IMG-LOGO
Internasional

Pernyataan Warga NU Sedunia terkait Hasil Pemilu 2019


Senin 20 Mei 2019 16:45 WIB
Bagikan:
Pernyataan Warga NU Sedunia terkait Hasil Pemilu 2019
Pernyataan sikap warga NU sedunia terkait Pemilu 2019
Jakarta, NU Online
Warga NU di seluruh dunia turut memberikan pernyataan terkait usainya pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Dalam surat pernyataan bersama warga NU dan PCINU di sejumlah negara, disebutkan Pemilu adalah proses politik lima tahunan yang menjadi amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan mekanismenya telah diatur dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Warga NU di luar negeri mengapresiasi pelaksanaan Pemilu yang telah berjalan dengan aman, tertib, dan
lancar; serta mendukung hasil Pemilu Tahun 2019 yang akan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 22 Mei 2019.

Apabila ada pihak yang tidak puas atas hasil Pemilu 2019, warga NU dan PCINU sedunia meminta sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme dan saluran-saluran konstitusional yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu.

Warga NU seluruh dunia mengimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban, menghormati
konstitusi dan hukum, dengan mengedepankan persatuan nasional dalam menyikapi hasil Pemilu 2019. Juga, mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan tindakan-tindakan inkonstitusional yang dapat merusak bangunan kebangsaan dan mengancam integrasi nasional.

Pernyataan yang dikeluarkan Senin (20/5) hari ini disebutkan 21 pengurus PCINU yaitu Nadirsyah Hosen (Rais Syuriyah PCINU Australia dan New Zealand); Imron Rosyadi Hamid (Rais Syuriyah PCINU Tiongkok); Syaeful Fatah (Rais Syuriyah PCINU Jerman); Rizky Daniel Fatahillah (Rais Syuriyah PCINU Yaman); Abdul Aziz (Rais Syuriyah PCINU Jepang); Baktiar Hasan (Rais Syuriyah PCINU Belgia); Mukhlason Jalaluddin (Rais Syuriyah PCINU Mesir); Affandi (Rais Syuriyah PCINU Brunei Darussalam); Shalahudin Kafrawi (Rais Syuriyah PCINU Amerika dan Kanada); Mohammad Nadlir (Mustasyar PCINU Lebanon); Didiek S Wiyono (Mustasyar PCINU United Kingdom); M Ahsin Mahrus (Ketua Tanfidziyah PCINU Suriah).

Berikutnya Ahmad Munji (Ketua Tanfidziyah PCINU Turki); Eri Prasetiyanto (Ketua Tanfidziyah PCINU Sudan); Iib Hibaturohman (Ketua Tanfidziyah PCINU Tunisia); Achmad Sri Bintang (Ketua Tanfidziyah PCINU Maroko); Zulkifli Reza Fahmi (Ketua Tanfidziyah PCINU Pakistan); Nor Khalim (Wakil Ketua Tanfidziyah PCINU Arab Saudi); Ibnu Fikri (Ketua Tanfidziyah PCINU Belanda); Huda Ulinnuha (PCINU Korea Selatan); Didik Purwanto (PCINU Taiwan). (Kendi Setiawan)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG