Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Ketua NU Pacitan Berharap Kualitas Pendidikan Kian Ditingkatkan

Ketua NU Pacitan Berharap Kualitas Pendidikan Kian Ditingkatkan
KH Mahmud, Ketua PCNU Pacitan, Jawa Timur.
KH Mahmud, Ketua PCNU Pacitan, Jawa Timur.
Pacitan, NU Online
Salah satu pekerjaan rumah yang harus diperbaiki kualitasnya adalah mutu pendidikan. Hal tersebut sebagai persyaratan utama di samping aspek yang lain agar bangsa Indonesia dapat sejajar, bahkan lebih unggul dari negara lain.
 
Penegasan ini disampaikan KH Mahmud menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Negara Kesatuan Republik Indonesia tepatnya 17 Agustus 2019. Bagi Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur ini, warga NU hendaknya terus meningkatkan sumber daya manusia dengan meningkatkan kualitas pendidikan. 
 
“Apalagi hal tersebut mengacu pada tema yang diambil pada peringatan kemerdekaan tahun ini yakni SDM unggul Indonesia maju,” katanya, Senin (5/8).
 
Dirinya sangat berharap warga masyarakat kususnya Nahdlatul Ulama Pacitan dapat meningkatkan SDM yang ada. 
 
“Yang pertama meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya. 
 
Harapan tersebut juga berlaku kepada nahdliyin yang tengah menempuh pendidikan di pesantren. “Kami berharap warga NU tetap melaksanakan atau mengikuti pendidikan formal, minimal bisa lulus sebagai sarjana,” ungkapnya.
 
Menurutnya, tema yang diambil pada peringatan kemerdekaan kali ini sangat relevan dengan perjuangan NU. Karena selama ini jamiyah betul-betul menyiapkan SDM yang kompetitif dan mampu bersaing di dunia global.
 
"Dengan SDM yang unggul ini, insyaallah warga Nahdlatul Ulama akan melebihi dari komponen bangsa yang lain,” jelasnya.
 
Prestasi dan keunggulan yang telah melekat dalam diri warga NU juga hendaknya dapat dipertahankan. Salah satunya adalah sanad keilmuan yang terus bersambung kepada Rasulullah SAW. 
 
“Keunggulan NU selain di dunia global dan penguasaan kitab kuning atau kitab klasik, sanad keilmuannya sambung hingga Rasulullah SAW,” tegasnya. Keunggulan ini hendaknya juga menjadi nilai lebih yang pasti tidak dimiliki kalangan lain, lanjutnya. 
 
Terkait pelaksanaan peringatan kemerdekaan, dirinya berharap seluruh elemen masyarakat dapat menggelar tasyakuran. 
 
“Kepada warga NU mulai tingkatan ranting hingga cabang agar mengadakan sujud syukur serta tayakuran sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan kemerdekaan yang diberikan Allah SWT,” tandasnya. (Rojihan/Ibnu Nawawi)
BNI Mobile