IMG-LOGO
Daerah

Saat Mudik, Sejumlah Pemuda di Tasikmalaya Gelar Tanam Pohon

Ahad 9 Juni 2019 19:0 WIB
Bagikan:
Saat Mudik, Sejumlah Pemuda di Tasikmalaya Gelar Tanam Pohon
Tasikmalaya, NU Online 
Pemudik umumnya bersilaturahim, berziarah dan mengunjungi lokasi wisata di daerahnya tinggal. Hal berbeda dilakukan para pemudik di Kampung Babakan, Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka menanam puluhan pohon untuk penghijauan kampung. 
 
Kegiatan bertajuk one person one three ini digelar pukul beberapa waktu berselang yang digagas beberapa pemuda yang melanjutkan pendidikan di luar daerah. Mereka juga mengajak warga, khususnya pemuda setempat.
 
Di lokasi kegiatan, Vina F Nisa selaku inisiator gerakan ini mengemukakan sangat berharap kesejukan tetap terjaga di kampung tempatnya dilahirlkan, “Setiap mudik kami menikmati suasana hijau dan asri, semua itu berkat leluhur kami yang menanam pohon di masa lampau,” kata Vina F Nisa kepada media ini, Sabtu (8/6).

Menurutnya, suasana masa lalu yang asri dan sejuk menggerakkannya menggelar kegiatan tanam pohon. “Demi merawat tradisi agar generasi setelah kami juga menikmati kesejukan yang sama,” ujar dara berusia 27 tahun tersebut.
 
"Kegiatan ini meningkatkan kesadaran pentingnya gotong royong pencegahan agar desa tidak gersang, karena itu adik-adik yang masih sekolah dasar pun kami libatkan," ujar mahasiswi S-2 jurusan ketahanan nasional di Universitas Indonesia (UI) ini.
 
Vina menambahkan, pohon tidak dapat tumbuh secara cepat, namun perlu 5 hingga 10 tahun untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi manusia. “Dengan gerakan satu orang menanam satu pohon dan menanam pohon di pekarangan rumah, kita berharap desa kami tetap hijau, semoga menginspirasi, khususnya teman-teman yang berasal dari desa,” terangnya.
 
Vina F Nisa menjelaskan, awalnya para pemuda kampung ingin menanam pohon di bahu jalan, namun bahu jalan sudah tertutup aspal. Biasanya pohon jika ditanam di lahan umum kurang terawat dan akhirnya mati. “Sebab itu salah satu opsinya agar pohon terawat, kami menanam pohon di pekarangan rumah warga,” urainya.
 
Selain memberikan oksigen, manfaat pohon lainnya menurut Vina adalah menambah pendapatan masyarakat.
 
Seperti pohon mangga, dapat dikonsumsi dan dijual. “Jika banyak rumah menanamnya, tinggal dibuat manajemen pemasarannya baik secara tradisional maupun memanfaatkan internet dan media sosial,” jelasnya 

Selain itu dengan gerakan ini masyarakat diajarkan pentingnya ketahanan pangan. “Karena ke depan, dunia berpotensi mengalami krisis air, energi dan pangan. Konflik di dunia pun akan dipicu oleh masalah di atas," pungkasnya. (Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Ahad 9 Juni 2019 23:0 WIB
Perkuat Militansi, Alumni Ma'arif NU Harus Perkuat Ukhuwah
Perkuat Militansi, Alumni Ma'arif NU Harus Perkuat Ukhuwah
Reuni Akbar MA Maarif NU 5 Lampung Timur
Lampung Timur, NU Online
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum Sekampung, Lampung Timur KH A. Mudjab mengajak keluarga besar Ma'arif NU dan para alumni untuk senantiasa mencintai dan bangga terhadap almamaternya. Rasa cinta ini menurutnya akan mewujudkan para alumni menjadi kader militan NU di masa depan.

"Berbanggalah menjadi bagian dari Ma'arif NU, dan yakinlah dengan senjata yang lebih tajam dari pedang, yang lebih ampuh dari keris, yang lebih hebat dari pistol dan yang lebih dahsyat dari nuklir, yakni ukhuwah, persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan," tegasnya, Sabtu (8/6).

Hal ini diungkapkan Kiai Mudjab saat memberi sambutan sekaligus mau'idzah khasanah pada acara Reuni Akbar yang pertama kalinya di adakan di MA Ma'arif NU 5 Sekampung sejak tahun 1986-2019.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini optimis, jika ukhuwah dan komunikasi antar alumni dapat terjalin maka akan muncul kader-kader yang militan, hebat, dan bermartabat yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

"Semoga kita semua diberikan kekuatan lahir dan batin untuk terus berjuang di bidang pendidikan yang berhaluan Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, serta diberikan ilmu yang bermanfaat dan keturunan yang shaleh-shalehah," harapnya.

Oleh karenanya, ia sangat mendukung kegiatan reuni akbar yang selama 34 angkatan MA Ma'arif NU 5 Sekampung meluluskan peserta didiknya, baru pertama kali ini diadakan. Ia juga meminta kepada alumni untuk melakukan pendataan di daerahnya masing-masing agar mudah mengidentifikasi keberhasilan para alumni.

Sementara itu Ketua Ikatan Alumni MA Ma'arif NU 5 Sekampung (IKAM NU 5) Ahmad Fauzi juga mengajak rekan-rekannya untuk terus menjadi tauladan di masyarakat dengan mensyiarkan nilai-nilai ke-NU-an dan ke-aswaja-an dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

"Perkuat persaudaraan antaralumni di daerah masing-masing, agar jalinan silaturrahmi antar alumni tidak terputus, serta ilmu yang telah diperoleh dapat bermanfaat, sanad ilmunya terus menyambung, dan hidup kita selalu mendapatkan keberkahan," ajak alumni tahun 1994 yang saat ini bekerja di Pemda Lampung Timur.

Kegiatan ini lanjut Fauzi sudah digagas lima tahun lalu dan baru terealisasi pada 2019 kali ini. Berbagai kegiatan dilaksanakan pada reuni yang akan diadakan tiga tahun sekali ini diantaranya permainan anak-anak, seperti menghafal surat-surat pendek, menyanyi, yel-yel dan lain sebagainya, tahlil akbar, ceramah agama, ramah tamah, dan santunan anak yatim.

Hadir pada acara ini Kiai Mukidin (Ketua MWCNU Sekampung), Ketua MWC LP Ma'arif NU Sekampung, tokoh NU Lampung Timur, Pemda Lampung Timur, dan juga beberapa anggota DPRD. (Sarif BJ/Muhammad Faizin)
Ahad 9 Juni 2019 22:0 WIB
Kemenag NTB Minta Masyarakat Ikut Besarkan Pesantren dan Madrasah
Kemenag NTB Minta Masyarakat Ikut Besarkan Pesantren dan Madrasah
Kegiatan halal bi halal di Pesantren Manhalul Ma'arif NU, Lombok Tengah
Lombok Tengah, NU Online
Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Zamroni Aziz meminta kepada masyarakat agar ikut membesarkan madrasah dan pesantren. 

"Hidup dan matinya madrasah dan pesantren ada di tangan kita umat Islam. Oleh karena itu, saya mengajak kepada masyarakat untuk bahu membahu membesarkan madrasah dan pesantren," ungkapnya di acara halal bi halal Pesantren Manhalul Ma'arif NU dan KBIH Aqobah asuhan Rais Syuriyah PCNU Lombok Tengah TGH Ma'arif Makmun Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, Ahad (9/6).

Pondok pesantren dan madrasah jelasnya juga mampu menyerap ribuan alumni perguruan tinggi. "Kalau tidak ada pesantren dan madrasah lalu pada mau ke mana alumni perguruan tinggi yang tiap tahun ribuan alumninya wisuda?," terangnya.

Di samping itu lanjutnya, juga masyarakat yang kurang mampu menyekolahkan anaknya di tempat berbayar selalu pesantren menjadi alternatif. Padahal saat ini tidak bisa dianggap sebelah mata para alumni pesantren karena kompetensinya sama dan standar pendidikannya pun sama.

"Artinya pesantren dan madrasah memiliki kualitas yang sama dengan sekolah umum lainnya," jelasnya

Ia juga meminta agar alumni pesantren Manhalul Ma'arif khususnya tidak boleh tidak mengabdi di Nahdlatul Ulama. "Jangan takut ikuti ulama, Insyaallah selama bersama ulama NU dapat barokah," sebutnya. 

Selain itu, dirinya atas nama Kementrian Agama Provinsi NTB lanjutnya agar masyarakat yang akan berangkat Haji tahun ini untuk mempersiapkan diri dengan baik. "Alhamdulillah haji tahun ini penginapan di satu tempat, tidak seperti tahun sebelumnya yang penginapan beda-deda," tandasnya.

"Mohon bapak/ibu untuk mempersiapkan diri dengan baik," pintanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Kemenag NTB akan selalu bersama-sama dengan umat. Karena di institusinya menaungi banyak agama untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Acara halal bi halal dihadiri ribuan alumni dan warga NU setempat, hadir pula dalam acara tersebut puluhan tokoh mulai pengasuh Ponpes Manhalul Ulum Praya Kota TGH Habiburrahman, Sekda Lombok Tengah H Nursiah, Kanwil Kemenag NTB H Nasrullah, Wakil Rektor Universitas Negeri Mataram H Kaharuddin, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.  (Hadi/Muiz)
Ahad 9 Juni 2019 21:30 WIB
Innalillahi, TGH M Nasir Misbah Pimpinan Pesantren Nurul Ijtihad Lombok Wafat
Innalillahi, TGH M Nasir Misbah Pimpinan Pesantren Nurul Ijtihad Lombok Wafat
Almarhum TGH M Nasir Misbah
Lombok Tengah, NU Online
Innalillaahi wa inna ilaihi roojiun, telah meninggal dunia Pengasuh Pesantren NU Nurul Ijtihad Lenser Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah TGH M Nasiruddin Misbah (60) pada pukul Jam 21.00 WITA hari Ahad tanggal 9 Juni 2019 Di Rumah Sakit Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jenazah disemayamkan di rumah duka pada pukul jam 21.30, Ahad (09/06) malam dan akan dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Lenser Kecamatan Pujut Lombok Tengah besok Senin (10/6) ba'da Asar waktu setempat. 

Seperti yang di ketahui almarhum TGH M Nasiruddin Misbah adalah tokoh NU Lombok Tengah yang telaten mendidik santrinya dan mengenalkan NU kepada masyarakat sekitar. Hingga kini almarhum masih tercatat sebagai Wakil Rais PCNU Lombok Tengah.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya dan menghapuskan semua kesalahannya, Al-Fatihah. Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak keluarga yang bisa di hubungi. (Hadi/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG