Kuliah Kerja Lapangan Sarana Belajar Pengalaman kepada Masyarakat

Kuliah Kerja Lapangan Sarana Belajar Pengalaman kepada Masyarakat
KKL IAIN Pontianak tahun lalu.
KKL IAIN Pontianak tahun lalu.
Pontianak, NU Online
Para mahasiswa yang setiap saat lebih banyak berkutat dengan teori, akan berhadapan dengan ralita. Salah satunya adalah kegiatan Kuliah Kerja Lapangan atau KKL. Kesempatan tersebut hendaknya dimanfaatkan untuk berguru kepada masyarakat.
Penegasan disampaikan Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat, Firdaus Achmad, Ahad (21/7).

"Saya mengingatkan kepada adik-adik semua, jika terjadi pertentangan antara teori yang pernah anda pelajari di kampus ini dengan pengalaman masyarakat yang akan anda datangi, maka ikhlaskan,” katanya. 

Kalahkan teori yang dipelajari dan menangkan pengalaman di tengah masyarakat. “Karena mereka lebih berpengalaman daripada anda yang baru saja mengenal teori tentang pengalaman,” jelasnya.

Hal tersebut disampaikannya sebelum secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Lapangan kampus setempat. 

Firdaus juga mengingatkan bahwa  peserta KKL jangan terlalu berharap untuk mengubah tatanan masyarakat. "Jika di kelas anda bertarung dengan teman dan dosen dalam hal pemikiran, maka di lokasi KKL nanti anda bertarung dengan pengalaman masyarakat dengan fenomena sosial yang berbeda,” ungkapnya.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak mengadakan pelepasan KKL. Kegiatan dipusatkan di aula Abdurrani, Jl. Letjend Soeprapto No.19 Pontianak.
Setelah melaksanakan pembekalan selama dua hari (19-20/7) LP2M IAIN Pontianak resmi melepas lebih kurang 997 Mahasiswa KKL 2019 yang dipimpin Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Pontianak.
KKL tahun 2019 LP2M IAIN Pontianak memberikan kebebasan kepada peserta untuk memilih teman kelompok dan posko sendiri. Mereka Selanjut diimbau bisa menjaga almamater kampus. 
“Karena IAIN merupakan kampus Islam sehingga kami berharap agar peserta KKL 2019 dapat menjaga nama baik almamater dan tidak menimbulkan masalah di masyarakat,” kata Sukardi selaku Ketua LP2M Pontianak.
Tanggal 22 Juli 2019 semua peserta KKL IAIN Pontianak tidak hanya disebar di daerah yang berada Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya, bahkan hingga Natuna. Acara dilanjutkan dengan bimbingan setiap kelompok dengan dosen pembimbing. (Ibnu Nawawi)
 
BNI Mobile