IMG-LOGO
Internasional

Selain Kurma, Ini 7 Oleh-oleh Khas Arab yang Bisa Dibeli Jamaah Haji


Jumat 26 Juli 2019 23:30 WIB
Bagikan:
Selain Kurma, Ini 7 Oleh-oleh Khas Arab yang Bisa Dibeli Jamaah Haji
Toko oleh-oleh di Makkah (Foto: gitanuha27.devianart.com)
Jakarta, NU Online
Ada banyak oleh-oleh yang bisa dibawa pulang jamaah haji setelah mereka kembali ke negaranya masing-masing. Kurma dan air zamzam adalah di antaranya. Selama ini, kurma dan air zamzam seakan-akan menjadi oleh-oleh wajib para jamaah. Namun di samping dua buah tangan itu, ada beberapa oleh-oleh khas Arab yang tidak kalah menarik.

Pertama, kismis. Kismis Arab terbuat dari anggur yang dikeringkan. Biasanya berwana kuning atau kecokelatan. Kismis Arab sangat berbeda dengan kismis hitam yang ada di Indonesia. Jamaah haji bisa menemukan kismis di sepanjang Jalan King Abdul Azis dan pasar Jafariyah yang lokasinya tidak jauh dari Masjidil Haram. Harga kismis biasanya banderol mulai dari 20 Riyal Saudi (SR) atau setara Rp 74 ribu per kilogramnya.

Kedua, kacang Arab. Kacang Arab berbentuk bulat dan kecil. Ia sangat mudah ditemukan di toko oleh-oleh di Makkah dan Madinah. Selain rasanya enak, kacang Arab juga menyehatkan karena mengandung fosfor, vitamin K, zat besi, magnesium, dan folat. Biasanya kacang ini berwarna krem, namun juga ada warna lainnya seperti merah, hitam, dan cokelat. Harganya mulai dari SR 40 atau Rp 148 ribu per kilogram.

Ketiga, kacang pistachio. Kacang pistachio kerap kali menjadi oleh-oleh jamaah sepulang melaksanakan haji. Daging kacang ini berwarna hijau, sementara kulitnya krem. Kacang pistachio memiliki banyak manfaat, diantaranya mencegah kanker, melindungi saraf, dan menjaga kesehatan jantung. Per kilonya dibaderol dengan harga SR 10-50 atau Rp 37 ribu-185 ribu.  

Keempat, cokelat batu. Jika dilihat sekilas, cokelat batu mirip dengan batu kerikil akuarium. Cokelat ini memiliki bentuk seperti kerikil dan berwarna-warni. Bentuknya yang unik dan rasanya yang manis membuat cokelat batu disukai anak-anak. 

Kelima, buah tin. Buah tin disebutkan memiliki banyak manfaat, diantaranya sumber energi, membentuk sel darah merah, antibakteri, dan melancarkan sistem pencernaan. Perlu diketahui, ada dua jenis buah tin yang bisa dibeli; buah tin kering dan siap kemas. Harganya berbeda-beda, dari Rp 45 ribu – 155 ribu, tergantung jenis dan mereknya.

Keenam, ma’amoul. Ma’moul adalah biskuit atau roti khas Arab yang berisi kurma dengan rasa manis. Harganya mulai dari Rp 18 ribu-180 ribu, tergantung ukurannya. Ketujuh, malban. Malban merupakan sejenis permen jeli. Sebagian orang menyebutnya noughat khas Lebanon. Malban terbuat dari pasta buah anggur dan gelatin. Tekstunya begitu kenyal. Namun sekarang, malban memiliki varian. 

Di samping buah tangah khas Arab berupa makanan di atas, jamaah haji juga bisa membeli oleh-oleh berupa barang seperti tasbih, sajadah, peci, mukena, dan kosmetik Arab. (Red: Muchlishon)
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG