IMG-LOGO
Daerah
MELIHAT GELIAT PERGURUAN TINGGI ISLAM DI BALI (1)

STAI Denpasar, Oase di Daerah Non Muslim

Selasa 18 Juni 2019 11:30 WIB
Bagikan:
STAI Denpasar, Oase di Daerah Non Muslim

Denpasar, NU Online
Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa di Denpasar Bali berdiri sebuah perguruan tinggi Islam, yaitu Sekolah Tingggi Agama Islam (STAI) Denpasar. Sekolah tinggi  yang terletak di Jalan Angsoka Cargo Permai I/12 Ubung, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar  ini dirikan oleh tokoh NU setempat, HA Zaini Musthofa (asal Bojonegoro) tahun 2008.

Menurut Ketua STAI Denpasar, Jumari pendirian sekolah tinggi tersebut didasari  oleh keinginan untuk mengakomodasi pelajar Muslim yang hendak memperdalam ilmu agama tanpa harus merantau ke luar Bali. Sebab, idealnya pulau Dewata itu memang harus menyediakan sarana pendidian tinggi Islam untuk warga lokal, karena tidak semua warga Muslim punya kemampuan dan  kemauan belajar di luar Bali.

“Jadi selain untuk mengakomodasi warga lokal, juga sebagai syiar Islam di  daerah yang penduduknya mayoritas non Muslim,” jelasnya sebagaimana rilis yang diterima NU Online, Senin (17/6).

Bali dikenal sebagai daerah wisata dengan populasi penduduk muslim hanya 13,37 persen dari total sekitar 3.890.757 jiwa. Jumlah Muslim di Denpasar mencapai 225 ribuan jiwa. Angka tersebut terbanyak dibanding jumlah  Muslim di 8 kabupaten lainnya.

“Karena itu, saya rasa sudah selaiknya Denpasar mempunyai perguruan tinggi Islam sendiri,” tukas Jumari.

Walaupun demikian, Sekretaris II Forum Rektor Perguruan Tinggi NU itu menyadari bahwa untuk survival perguruan tinggi Islam di Denpasar bukan perkara mudah. Kalau mendirikannya tidak sulit tapi untuk ‘menghidupkan’ itu yang susah. Salah satu alasannya adalah karena Muslim di Bali adalah minoritas. Selain itu, minat warga untuk melanjutkan ke pergurun tinggi Islam, masih kecil. Mereka tentu lebih memilih perguruan tinggi mainstream, semperti Universitas Udayana, karena pertimbangan kualitas dan prospek masa depan.

“Tapi alhamdulillah, kami bisa eksis hingga  hari ini, dan kami terus berjuang untuk membesarkan kampus ini,” terang Jumari.

Memang, untuk eksistensi sebuah lembaga pendidikan  Islam di tengah arus dominan kehidupan nom Muslim, butuh perjuangan dan kesabaran. Yang pasti, STAI Denpasar harus tetap eksis demi misi keislaman yang sejuk dan bermartabat.

STAI Denpasar tak ubanya bagai  oase di tengah padang tandus tanpa aliran air setespun. Akhlaq mulia, Islam yang elegan, dan toleransi yang  dijunjung tinggi, itulah air (kesejukan) yang dipancarkan dari kampus STAI Denpasar. (Red: Aryudi AR).

Tags:
Bagikan:
Selasa 18 Juni 2019 20:30 WIB
Tingkatkan Pelayanan, INAIFAS Teken MoU dengan Baznas Jember
Tingkatkan Pelayanan, INAIFAS Teken MoU dengan Baznas Jember

Jember, NU Online
Institut Agama Islam Al-Falah Assunniyah (INAIFAS) Kencong, Jember Jawa Timur  terus mencari terobosan untuk  meningkatkan pelayanan kepada mahasiswanya. Salah satunya adalah dengan menggandeng Baznas Kabupaten Jember.  Kerjasama dua lembaga tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di kampus INAIFAS Kencong, Jember, Selasa (18/6).

Dengan senyum yang merekah, Rektor INAIFAS, Gus Rijal Mumazziq Zionis  dan Ketua Baznas Jember, HM Misbahus Salam, sama-sama membubuhkan tanda tangannya di atas kertas ‘kerjasama’ yang telah disediakan.

“Kami bersyukur bisa menjalin kerjasama dengan Baznas  Jember. Semoga bermanfaat dan barokah,” tukasnya kepada NU Online usai penekenan MoU tersebut.

Sementara itu,  HM Misbahus Salam menegaskan bahwa kerjasama tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan peranan Baznas di bidang pemberdayaan masyarakat, khususnya mahasiswa. Sebab bagaimanapun mahasiswa adalah generasi penerus yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa-masa yang akan datang. Diantara isi MoU tersebut adalah pemberdayaan umat yang meliputi kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Baznas  Jember mempunyai komitmen  untuk turut  mencetak  generasi unggul. Salah satunya dengan cara memberikan beasiswa,” jelasnya.

Ketua Darus Salam Center Education and Peace Institut  tersebut menambahkan,  saat ini  Baznas Jember sudah melakukan Letter Of Intent (Lol) dengan United Nation for Development (UNDP) untuk tujuan pengembangan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu pembangunan berkelanjutan. Sehingga secara  tidak langsung kerjasama dengan INAIFAS itu merupakan salah satu bukti yang mendukung  SDGs.

“Karena salah satu indikasi SDGs itu adalah meningkatnya  keberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H Misbah secara simbolis memberikan bantuan beasiswa untuk lima mahasiswa INAIFAS, yang diwakili oleh sang rektor, Gus Rijal Mumazziq. (Aryudi AR).

Selasa 18 Juni 2019 20:0 WIB
Ansor Ajak Bantu Ringankan Anak Anggota Banser Karanganyar
Ansor Ajak Bantu Ringankan Anak Anggota Banser Karanganyar
Salahudin putra Gimanto anggota Banser Karanganyar
Karanganyar, NU Online
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan penggalangan dana guna membantu meringankan beban pembiayaan ananda Salahudin Arif Sukoco yang mengalami radang pada bagian mata yang cukup serius.

Salahudin Arif Sukoco sendiri merupakan putra dari Gimanto, anggota Banser Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Ia menderita penyakit radang pada mata yang cukup serius dan saat ini masih dalam tahap penanganan medis di Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang.

Saat dihubungi NU Online, Senin (17/6), Gimanto menuturkan penyakit yang diderita anaknya itu sudah dirasakan kurang lebih 1 bulan yang lalu. "Awalnya terasa memerah dan perih setiap terkena angin, pada akhirnya baru seminggu yang lalu dibawa ke spesialis mata dan dikatakan itu adalah penyakit radang mata tidak bisa dianggap remeh penyakit itu, jangan berlarut-larut, sebelum semakin menjalar dan harus segera ditindak lanjuti oleh tim medis untuk operasi," terang Gimanto.

Sementara itu Ketua PC GP Ansor Kabupaten Karanganyar, Iwan Suwanto mengajak kepada semua, untuk ikut membantu meringankan musibah yang diderita Salahudin ini.

"Tentu kami bersama keluarga besar Ansor Kabupaten Karanganyar siap untuk membantu meringankan beban saudara kami sahabat Gimanto. Sekaligus kami juga mengajak bagi siapapun yang ikut membantu," tuturnya.

Iwan berharap, Salahudin segera mendapatkan proses pengobatan yang terbaik dan diberikan kesembuhan. "Semoga ananda Salahudin diberikan kesembuhan, dan terima kasih kepada siapapun yang telah ikut membantu," kata dia.

Ditambahkan Iwan, untuk keperluan donasi lewat GP Ansor Karanganyar ini, dapat menghubungi via telepon/SMS/WA ke Taryanto 0857-2848-9711

Sedangkan donasi juga dapat dikirim ke Bank BRI an Taryanto (selaku bendahara GP Ansor Karanganyar) dengan No Rekening 671801034669532.

"Untuk penyaluran donasi juga bisa melalui LAZISNU Karanganyar di Jalan Lingkar Luar Bejen, Tegalasri, Bejen, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah HP 0813-2689-4477," pungkasnya. (Shokip/Ajie/Muiz)
Selasa 18 Juni 2019 18:30 WIB
BMT NU Pringsewu Luncurkan Layanan Transaksi Digital Berbasis Android
BMT NU Pringsewu Luncurkan Layanan Transaksi Digital Berbasis Android
Personel BMT NU Pringsewu menerima kunjungan dari BNI Syariah Pringsewu
Pringsewu, NU Online
Memberikan layanan prima kepada para nasabah atau anggota, BMT NU Pringsewu meluncurkan layanan transaksi digital berbasis android. Sistem ini akan mempermudah nasabah melakukan transaksi keuangan dan melakukan berbagai macam jenis pembayaran.

Manajer BMT NU Pringsewu M Kabul Muliarto menjelaskan bahwa dalam sistem ini para anggota yang sudah memiliki rekening dan memasang aplikasi BMT Mobile di androidnya bisa melakukan pendaftaran untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada.

"Nasabah bisa cek saldo tabungan, membayar tagihan listrik, PAM, beli pulsa, transfer dan berbagai keperluan lainnya," jelas Kabul, Selasa (18/6) tentang fasilitas aplikasi BMT NU Pringsewu yang bisa diunduh di Playstore.

Langkah ini lanjut Kabul, merupakan upaya BMT NU Pringsewu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus meningkatkan performa pengelolaan BMT yang didirikan pada awal tahun 2019 ini.

Inovasi dan transformasi digital lanjut Kabul menjadi sebuah keniscayaan di era modern saat ini. Langkah ini merupakan jawaban BMT NU Pringsewu dalam menyikapinya. Fitur-fitur yang ada juga akan terus diperbaharui menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan zaman.

Dengan sistem digital ini akan lebih memberikan efisiensi pelayanan dan perluasan jangkauan tanpa terikat jarak dan waktu. Ini mampu menjadi pasar potensial untuk meningkatkan penambahan nasabah baru.

Aspek kemanan juga menjadi perhatian dan bagian penting dari sistem digital ini. Sistem digitalisasi layanan tetap mengedepankan keamanan finansial setiap nasabah.

"Alhamdulillah BMT NU Pringsewu terus berkembang pesat. Aset terus berkembang. Dukungan KBNU dan berbagai pihak terus mengalir. Kita terus berbenah," tegasnya.

BMT NU Pringsewu terus berkomitmen untuk memaksimalkan potensi ekonomi masyarakat khususnya warga NU di Kabupaten Pringsewu. Hal ini sudah diawali melalui sinergitas BMT dengan badan otonom dan lembaga NU seperti Ma'arif dan LAZISNU.

"Jalinan kerjasama juga sudah dilakukan dengan berbagai pihak lain dibidang ekonomi, pendidikan, sosial, perdagangan dan berbagai lini kehidupan masyarakat," tambah Kabul.

Saat ini BMT NU Pringsewu ditangani tenaga profesional yang sudah berpengalaman dalam dunia keuangan. Operasional BMT dipusatkan di Kantor Cabang BMT NU Pringsewu di Jl Sudirman Pringsewu Selatan. Informasi lebih detail terkait BMT NU Pringsewu bisa menghubungi Hotline: 085269607010 (Muhammad Faizin)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG