IMG-LOGO
Daerah

Ketua Ansor Lombok Utara Ajak Semua Kalangan Jaga Kebersamaan 

Selasa 30 Juli 2019 9:30 WIB
Bagikan:
Ketua Ansor Lombok Utara Ajak Semua Kalangan Jaga Kebersamaan 
Nasruddin (kiri) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PC GP Ansor Lombok Utara, NTB.
Lombok Utara, NU Online
Nasruddin akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) masa khidmah 2019 hingga  2025. Hal tersebut sebagai hasil dari Konferensi Cabang III PC GP Ansor yang diadakan di Pondok Pesantren As Sa'idiyah Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Senin (29/7/).
 
Para peserta Konfercab nampaknya bulat memilih Nasruddin karena menilai sosoknya termasuk salah satu generasi muda NU yang paling bersinar di Kabupaten Lombok Utara sejak lepas dan menjadi kabupaten sendiri atau pemekaran wilayah pada 2008 lalu.
 
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor NTB H Zamroni Azis usai konferensi mengatakan, pilihan para peserta untuk mengangkat Nasruddin sebagai Ketua PC GP Ansor Lombok Utara adalah tepat. Sebab, selain dikenal sebagai generasi muda NU yang lahir dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Nasruddin selama ini juga termasuk aktivis NU yang membangun gerakan kultural di kawasan setempat.
 
"Saya kira, tidak ada yang tidak kenal sahabat Nasruddin ini. Dia hidup mati di NU. Dulu saat kuliah hidup mati di NU dan PMII, bahkan pernah jadi penunggu gedung PWNU. Tapi alhamdulillah, sekarang berkahnya terilih menjadi anggota DPRD Lombok Utara untuk kedua kalinya," seloroh H Zamroni Azis.
 
Nasruddin menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengaku tidak bisa bekerja sendirian sehingga butuh dukungan semua pihak terutama dukungan pengurus wilayah. Keikursertaan semua komponen di Ansor dan NU secara umum menjadi penting demi menjaga sinergitas kelembagaan dan khidmah di masa mendatang.
 
Nas, sapaan akrabnya juga mengajak semua kader Ansor dan Banser untuk optimis dan bahu membahu memajukan Ansor, Banser dan NU di Kabupaten Lombok Utara. Karena dengan kebersamaan tersebut maka segala persoalan umat dan bangsa dapat tertangani dengan baik.
 
"Ucapan terima kasih atas amanah yang diberikan ini. Kami berharap semua kader bisa bahu-membahu membangun dan memajukan Ansor, Banser dan NU di Lombok Utara," tutupnya. (Hadi/Ibnu Nawawi)
Bagikan:

Baca Juga

Selasa 30 Juli 2019 22:30 WIB
PP Ansor: Usai Konferensi, Ansor Lasem Segera Aksi
PP Ansor: Usai Konferensi, Ansor Lasem Segera Aksi
Koperancab GP Ansor Lasem, Rembang, Jateng
Rembang, NU Online
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, KHM Luthfi Thomafi mengatakan, pengurus Ansor Lasem yang baru saja terpilih segera melengkapi pengurus dan segera bekerja merealisasikan program-program yang telah disusun.
 
"Jangan terlalu banyak diskusi, GP Ansor Lasem harus lebih banyak action (kerja) daripada lebih pandai berbicara serta adu argumen terutama dalam hal kaderisasi," tandasnya.
 
Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Jawa Tengah  Bertempat di PP Al Aziz Lasem, selasa (30/7).
 
Dikatakan, banyak sekali program-program Ansor yang harus segera direalisasikan di tingkat anak cabang, terutama masalah pengkaderan baik untuk Ansor maupun Banser.  
 
"Saya hanya ingin berpesan kepada ketua terpilih, dan jajaran pengurus ke depan untuk lebih intensif dalam bekerja di organisasi (Action). Jangan terlalu banyak berbicara dan adu argumen yang pada akhirnya semua program terbengkalai. Apa yang ada dipikiran pengurus, segera koordinasikan dan kerjakan," ujar Gus Luthfi. 
 
Ketua GP Ansor Lasem terpilih periode 2019-2021, Ahmad Suhud mengatakan, pihaknya berterimakasih atas segala bentuk dukungan baik dari Pimpinan Cabang hingga Pimpinan Pusat dan tak lupa kepada tokoh NU Lasem KH Shidiq Hassan sekaligus pengasuh PP Al Aziz Lasem.
 
"Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan baik dari pihak PC sampai dengan Pimpinan Pusat GP Ansor. Dan tak lupa, saya juga sangat berterima kasih kepada Pengasus PP. Al Aziz Lasem yang telah berkenan memberikan dukungan dan fasilitas terhadap GP Ansor Lasem," ujar Suhud.
 
Ahmad Suhud terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PAC GP Ansor Lasem untuk masa khidmat 2019-2021 berjanji untuk segera merealisasikan apa yang menjadi amanat Gus Luthfi dalam hal pengkaderan.
 
"Apa yang telah disampaikan Gus Luthfi adalah perintah dari Pimpinan Pusat GP Ansor, maka kami setelah terpilih akan segera melengkapi kepengurusan dan merealisasikan program kerja termasuk dalam hal pengkaderan," janjinya.
 
Kegiatan konferancab Ansor Lasem dihadiri oleh Perwakilan PW GP Ansor Jateng, PP GP Ansor, PC GP Ansor Rembang, PAC Ansor, Banser, Kecamatan Lasem,  dan tokoh NU Lasem. (Misbahul Munir/Muiz)
Selasa 30 Juli 2019 22:0 WIB
Aswaja Center di Jawa Barat akan Dibentuk Hingga MWCNU
Aswaja Center di Jawa Barat akan Dibentuk Hingga MWCNU
KH Abun Bunyamin (kiri) dalam Dialog Kebangsaan.
Bandung, NU Online
Ahlusunnah wal Jamaah (Aswaja) Center yang digagas oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat sejak 2014 lalu akan terus diperkuat. Saat ini Aswaja Center baru sampai di Pengurus Cabang NU (PCNU).
 
Upaya itu dilakukan PWNU dengan membentuk forum diskusi Aswaja Center di semua tingkatan kepengurusan NU. Antara lain dari PWNU sampai dengan tingkat Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) di semua kecamatan di Jawa Barat.

Mustaysar PWNU Jawa Barat, KH Abun Bunyamin mengatakan kemaunnya membentuk Aswaja Center di seluruh MWCNU agar akidah Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdliyah makin berkembang di tengah masyarakat. Juga bisa menangkal radikalisme agama yang mulai menjamur di Jawa Barat.

“Itu salah satu upaya mengembangkan akidah Ahlusunnah wal Jamaah, dan secara massif akan terus digulirkan sampai di tingkatan MWCNU,” kata kiai yang juga Pengasuh Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta ini, Selasa (30/7).
 
Kemudian, untuk menunjang ajaran Islam Ahlusunnah wal Jamaah di Jawa Barat pihaknya akan terus memperkuat kekompakan di kalangan internal NU. Mengajarkan Ahlusunnah wal Jamaah sampai ke akar rumput di masyarakat penting agar ajaran Islam ramah terus berkembang di Jawa Barat.

“Bagaimana aliran radikalisme di tanah Jawa Barat musnah kalaupun tidak musnah berkurang,” ujarnya.
 
Ia mengajak seluruh pengurus NU untuk waspada terkait gerakan kaum radikal di Jawa Barat sebab kelompok tersebut sudah masuk ke berbagai lini seperti masjid dan sekolah. Selain itu, Mustaysar PWNU Jawa Barat asal Purwakarta ini juga meminta kepada seluruh pengurus NU untuk meningkatkan pemahaman akidah Aswaja.

“Makanya kita hrus meningkatakn peningaktan pemahaman Aswaja tentang keimanan keislaman dan keihsanan di kalangan anak anak muda Jawa Barat ini,” tutupnya. (Abdul Rahman Ahdori/Fathoni)
Selasa 30 Juli 2019 20:30 WIB
LPBINU Mojokerto Bekali Anggotanya Pertolongan di Air
LPBINU Mojokerto Bekali Anggotanya Pertolongan di Air
LPBINU Mojokerto gelar pelatihan pertolongan di air
Mojokerto, NU Online
Kejadian kecelakaan di air untuk wilayah Kabupaten Mojokerto semakin meningkat saja dari waktu ke waktu. Hal ini tak lepas dari keberadaan Sungai Brantas membelah wilayah Mojokerto. Tidak hanya itu, beberapa sungai besar dengan arus kencang juga ada di  Mojokerto.
 
Kejadian banjir bandang dan banjir luapan juga sering terjadi. Sehingga kecelakaan di air sering terjadi di kabupaten bekas pusat Kerajaan Majapahit. Untuk itu, Lembaga Penangggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Kabupaten Mokokerto menggelar pelatihan Water Rescue 2019. 
 
Kegiatan ini diikuti oleh semua relawan yang tergabung dalam LPBI NU ditambah kader-kader Banser yang masuk dalam wadah BAGANA Kabupaten Mokokerto.
"Dalam  kegiatan ini LPBI NU mengundang narasumber dari Basarnas Surabaya. Karena lembaga inilah yang  berkompeten dalam hal Search And Rescue (SAR)," kata ketua LPBI-NU Mojokerto Saiful Anam, Senin (30/7).
 
Dikatakan, saat pelatihan yang terdaftar sebagai peserta sebanyak 60 orang. Termasuk perwakilan dari organisasi atau lembaga yang bergerak dalam bidang kebencanaan. Di antaranya Welirang Komuniti Rescue, Semar, Sako Pramuka LP Ma'arif, bahkan CBP KPP milik IPNU dan IPPNU juga mewakilkan anggotanya untuk bersama-sama mencari ilmu pertolongan di air ini.
 
Pelaksanaan pelatihan dihelat di Aula PCNU Kabupaten Mojokerto untuk penyampaian materi serta praktek kering. Sementara praktek basah dilaksnakan di Dam Pudaksari Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal.
 
"Kita menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto atas segala ruang dan waktu serta sebagian pendanaan yang telah disediakan untuk LPBINU. Amanah ini semoga menjadi hal yang berdampak manfaat dan barakah," ungkapnya.
 
Dalam kegiatan ini, Kantor Badan Nasional Penanggulanga Bencana (BNPB) atau lebih dikenal dengan Basarnas telah mengirimkan tiga personilnya untuk menjadi narasumber dalam pelatihan.
 
Kegiatan ini juga mendapat support dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto serta dari komunitas peduli kemanusiaan dari Surabaya bernama GERPIK.
 
"Kami sampaikan terima kasih tak terhingga kepada Kepala Pelaksana BPBD Mojokerto dan GERPIK atas support pinjaman peralatannya sehingga pelatihan ini berjalan dengan lancar. Semoga sinergitas ini membawa kebaikan buat umat," tambah Saiful.
 
Ketua PCNU Mojokerto KH Adzim Alawy menyatakan bahwa para relawan yang fokus untuk menolong sesama adalah para pendekar Allah. Sehingga siap menolong, siap menebar kemanfaatan bagi kemansiaan. Ia juga mendoakan semoga para pendekar Allah ini selalu dicukupi segala kebutuhan hidupnya, diberi kelancaran rizki, dan kesehatan oleh  Allah.
 
"Kalian adalah tentara Allah bidang kemanusian, semoga sehat selalu," tandasnya. (Syarif Abdurrahman/Muiz
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG