Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

MTQ Harus Dilaksanakan Secara Profesional, Bermakna, dan Bermartabat

MTQ Harus Dilaksanakan Secara Profesional, Bermakna, dan Bermartabat
Wasril Purnawan, Sekretaris Umum LPTQ Lampung
Wasril Purnawan, Sekretaris Umum LPTQ Lampung
Pringsewu, NU Online
Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Lampung H Wasril Purnawan menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) harus dilaksanakan secara Profesional, Bermakna, dan Bermartabat.

"Prinsip pokok dalam penyelenggaraan MTQ ada tiga yakni profesional, bermakna, dan bermartabat," tegasnya, Selasa (11/6) saat hadir di Pringsewu terkait persiapan Kabupaten tersebut menjadi menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Lampung ke-48 tahun 2020 mendatang.

Profesional ini dalam artian penyelenggaraan MTQ harus dilaksanakan dengan dengan baik mulai dari persiapan, pembukaan, pelaksanaan sampai dengan penutupan. Semua elemen panitia didukung oleh masyarakat harus bersungguh-sungguh mewujudkan pelaksanaan MTQ yang benar-benar mewujudkan substansi dari musabaqah tersebut.

"MTQ juga harus bermakna yakni penyelenggaraan yang berkualitas dan mampu mewujudkan syiar Al-Qur'an," tambah Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung ini.

Ia juga berharap, kegiatan MTQ dapat diwarnai dengan kegiatan-kegiatan lain untuk menambah makna MTQ seperti kegiatan seminar, diskusi dan pameran bertemakan Al-Qur'an serta kegiatan lainnya. Hal ini lanjutnya, sudah pernah dilakukan Kabupaten Pringsewu pada MTQ tingkat kabupaten dengan berkoordinasi dengan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Pusat.

Prinsip pokok ketiga yang harus dilakukan dalam penyelenggaraan MTQ adalah bermartabat. Sebagai ajang kompetisi yang membawa nama suci Al-Qur'an, MTQ harus mengedepankan akhlak dan muru'ah dari para kafilah.

Semua elemen harus menyadari bahwa MTQ merupakan ajang suci untuk membumikan Al-Qur'an sehingga jangan sampai diwarnai dengan praktik-praktik yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ajarannya.

Wasril berharap pelaksanaan MTQ ke-48 tingkat Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan sekitar bulan April 2020 dapat sukses dilaksanakan dengan tiga prinsip pokok tersebut. Untuk mewujudkannya, LPTQ Lampung pun telah melakukan berbagai langkah.

Langkah yang sudah diambil diantaranya pada proses pendaftaran dan peraturan musabaqah. Mulai dari proses pendaftaran, para peserta diharuskan mendaftarkan diri secara online. Berbagai berkas persyaratan harus diupload untuk dilakukakan verifikasi terlebih dahulu.

"Selain pendaftaran secara online, kita juga membuat peraturan dengan sistem Finger Print untuk memastikan keabsahan peserta," katanya terkait inovasi yang dilakukan LPTQ Lampung.

Finger Print ini diawali dengan perekaman sidik jari para peserta disaat registrasi ulang. Data ini kemudian akan menjadi data dan dasar untuk memastikan tidak ada peserta yang tidak sesuai dengan data.

Selain sistem Finger Print, LPTQ juga memberlakukan sistem penentuan dan pengambilan Maqra (bacaan) yang akan dibaca peserta melalui Electronic Maqra (E-Maqra). E-Maqra akan diberlakukan di mimbar 1, 2, 3 dan 4.

"Saat peserta membaca, Maqra yang dibaca langsung ditampilkan di layar besar sehingga semua orang bisa melihat dan ikut membaca. Hal ini akan lebih meyakinkan objektivitas juri dan menjunjung tinggi objektivitas penilaian," jelasnya.

Semua ini menurut Wasril, ditujukan untuk meyakinkan proses musabaqah berjalan dengan baik dan proses penilaian akan lebih objektif. Penilaian dalam MTQ kali ini juga diberlakukan sistem musabaqah berjenjang dari mulai babak penyisihan, semifinal, dan final.

Ada delapan cabang musabaqah yang akan di perlombakan yakni Mimbar I Cabang Tilawatil Qur'an, Mimbar II Cabang Qira'at, Mimbar III Cabang Hifdzil Qur'an, Mimbar IV Cabang Tahfidz, Mimbar V Cabang Fahmil Qur'an, Mimbar VI Cabang Syarhil Qur'an, Mimbar VII Cabang Khattil Qur'an, dan Mimbar VIII Cabang Maqalah Qur'an. (Muhammad Faizin)
BNI Mobile