Gedung Hoofdbestuur NU Surabaya Jadi Saksi Ikrar Mualaf 

Gedung Hoofdbestuur NU Surabaya Jadi Saksi Ikrar Mualaf 
Ketua PCNU Surabaya (baju batik) usai ikrar seorang mualaf di kantor setempat.
Ketua PCNU Surabaya (baju batik) usai ikrar seorang mualaf di kantor setempat.
Surabaya, NU Online
Rais Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya, KH Mas Sulaiman Nur membimbing seorang pria dari Surabaya melakukan ikrar dua kalimat syahadat. Kegiatan dilakukan di aula Gedung Hoofdbestuur PCNU Kota Surabaya, jalan Bubutan, Kamis (25/7). 
 
Sedangkan yang menjadi saksi pada prosesi sakral itu Wakil Rais KH Soleh Sahal, Ketua PCNU, H Muhibbin Zuhri, Wakil Ketua PCNU KH Sholahuddin Azmi. Turut hadir pula Sekretaris PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya Abdul Holil dan Ketua Majelis Dzikir Shalawat Rijalul Ansor, M Mundir. 
 
"Sudah hapal kalimat syahadat?" tanya Kiai Mas Sulaiman saat akan membimbing pria yang diketahui bernama Jhony Hidajat itu. 
 
"Sudah kiai, tapi nanti sambil dituntun," pinta pria akrab disapa Bang Jhon tersebut.
 
Kemudian, prosesi ikrar tersebut berlangsung khidmat. Hingga akhirnya dua kalimat syadat telah diikrarkan. Suasana yang awalnya demikian hening  berubah menjadi meriah karena semua yang hadir berseru alhamdulillah.
 
"Sah, alfatihah," kata Kiai Mas Sulaiman usai membimbing pria tersebut dan mengganti namanya menjadi Ahmad Junaidi Hidajat.
 
Dalam pengakuan Kiai Mas Sulaiman, nama yang diberikan melewati sejumlah pertimbangan dan musyawarah.
 
"Nama ini tadi hasil musyawarah bersama para pengurus. Jadi, nanti orang-orang yang kenal Bang Jhon tetap manggil seperti biasanya,” kata Kiai Mas Sulaiman.
 
Sedangkan, H Muhibbin Zuhri mengatakan bahwa ini momen bersejarah.
 
“Semoga di tempat yang dulu para muassis (pendiri) NU melakukan perjuangan untuk menegakkan ajaran Islam sampai melawan penjajahan, menginspirasi kita semua, khususnya kepada Mas Jhon, semoga terus berjuang," tandasnya. (Hisam Malik/Ibnu Nawawi)
BNI Mobile