Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Suluk Lesbumi NU Lampung Hadirkan Dalang Ki Andri Asal Trenggalek Jatim

Suluk Lesbumi NU Lampung Hadirkan Dalang Ki Andri Asal Trenggalek Jatim
foto: ilustrasi
foto: ilustrasi
Bandar Lampung, NU Online 
Keluarga besar Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Propinsi Lampung, kembali akan gelar Suluk Lesbumi Lampung dan Maiyahan Dua Lapanan dan pada bulan Agustus ini untuk kelima kalinya.
 
Kegiatan akan berlangsung di komplek Pesantren Al-Muttaqien Jalan Imam Bonjol Gang Terong No 29 Kemiling Raya, Kota Bandar Lampung, Propinsi Lampung, pada Rabu (28/8) malam mendatang.
 
Sekretaris PW Lesbumi NU Propinsi Lampung, Khoirul Anwar, di Bandar Lampung, Ahad (25/8) pagi mengatakan, kegiatan maiyahan dua lapanan menghadirkan dalang asal Trenggalek, Jawa Timur, Ki Andri. 
 
"Dalang Ki M Andri dari Kabupaten Trenggalek Jawa Timur yang akan memberikan refleksi kebudayaan dan kebangsaan pada Suluk Lesbumi dan Maiyahan dua lapanan Rabu malam mendatang," ujarnya. 
 
"Masih dalam momentum kebahagian bulan perayaan HUT ke 74 Kemerdekaan RI, tema besar yang kami usung dalam Sarasehan adalah Di Bawah Bendera Merah Putih," imbuhnya.
 
Dikatakan, kegiatan maiyahan Lesbumi Lampung kali ini sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang tidak lepas dari perjuangan para ulama dan kiai NU. 
 
"Para kiai dan santri sudah berkorban banyak darah dan nyawa untuk negeri ini, demi sang dwi warna merah putih, peristiwa Resolusi Jihad 1945 menyimpan sejuta makna sejarah, mari kita renungkan, kita refleksikan pada generasi muda NU saat ini," tambahnya.
 
Menurutnya, sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga nilai–nilai persatuan bangsa, melanjutkan perjuangan para pendahulu pendiri republik ini. 
 
"Warna kulit boleh beda, agama boleh beda, tapi komitmen kebangsaan kita tetap sama yaitu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Aceh hingga Papua," tutup mahasiswa Doktoral UIN Raden Intan Lampung ini.
 
Kontributor: Akhmad Syarief Kurniawan 
Editor: Muiz
BNI Mobile