Malam ini D Zawawi Imron Meriahkan Sarasehan Budaya di Lampung

Malam ini D Zawawi Imron Meriahkan Sarasehan Budaya di Lampung
Brosur Sarasehan Budaya di Masjid At-Taqwa, Dusun Way Linti, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung.
Brosur Sarasehan Budaya di Masjid At-Taqwa, Dusun Way Linti, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung.

Bandar Lampung, NU Online

Jajaran keluarga besar Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Seni Budaya dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung akan menggelar Sarasehan Budaya di Masjid At-Taqwa, Dusun Way Linti, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung, Rabu (21/8) malam ini.

 

Menurut Sekretaris PW Lesbumi Provinsi Lampung, Khairul Anwar, sarasehan budaya tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan Islam Nusantara kalangan generasi muda, khususnya terkait dengan perjuangan bangsa Indonesia.

 

"Masih dalam momentum kebahagian bulan perayaan kemerdekaan HUT ke-74 RI, tema besar yang kami usung dalam sarasehan budaya nanti malam adalah Menanamkan Tonggak Islam Nusantara di Bawah Sang Saka Merah Putih," ucapnya kepada NU Online di disela–sela persiapan sarasehan, Rabu (21/8) pagi.

 

Ia menambahkan, sarasehan budaya tersebut akan dihadiri oleh penyair papan atas, yaitu KH D Zawawi Imron asal Madura. Dikatakannya, penyair si celurit emas itu sangat ditunggu-tunggu oleh warga Lampung karena bait-bait syairnya sangat relijius dan kaya dengan warga budaya lokal.

 

"Penguatan wawasan kebudayaan nusantara sekaligus menancapkan ruh religiusitas akan di sampaikan oleh tokoh budayawan kebanggaan nahdliyyin, yaitu KH D Zawawi Imron,” ucapnya.

 

Ia menambahkan, segenap elemen masyarakat mempunyai tugas yang sama untuk menjaga nilai–nilai persatuan bangsa, yang merupakan kelanjutan dari perjuangan para pendahulu pendiri republik ini. Dikatakannya, warna kulit boleh berlainan, agama boleh beda, tapi komitmen kebangsaan harus tetap sama, yaitu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dari Aceh hingga Papua.

 

"Persatuan dan kesatuan segenap anak bangsa mutlak diperlukan untuk menjaga keutuhan NKRI,” pungkas mahasiswa Doktoral UIN Raden Intan Lampung ini.

 

Selain dihadiri KH D Zawawi Imron, acara tersebut juga akan dihadiri jajaran pengurus PWNU Lampung, utusan Badan Otonom NU, Lembaga NU, para pengasuh pesantren, para pengurus PC Lesbumi NU dari 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, para penggiat kebudayaan, dosen, dan sebagainya.

 

Editor: Aryudi AR

Kontributor: Akhmad Syarief Kurniawan

 

BNI Mobile