Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Rajut Kebinekaan, Umat Hindu Lombok Barat Ikut Pawai Takbiran

Rajut Kebinekaan, Umat Hindu Lombok Barat Ikut Pawai Takbiran
Umat Hindu di Lombok Barat ikut pawai takbiran
Umat Hindu di Lombok Barat ikut pawai takbiran
Lombok Barat, NU Online
Gema takbir, tahmid, dan tahlil bergema di malam Idul Ftri 1440 Hijriah di seluruh pelosok negeri. Tak terkecuali di ujung belahan timur Indonesia yakni di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ribuan warga Muslim Desa Narmada, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) tumpah ruah mengikuti malam takbiran. Warga dari berbagai usia mengikuti pawai mengelilingi kampung sejak ba'da Isya, Selasa (4/6) malam. 

Yang unik, bukan hanya umat Muslim yang terlibat pada malam takbir ini. Pawai takbir juga diikuti warga Dusun Gandari, Desa Narmada Lombok Barat yang didominasi umat Hindu. Mereka terdiri dari sepuluh umat Muslim dan sembilan puluh orang umat Hindu.

Menggunakan pakaian adat bali, mereka tampak antusias mengikuti pawai takbiran. Mereka membawakan musik tradisional Bali, Peleganjur lengkap dengan iringan bendera tunggul, payung, dan spanduk.

Tokoh umat Hindu setempat I Ketut Suweca menyebutkan, pengalaman tersebut sangat luar biasa karena bisa ikut serta berpartisipasi memeriahkan acara Takbiran. "Ini juga baru pertama kali untuk warga dusun Gandari ikut, jadi semua anak dan remaja bahkan ibu-ibu pun ada yang berpartisipasi untuk ikut," terangnya.

I Ketut Suweca mengaku partisipasi umat Hindu dalam acara ini disambut baik panitia. Dirinya  bahkan diberikan barisan depan iring-iringan pawai. "Saya sangat senang, pertama datang kami langsung disambut baik banget sama panitia. Bahkan langsung diarahkan untuk baris di urutan kedua," ujarnya.

I Ketut Suweca menjelaskan, selain untuk menunjukkan toleransi antarumat beragama, dirinya bersama warga dan tokoh masyarakat sengaja ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan Desa Narmada menjadi Desa Wisata yang bertemakan toleransi. 

"Apa yang kami lakukan bukan karena dipaksa atau keterpaksaan, melainkan bentuk dukungan kepada umat Muslim yang sedang merayakan kemenangan menyambut Idul Fitri," tandasnya.

Ia juga mengharap Dusun Gandari Lombok Barat bisa menjadi contoh kerukunan antarumat beragama untuk menciptakan kedamaian. "Kami berharap bisa tetap ikut memeriahkan acara takbiran di setiap tahunnya, dan selalu saling menghormati satu sama lain," harapnya (Hadi/Muiz)


Posisi Bawah | Youtube NU Online