IMG-LOGO
Daerah

Nahdliyin Harus Meneladani Pendiri NU


Rabu 21 Agustus 2019 22:30 WIB
Bagikan:
Nahdliyin Harus Meneladani Pendiri NU
PCNU Lasem gear tasyakuran HUT ke-74 RI
Rembang, NU Online
KH Novian Abdul Aziz Ma'ud mengatakan, sikap para ulama pendiri NU harus terus menjadi ruh bagi para pengurus saat menjalankan roda organisasi. 
 
"NU harus turut serta untuk mengawal kebijakan pemerintah, dalam hal ini politik kebangsaan demi terciptanya kemaslahatan umat dan persatuan," ujarnya.
 
Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri tasyakuran HUT ke-74 Kemerdekaan RI yang diadakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lasem, Jawa Tengah bertempat di Aula Kantor PCNU Lasem, Selasa (20/8 malam.  
 
Dikatakan, andaikan ada perbedaan pendapat di antara para ulama, janganlah kita ikut campur untuk memperdebatkan atau mempermasalahkanya, karena itu bukan ranah dan maqam kita. 
 
"Saya berharap, kepada seluruh santri ataupun pengurus untuk tidak memperdebatkan atau mempermasalahkanya karena itu bukan ranah kita," ujar Gus Novi dalam ceramahnya.

Pada intinya, lanjutnya, sikap dan adab yang telah dicontohkan para pendiri NU seperti Mbah Hasyim Asy'ari, Mbah Wahab Chasbullah, Mbah Ma'shoem Lasem, dan Mbah Baidlowi merupakan sikap yang harus menjadi ruh para pengurus dalam menjalankan roda organisasi Nahdlatul Ulama. 
 
"Kepada para pendiri NU kita merujuk tentang sikap dan adabnya," tegasnya.
 
Disampaikan, Nahdliyin jangan berpangku tangan dan apatis terhadap situasi sosial kebangsaan. NU juga harus mengawal keputusan pemerintah supaya lebih bermanfaat kepada umat dan persatuan inilah politik kebangsaan. Dinamika hidup tentunya, ada berbagai macam perbedaan pandangan dan itu sudah menjadi hal yang wajar saat kita jumpai di para ulama. 
 
Kegiatan tasyakuran dihadiri oleh jajaran syuriyah, tanfidziyah PCNU Lasem, Banom, Lembaga, MWC serta para santri yang tergabung dalam komunitas Serambi Lasem dan Ngaji Longgar.
 
Dalam kesempatan itu, selain adanya rangkaian tasyakuran doa bersama, tahlil untuk persatuan bangsa diselingi pula dengan dialog kebangsaan yang bertema Kebangsaan; NU yang Mendirikan NU yang Mengawal
 
Ketua PCNU Lasem KH Salahuddin Fatawi menjelaskan, kegiatan tasyakuran HUT RI sebagai bentuk terima kasih atas jasa para pahlawan, khususnya pejuang NU yang telah ikut berperan merintis dan mendirikan NKRI.
 
"Meski tidak tertulis dalam buku sejarah, NU meyakini bahwa para ulama telah memiliki andil yang sangat besar terhadap berdirinya republik ini," tegasnya. 
 
Kontributor: Misbahul Munir
Editor: Muiz 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG