diselenggarakan di SMPN 1 Nanga Mahap.

“Peserta pesantren kilat adalah siswa dan siswi Muslim dari kelas VII hingga IX SMPN 1 dan SMPN 3 Nanga Mahap,” kata Akhmad Adi, Sabtu ( (18/5).

Menurut Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) IPNU Sekadau ini, dilaksanakanya pesantren kilat karena tingginya keinginan pelajar Muslim yang menginginkan negara Islam. “Hal itu berdasarkan survei kami bahwa 70% pelajar Muslim setingkat SMP dan SMA yang menginginkan negara Islam atau khilafah,”  jelasnya.

Selain diajarkan untuk mencintai tanah air, pelajar juga diajarkankan m,asalah bersuci atau taharah, shalat hingga pemahaman Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdiyah.

Menurut Tambong Sudiyono, jika para pelajar dikenalkan NU pasti akan mencintai tanah air. “Karena NU memiliki prinsip hubbul wathan minal iman atau cinta tanah air sebagian dari iman,” ungkap Ketua PC IPNU Sekadau tersebut.

Setelah kegiatan, kepala sekolah SMPN 1 Nanga Mahap mengapresiasi kegiatan dan berharap acara serupa dilaksanakan rutin setiap tahun. (Adi/Ibnu Nawawi)

Ahad 19 Mei 2019 23:30 WIB
Ranting NU, Ujung Tombak Islam yang Damai
Ranting NU, Ujung Tombak  Islam yang Damai

Banyuwangi, NU Online
Wakil Rais Syuriah Ranting NU Karangrejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,  H. Abdul Nasir Basrawi menegaskan bahwa ujung tombak pengejawantahan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam adalah massa akar rumput (Ranting NU).

Penegasan tersebut ia sampaikan usai mengisi materi Pondok Ramadhan yang diselenggarakan oleh Ranting NU Karangrejo melalui takmir Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, Ahad (19/5). Menurutnya, Ranting NU mempunyai peran penting dalam menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Karena mereka yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” jelasnya kepada NU Online.

Ia menambahkan, misi dari digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk menanamkan sekaligus mengajarkan  santri-santri TPQ, khususnya terkait dengan Islam yang damai dan membawa rahmat. Pasalnya, ancaman perang ideologi telah nyata. Betapa banyak keresahan yang muncul akibat ideologi radikal itu yang jelas-jelas menggerus wajah Islam yang damai.

"Karenanya kita manfaatkan kesempatan liburan dan waktu luang yang banyak ini untuk santri-santri TPQ diajarkan nilai-nilai Islam yang memberikan rahmat bagi semesta. Alhamdulillah ada banyak puluhan santri yang terjaring dalam program ini dari kalangan Sekolah Dasar (SD) sampai kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA). Ini adalah program pertama yang diawali pada Ramadan tahun ini," tutur H. Nasir sapaan karibnya yang sekaligus menjabat Ketua Takmir Masjid al-Ikhlas, Karangrejo.

Seluruh santri selama pondok ramadhan diajarkan beberapa materi, diantaranya adalah tartil Qur'an, fiqih, akhlaq,  Islam rahmatan lil ‘alamin, dan wawasan kebangsaan.

“Kami berharap santri-santri ini kelak menjadi penerus yang mengajarkan dan melaksanakan nilai-nilai keislaman yang membawa rahmat bagi semesta alam," pesan H. Nasir. (M. Sholeh Kurniawan/Aryudi AR).

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG