Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

STIS NU Aceh Kampus 'Jantong Hatee' Ulama

STIS NU Aceh Kampus 'Jantong Hatee' Ulama
Salah satu kegiatan STIS NU Aceh
Salah satu kegiatan STIS NU Aceh
Jakarta, NU Online 
Di Provinsi Aceh, NU hanya memiliki satu kampus yaitu Sekolah Tinggil Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STIS NU) Aceh yang berada di Kabuppaten Aceh Besar. Letaknya di dayah (pesantren) Mahyal Ulum Al-Aziziyah yang diasuh oleh Tgk H Faisal Ali (Ketua PWNU Aceh). 

Kampus yang memiliki dua jurusan yaitu Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga tersebut didirikan pada tahun 2013. Saat ini memiliki sekitar 150 mahasiswa dan mahasiswi. Sebelumnya kampus tersebut dipimpin Tgk H Muhammad Hatta, sekarang dipimpin Tgk H Muhammad Yasir.  

"Kampus kita adalah kampus satu-satunya NU di Aceh,” katan Tgk H Faisal Ali kepada NU Online, Selasa (2/7). 

Tengku yang akrab disapa Lem Faisal ini mengatakan, karena kampus tersebut di bawah naungan jam’iyah Nahdlatul Ulama, pihak STIS NU Aceh menyebutnya sebagai jantong (antung) hatee (hati) ulama Aceh. 

Karena, kata dia, selain belajar di kampus, mahasiswa dan mahasiswinya diwajibkan mengaji ktab kuning di dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah. Jadi, mahasiswa dan mahasiswi belajar di kampus pagi hingga siang. Malam harinya mengaji kitab kuning. 

“Kita ingin mahasiswa STIS NU aktif dan kreatif,” harap Lem Faisal,” Apa maksudnya? Kita ingin mahasiswa aktif belajar. Belajar di kampus dan juga belajar di dayah. Kita harapkan anak-anak kami pintar menulis, dan berbuat kreatif untuk kepentingan mahasiswa itu sendiri. Buat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” jelasnya. 

Menurut dia, pihak kampus akan memfasilitasi kegiatan-kegiatan kreatif mahasiswa. 

“Berapa pun kegiatan, silakan buat. Soal dana kami yang ngurus.  Tapi jangan lupa, kuliah harus nomor satu. Mahasiswa harus selesai kuliah tepat waktu," ujarnya. 

Lem Faisal juga mengatakan dalam waktu dekat akan diadakan pelantikan Pengurus STISNU Aceh periode 2019-2023. (Abdullah Alawi)

BNI Mobile