Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Pesan Orang Tua Juara Qari Indonesia 2019 kepada Putrinya

Pesan Orang Tua Juara Qari Indonesia 2019 kepada Putrinya
KH Fadhlan Zainuddin
KH Fadhlan Zainuddin
Jakarta, NU Online
Fathmah Muthiah Fadhlan berhasil menjadi juara pertama dalam ajang Qori Indonesia RTv 2019. Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta itu mampu mengalahkan pesaingnya,  Zulaikha dari Batam, Kepulauan Riau pada Grand Final yang berlangsung Senin (3/6) malam.

KH Fadhlan Zainuddin, ayah Muthi, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi putrinya yang kian gemilang itu. Kepada Muthi, ia menekankan bahwa menjadi qari, hafiz, dan guru merupakan tugas yang mulia.

“Meyakinkan kepada anak-anak bahwa profesi kita sebagai qari/hafiz/guru adalah mulia,” kata Ketua Pimpinan Pusat Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PP JQHNU) itu kepada NU Online.

Qari internasional itu menuturkan bahwa ia selalu membawa putra-putrinya, tak terkecuali Muthi, untuk mengikuti kegiatannya. “dan membawa mereka senantiasa dalam kegiatan kita,” imbuhnya.

Tidak cukup dengan itu, ia juga mendorong Muthi dan putra-putrinya yang lain agar terus mengembangkan keilmuannya. Bahkan bila perlu, katanya, pengetahuan anaknya melebihi pengetahuan orang tuanya. “Kemudian memberi motivasi agar mereka harus lebih luas ilmunya di atas kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Muthi juga pernah meraih prestasi sebagai terbaik kedua pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-27 tahun 2018 di Medan, Sumatera Utara. Saat itu, ia mengikuti cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Lima Juz Plus Tilawah.

Lima tahun sebelum itu, dara 19 tahun itu pernah menduduki posisi harapan kedua pada MTQ Nasional 2013 di Bangka Belitung pada cabang tilawah anak-anak. Saat itu, usianya baru menginjak 13 tahun.

Dalam setiap penampilan pada ajang Qori Indonesia 2019, Muthi selalu mendapat pujian dari tiga dewan juri, Ustaz Rifat Abi Syahid, Ustaz Muchtar Fatawi, dan Ustaz Muhammad Azhari Nasution. “Pokonah mah pasti sae pisan (pokoknya pasti bagus sekali),” kata Ustaz Rifat saat mengomentari penampilan Muthi pada babak final 2.

Bahkan, Ustaz Muchtar Fatawi menguji hafalan Al-Qur’annya. Dua kali menyebutkan ayat yang hampir serupa selalu dijawab oleh Muthi dengan benar dan lancar. Pelafalannya yang sangat baik mendapatkan pujian dari satu-satunya juri yang berkacamata itu. “Ajib. Ajib. Asedaap,” katanya. (Syakir NF/Muhammad Faizin)
Posisi Bawah | Youtube NU Online