Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Internasional Keislaman Risalah Redaksi English Opini Obituari Video Tokoh Hikmah Arsip

Tarian Siswa MA Al-Muttaqien Pancasila Sakti Meriahkan Rakornas Lesbumi NU

Tarian Siswa MA Al-Muttaqien Pancasila Sakti Meriahkan Rakornas Lesbumi NU
Para penampil seni tari di Rakornas ketiga Lesbumi NU.
Para penampil seni tari di Rakornas ketiga Lesbumi NU.
Pasuruan, NU Online
Siswa-siswi MA Al-Muttaqien Pancasila Sakti (MA Al Pansa) dari kontingen Komisariat Lesbumi Klaten ikut memberikan penampilan terbaiknya di acara Rakornas ketiga Lesbumi NU di Graha Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (3/7).

Berkolaborasi dengan Pagar Nusa Kartasura, Pagar Nusa Al Pansa dan Lesbumi Al Pansa yang dikenal dengan Cakra Pagita, menampilkan seni pencak silat yang dikolaborasikan dengan gerakan tari serta diiringi oleh gamelan yang ditabuh secara langsung.

Penampilan Lesbumi Komisariat Al Pansa tersebut menyita perhatian serta antusias media dan peserta yang merupakan penggiat budaya. Selain konsep penampilan dan busana yang unik serta nyentrik khas adat Jawa dipadu pakaian pendekar, Lesbumi Al Pansa merupakan satu-satunya yang menamakan dirinya Komisariat.

"Kami memang sengaja menamainya dengan sebutan Komisariat, semoga dapat menginspirasi dan memberi semangat Lesbumi NU yang lain," tutur Yayuk Madayani, Kepala MA Al Pansa saat memberikan pengantar sebelum penampilan para siswanya di hadapan peserta Rakornas.

Yayuk juga mengatakan berkembangnya zaman tak lepas dari bayangan jejak-jejak sejarah. Kontroversi yang terjadi di masa silam mulai diembuskan kembali oleh oknum yang memiliki maksud tertentu melalui media sosial. Hal tersebut bisa mengancam dan mengubah berlangsungnya tatanan budaya di kalangan generasi muda yang notabene menjadi penerus keberlangsungan peradaban bangsa Indonesia yang syarat akan keberagaman.

"Dalam menghadapi hal tersebut, Nahdlatul Ulama memiliki kiat ampuh untuk membendung isu-isu yang mengantarkan kita pada paham pemicu konflik, yaitu dengan mengangkat konsep Islam Nusantara yang sudah mulai digencarkan di berbagai media," kata Yayuk.

Hal tersebut menurut Yayuk juga sesuai dengan tema yang diangkat dalam acara Rakornas ketiga 3 Lesbumi NUyaitu Meneguhkan Islam Nusantara di Era Milenial.  "Lesbumi NU juga melibatkan partisipasi kawula muda milenial dalam menyukseskannya. (Arindya/Kendi Setiawan)

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya