IMG-LOGO
Nasional

PBNU Terima Kunjungan Menhan Ryamizard


Jumat 14 Juni 2019 15:45 WIB
Bagikan:
PBNU Terima Kunjungan Menhan Ryamizard
Menhan Ryamizard Ryacudu (ketiga dari kiri) bersama jajaran PBNU, Jumat (14/6)
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapat kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerima secara langsung kehadiran Jenderal TNI (Purn) tersebut di ruangannya, di Lantai 3 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (14/6).

Kiai Said mengatakan bersyukur Indonesia memiliki sejumlah tokoh yang tidak hanya religius, tetapi juga nasionalis. Nama-nama itu seperti Hadratusyekh KH M Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, dan KH Agus Salim. "Kita punya (tokoh-tokoh) nasionalis-religius. Di kita (soal kebangsaan) udah beres kok," kata Kiai Said.

Pada pertemuan tersebut, Kiai Said menyatakan tentang ketidakbolehan seseorang atau kelompok orang yang menggunakan agama sebagai kepentingan politik. Apalagi membunuh dengan mengatasnamakan agama.

"Tidak ada kedzaliman (perbuatan yang lebih dzalim) daripada ini," ucapnya.

Ia juga menyampaikan tentang Islam Nusantara yang dilontarkan oleh PBNU ke publik setidaknya sejak Muktamar 2010 di Makasar, Sulawesi Selatan. Menurutnya, negara-negara di Timur Tengah yang telah mengalami konflik berkepanjangan mengagumi praktik keberislaman di Indonesia.

Indonesia, lanjut Kiai Said, tidak terjadi perang sesama masyarakat seperti di Timur Tengah karena pemahaman antara keislaman dan kebangsaan yang tidak terpisahkan.

"Timur Tengah pengen kayak Indonesia," ucapnya.

Namun, Kiai Said menyayangkan keberadaan sejumlah kelompok radikal di Indonesia, seperti kelompok takfiri yang ajarannya suka mengkafirkan. Kelompok jihadi, yakni kelompok yang membolehkan pengeboman di gereja, bahkan di masjid sekalipun. Kemudian kelompok Wahabi yang tidak keras secara fisik, namun suka menyesatkan dan membidahkan praktik keagamaan kelompok lain.

Ryamizard Ryacudu mengungkapkan bahwa kedatangannya untuk bersilaturahmi. Selain itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kiai Said atas penjelasannya, terutama tentang sejumlah kelompok radikal di Indonesia.

"Banyak pelajaran yang saya catat. Itu tadi (di antaranya ada kelompok) Wahabi," kata Ryamizard. 

Turut mendampingi Kiai Said, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud, Robikin Emhas, KH Abdul Manan Ghani, H Aizzudin Abdurrahman, Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Bendum PBNU H Ing Bina Suhendra, Wasekjen PBNU H Andi Najmi Fuadi, Ishfah Abidal Aziz, dan Suwadi D Pranoto.(Husni Sahal/Kendi Setiawan)

Bagikan:
IMG
IMG