IMG-LOGO
Internasional

Silaturahim NU Se-Dunia Menyatukan Jamaah dan Jamiyah


Kamis 8 Agustus 2019 23:30 WIB
Bagikan:
Silaturahim NU Se-Dunia Menyatukan Jamaah dan Jamiyah
Sholehuddin pada acara silaturahim NU se-Dunia di Tayseer Hotel Makkah. 
Makkah, NU Online
Kamis pagi (8/7), cuaca Kota Makkah kembali cerah usai mendung yang mengiringi wafatnya mursyiduna KH Maimoen Zubair Selasa lalu. Seakan tidak ingin berlarut dalam duka, Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Arab Saudi menggelar silaturahim Nahdlatul Ulama Se-Dunia di Tayseer Hotel Makkah. 
 
Banyak tokoh yang hadir dalam acara itu. Dari kalangan pejabat tinggi negara tampak Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abijibril dan Menteri Agama H Luqman Hakim Syaifuddin yang juga memberikan sambutan. Tampak juga Menpora H Imam Nahrawi. 
 
Dari kalangan kaia, tampak KH Anwar Mansur, KH Bunyamin, KH Asep Saifuddin Chalim, KH Ali Masyhuri. 
 
Sedangkan dari keluarga KH Maimoen Zubair tampak Gus Taj Yasin dan sejumlah saudara. 
 
Ada beberapa politisi, wakil ketua MPR, dan pejabat Kementerian Agama dari setingkat eselon satu hingga pelaksana. Tentu yang sangat antusias, warga NU yang menjalankan ibadah haji, serta para petugas haji baik kloter maupun non kloter yang berasal dari kalangan NU. Mereka tampak memadati aula lantai PR hotel At Tayseer. 
 
Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sidoarjo, Jawa Timur, Sholehuddin yang berkesempatan hadir mengemukakan bahwa kegiatan ini benar-benar membanggakan. 
 
"Sebagai warga NU dan aktivis NU, saya sangat bangga dengan kegiatan ini. NU tidak hanya besar di Indonesia, tapi kebesaran sebagai organisas sudah mendunia," katanya. 
 
Dirinya menjumpai beberapa PCINU seperti Al-Jazair, IPNU-IPPNU Korea Selatan, dan tentu Arab Saudi sendiri.
 
"Saya melihat ada beberapa anak muda yang pegang kamera, dan ternyata mereka adalah pelajar NU yang menempuh pendidikan di Saudi," tutur Ketua kelompok terbang atau Kloter 70 itu. 
 
Dia menambahkan, kegiatan ini benar-benar menunjukkan NU yang sebenarnya, yang bebas dari sekat-sekat kepentingan sesaat. Menurutnya para tokoh yang hadir, dari lintas partai yang sebelumnya berbeda aspirasi politik praktisnya. Tapi kali ini mereka sudah tidak memperdulikan perbedaan itu. Karena sejatinya esensinya adalah demi kemaslahatan warga NU. 
 
"Ya, kegiatan ini benar-benar menyatukan NU, baik secara jamaah maupun jamiyah," pungkas Widyaiswara Kemenag itu. (Ibnu Nawawi)
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG