IMG-LOGO
Daerah

Terjadi Pengrusakan Cagar Budaya, PMII Luruk Pemkab Bondowoso

Selasa 21 Mei 2019 21:30 WIB
Bagikan:
Terjadi Pengrusakan Cagar Budaya, PMII Luruk Pemkab Bondowoso
Massa PMII di depan Pemkab Bondowoso.
Bondowoso, NU Online
Beberapa pekan lalu dilakukan pemindahan batu megalitikum oleh sebuah perusahaan di Bondowoso, Jawa Timur. Lokasi dimaksud adalah Dusun Jaringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan merupakan kawasan cagar budaya.

Akibat kejadian tersebut banyak batu sejarah yang rusak. Karenanya berbagai komunitas mempersoalkan hal ini dengan melakukan demo ke pemerintah kabupaten setempat demi menolak perluasan pembangunan pabrik perusahaan dimaksud. 

Salah satu elemen masyarakat yang melakukan protes adalah puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII. 

“Aksi kami ini adalah sebagai bentuk penolakan terhadap perluasan yang berada di atas kawasan cagar budaya di Pekauman,” kata Fathorozi, Selasa (21/5).

Menurut Ketua Cabang PMII Bondowoso ini, protes yang dilakukan sebagai p[rotes pertama. "Hari ini adalah aksi perdana yang kami lakukan  kepada pemerintah untuk menekan dan mendesak pemerintah untuk bersikap tegas kepada aktifitas yang dilakukan perusahaan,” katanya sembari berorasi.

Dalam pandangan PMII, pemerintah dalam hal ini Pemkab Bondowoso tidak mengambil sikap yang tegas. “Bahkan kurang teas terhadap perusahaan yang jelas melanggar,” ujarnya.

Bagi PMII Bondowoso, pemindahan sejumlah cagar budaya merupakan tindakan melanggar aturan, apalagi memang tidak memiliki izin. “Ini jelas pelanggaran yang termasuk dalam undang-undang cagar budaya NO. 11 tahun 2010 pasal 110 tentang pemindahan tanpa izin," sergahnya.

Tidak berhenti sampai di situ, apa yang dilakukan perusahaan dimaksud juga ternyata melakukan pengrusakan terhadap puluhan batu yang memiliki nilai sejarah.

“Kehadiran kami hari ini menekan pemerintah untuk mengambil sikap dengan membuat regulasi dan aturan serta menindak perusahaan bahkan mencabut izin aktifitas produksi yang sedang berjalan,” tegasnya.

Berikutnya, PMII merekomendasikan agar pemerintah mengambil tindakan tegas terdapat kejadian tersebut. “Bila pemerintah lebih mendukung pembangun perusahaan yang jelas melanggar, kami akan melakukan aksi lanjutan,” katanya dengan nada keras. 

Asisten tiga Pemerintah Bondowoso, Wawan Setiawan yang menemui para pendemo mengatakan akan manampung aspirasi PMII. “Ini akan menjadi bahan masukan, nanti akan disampaikan kepada bupati,” janjinya.

Menurut Wawan, masukan yang disampaikan menjadi bahan untuk dikoordinasikan lebih lanjut. “Hal itu tentu saja sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku. Prinsipnya pembangunan tempat akan merujuk pada peraturan yang ada karena Pemkab Bondowoso juga punya aturan tentang cagar budaya," tandasnya. (Ade Nurwahyudi/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Selasa 21 Mei 2019 23:0 WIB
NU Care Bagikan Paket Buka Puasa untuk Anak Jalanan dan Pemulung
NU Care Bagikan Paket Buka Puasa untuk Anak Jalanan dan Pemulung
Pemulung mendapatkan paket berbuka dari NU Care-LAZISNU.
Jakarta, NU Online
Semarakkan bulan Ramadhan, NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU bersinergi dengan Wardah Inspiring Beauty. Mereka membagikan 5000 paket buka puasa dan takjil gratis kepada anak jalanan, pemulung, yatim, janda, dan duafa di wilayah sekitar Jakarta.

“Penerima bantuan adalah anak jalanan, pemulung, yatim, janda, dhuafa di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Anik Rifqoh, Selasa (21/5). 

Kegiatan ini seperti yang sudah dilakukan sebelumnya di sekitar gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jakarta, masjid-masjid, dan jalan-jalan di Jakarta Pusat. 

“Pembagian paket telah dilakukan sejak hari ke-10 Ramadhan hingga nanti sampai hari ke-20 Ramadhan,” jelas Director of Strategic Planning, Program and Development Pengurus Pusat NU Care-LAZISNU ini.

Menurutnya, Ramadhan adalah bulan paling special bagi umat Islam untuk berbagi dan mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya. “Ajang untuk mendapatkan pahala yang berkali-kali lipat sehingga banyak pula yang tekun memperbaiki diri,” ungkapnya.

“Wardah nyatanya, tidak hanya menggadang-gadang kecantikan dhahir (luar) saja, tetapi juga kecantikan (di dalam) hati,” ujarNinok, biasa disapa.

Sinergi Wardah dan NU Care-LAZISNU, lanjut Ninok, terutama di bulan Ramadhan sudah berlangsung selama tiga tahun.

Beragam aktivitas kemanusiaan dilakukan untuk mengisi bulan penuh berkah ini. NU Care-LAZISNU mengambil tema Ramadhan Berbagi Satukan Negeri. “Bersama Wardah kita berbagi berkah berupa pembagian paket buka puasa dan takjil untuk anak jalanan, pemulung, dan yatim di Jakarta,” jelasnya.

Dirinya berharap, sinergi NU Care-LAZISNU dengan berbagai mitra termasuk Wardah, dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami harap bisa bermanfaat dan berkah untuk saudara-saudarakita yang kekurangan dalam memenuhi kebutuhan, khususnya untuk berbuka puasa,” tandasnya. (Wahyu Noerhadi/Ibnu Nawawi)

Selasa 21 Mei 2019 18:35 WIB
Puluhan Mentor Ikuti Pelatihan di BLK Lotim
Puluhan Mentor Ikuti Pelatihan di BLK Lotim
Mataram, NU Online
Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan pelatih atau mentor di tempat kerja yang digelar Balai Latihan Kerja Lombok Timur di Mataram, NTB, Senin (20/5).

Dirjen Binalattas Kemnaker Bambang Satrio Lelono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Suhadi mengatakan di tengah pesatnya perkembangan zaman dan teknologi, dibutuhkan SDM yang berdaya saing guna mengurangi angka pengangguran dengan memberikan pelatihan vokasi secara intensif dan massif. 

"Kegiatan ini salah satu bentuk melatih para mentor di tempat kerja bagaimana menjadi pelatih yang dapat mengaplikasikan ilmunya di tempat kerja masing-masing," katanya.

Kepala BLK Sabar menambahkan melalui pelatihan ini sangat penting diikuti oleh pelatih atau mentor di tempat kerja.

"Menghadapi industri 4.0, kita siapkan pengembangan SDM yang siap kerja dengan angkatan kerja produktif sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," katanya. 

Sabar menambahkan attitude dan soft skill lebih utama dalam menginternalisasi perserta dengan dunia kerja yang nyata, sehingga mampu mendapatkan sertifikat kompetensi. Apabila para peserta ini nantinya jadi mentor akan dibekali oleh master mentor sesuai dan mengacu pada SKKNI.

"Pelatihan ini cukup singkat, metedologinya sangat intensif sehingga peserta bisa sekaligus menjadi pembimbing atau pelatih bagi calon pemagang," katanya. (Red: Kendi Setiawan)
Selasa 21 Mei 2019 16:30 WIB
Ansor dan Banser Majalengka Siap Jaga Suasana Aman
Ansor dan Banser Majalengka Siap Jaga Suasana Aman
Ansor dan Banser se-Majalengka usai konsolidasi.
Majalengka, NU Online
Hembusan isu adanya gerakan penolakan terhadap hasil pemilu 2019 atau gerakan dengan menggunakan istilah people power ataupun gerakan kedaulatan rakyat mendapat penolakan dari ribuan kader Ansor dan Banser Kabupaten Majalengka. 

"Kami secara tegas menolak people power ataupun gerakan radikal inkonstitusional yang akhir-akhir ini marak dihembuskan oleh pihak yang menginginkan negara ini ricuh," kata Ahmad Cece Ashfiyadi, Senin (20/5). 

Penegasan disampaikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Majalengka tersebut pada konsolidasi sekaligus buka puasa bersama keluarga besar Ansor di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Majalengka.

Dirinya menambahkan bahwa saat ini Ansor beserta Banser sudah siaga satu dan siap membantu aparat keamanan untuk menghadang gerakan yang mencoba merongrong keamanan dan ketertiban nasional. 

"Sesuai instruksi dari pusat, semua kader Ansor dan Banser siap siaga kapanpun diminta untuk bergerak membantu aparat keamanan," jelasnya.

Kang Cece, sapaan akrabnya mengungkapkan pula bahwa gerakan yang mencoba mengganggu jalannya roda pemerintahan yang sah merupakan bughot ataupun makar. “Maka dengan dalih apapun bagi kami sebagai kader muda NU berkewajiban ikut tampil menghalaunya,” tegasnya. 

Menurtutnya, bangsa ini dididirikan dengan cucuran keringat dan darah para pejuang yang di dalamnya termasuk para kiai NU. “Maka wajib hukumnya bagi kami ikut menjaga keutuhan bangsa ini," ungkapnya.

Ia juga berharap melalui konsolidasi ini semua kader Ansor dan Banser di semua tingkatan yang tersebar di seluruh wilayah Majalengka ikut mengawasi pergerakan kelompok. “Yaitu mereka yang mencoba mengganggu jalannya penetapan hasil Pemilu baik sebelum tanggal 22 Mei maupun sesudahnya,” urainya.

Yang juga bisa dilakukan adalah ikut memberikan pemahaman kepada semua lapisan masyarakat bahwa kondisi bangsa tetap aman dan jangan mau di adu domba oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab. 

"Sampaikan bahwa semua kader Ansor dan Banser ikut berpartisipasi aktif mengawasi masyarakat sekitar dan menyosialisasikan informasi positif ke masyarakat agar tidak mau diadu domba," harapnya.

Khusus untuk di Majalengka, pria yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bukhorie Sumberjaya ini menyatakan akan selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak yang berkepentingan untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan. 

"Pergerakan kita selalu bersinergi dan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban," jelasnya.

Hadiri pada kegiatan ini, seluruh pengurus PC GP Ansor, Komandan Banser dan perwakilan kader Ansor dan Banser kecamatan se-Kabupaten Majalengka. (Tata Irawan/Ibnu Nawawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG