Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Tiga Kalangan yang Dijauhkan dari Rahmat Allah 

Tiga Kalangan yang Dijauhkan dari Rahmat Allah 
KH Abdul Nashir Fattah di hadapan siswa SMP Islam Al-Madinah, Jombang.
KH Abdul Nashir Fattah di hadapan siswa SMP Islam Al-Madinah, Jombang.
Jombang, NU Online
Setidaknya ada tiga golongan manusia yang kelak dijauhkan dari rahmat Allah. Penjelasan disampaikan KH Abdul Nashir Fattah selaku Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Jawa Timur.
 
Nasihat tersebut disampaikannya kepada 34 peserta didik SMP Islam Al-Madinah, Jumat (2/8). Kegiatan berlangsung pada pengajian di Pondok Pesantren Al-Fathimiyyah Bahrul Ulum Jombang. 
 
Kiai Nashir berkisah tentang tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan Rasulullah SAW. Saat menaiki tangga mimbar yang pertama, Rasulullah mengucapkan amin. Ketika menaiki tangga mimbar kedua juga mengucapkan amin. Dan saat Rasulullah menaiki tangga ketiga juga sama.
 
Mendengar Rasulullah berkata amin sebanyak tiga kali, membuat para sahabat bertanya makna di balik hal tersebut. Ternyata menjelaskan tiga golongan manusia yang dijauhkan dari rahmat Allah SWT. 
 
“Pertama, orang yang mendengarkan nama Rasulullah disebutkan, namun tidak bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW," katanya.
 
Sedangkan kedua, orang yang kedua orang tuanya atau salah satu di antara keduanya masih hidup, namun tidak mengantarkan dirinya menuju surga karena tidak berbakti.
 
"Ketiga, orang yang menemui bulan Ramadhan, namun tidak mendapat ampunan dari Allah SWT,” kata Kiai Nashir.
 
Kiai Nashir menambahkan bahwa rahmat Allah itu ada yang kecil dan besar. Misal manusia menghirup oksigen dengan bebas dan gratis tanpa dipatok harga, itu merupakan salah satu rahmat yang diberikan Allah kepada manusia. “Bayangkan jika dalam keadaan sakit, dan untuk bernafas memerlukan tabung oksigen,” sergahnya.
 
Di akhir pengajian, Kiai Nashir berpesan kepada peserta didik yang hadir agar memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad. “Semoga dengan memperbanyak membaca shalawat dapat menjadikan hidup kita menjadi lebih mudah dalam menghadapi segala urusan,” ungkapnya.
 
Selain itu, Kiai Nashir juga mengingatkan senantiasa menghormati kedua orang tua. “Jika perintah datang dari kedua orang tua, maka laksanakanlah selama perintah dalam hal kebaikan. Selalu berbaktilah kepada kedua orang tua,” tegasnya.
 
Kegiatan silaturahim dengan tokoh Nahdatul Ulama akan berjalan rutin setiap bulan di sekolah ini. “Pada kesempatan ini, Allah telah mengizinkan kita semua mengaji ilmu dari Kiai Nashir,” kata Abdul Mukhid, Kepala SMP Islam Al-Madinah Jombang. (Suci Aristanti/Ibnu Nawawi)
BNI Mobile