Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Keutuhan Bangsa Modal Utama Negara Indonesia Maju

Keutuhan Bangsa Modal Utama Negara Indonesia Maju
Jakarta, NU Online
Usai pemilihan umum berlangsung pada 17 April 2019 lalu, sudah tidak ada lagi 01 dan 02. Semuanya menyatu kembali menyatu menjadi bangsa Indonesia, tidak ada blok-blokan.

"Mari kita jaga keutuhan bangsa. Itu modal utama untuk maju," kata KH Ma'ruf Amin, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat buka bersama di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Pasalnya, Kiai Ma'ruf mencontohkan Afghanistan. Negara yang kaya akan kandungan minyak dan emasnya itu justru menjadi negara miskin akibat konflik berkepanjangan yang tak kunjung usai sampai sekarang.

"Afghanistan negara miskin karena terus berkonflik selama 40 tahun," ujar guru besar ekonomi syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur itu.

Jangan sampai gegara perbedaan pandangan dan blok-blokan tersebut, katanya, Indonesia menjadi negara yang punah dan bubar. Karenanya, Kiai Ma'ruf meminta untuk bersyukur atas keutuhan bangsa yang tetap terjaga. 

"Apa yang sudah kita peroleh kita syukuri, kita jaga, jangan sampai negara ini pecah seperti terjadi di berbagai negara," ucap Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi, Tanara, Banten itu.

Oleh karena itu, Kiai yang terpilih sebagai wakil presiden itu meminta kerjasama seluruh komponen bangsa Indonesia untuk bersama-sama mengembangkan negara tercinta ini menuju arah yang lebih baik. "Kita butuh kerjasama untuk membangun bangsa yang lebih baik, lebih aman, lebih sejahtera," pungkasnya.

Kiai Ma'ruf bertekad akan fokus mengembangkan sumber daya manusia Indonesia lima tahun ke depan dengan meningkatkan vokasi, peningkatan skil warga bangsa, dan memberdayakan pendidikan formal.

"Bangsa Indonesia ke depan melalui pembangunan lima tahun akan datang, pada 2024 Indonesia sudah bisa take off menjadi negara yang lebih maju," pungkasnya. (Syakir NF/Abdullah Alawi)


BNI Mobile