Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Mustahik NU Care-LAZISNU Dibekali Pengolahan Jamur Tiram

Mustahik NU Care-LAZISNU Dibekali Pengolahan Jamur Tiram
Sejumlah peserta pelatihan pengolahan jamur tiram oleh NU Care-LAZISNU Cilacap. (Foto: NU Online/panitia)
Sejumlah peserta pelatihan pengolahan jamur tiram oleh NU Care-LAZISNU Cilacap. (Foto: NU Online/panitia)
Cilacap, NU Online
Sejumlah mustahik atau penerima bantuan sebagai binaan NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Cilacap, Jawa Barat mengikuti pelatihan pengolahan jamur tiram. 
 
Kegiatan ini atas kerja sama NU Care-LAZISNU Cilacap dengan Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi (DPC K) Sarikat Buruh Muslimin Indonesia atau Sarbumusi setempat. Kegiatan dipusatkan di Gubug Jamur Desa Dondong Kecamatan Kesugihan Cilacap, Senin (2/9).
 
Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa kegiatan bertujuan untuk memberdayakan ekonomi mustahik itu.
 
“Para peserta diajari cara mengolah jamur tiram menjadi berbagai olahan makanan yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,” kata Sekretaris NU Care-LAZISNU Cilacap ini.
 
Dalam penjelasannya, Ahmad Fauzi mengatakan bahwa pelatihan sebagai bagian dari program LAZISNU Cilacap yang bersifat pemberdayaan. 
 
"Salah satunya life skill ini,” tuturnya.
 
Fauzi menjelaskan, di antara tujuan dan harapan NU Care-LAZISNU Cilacap adalah mengubah posisi seseorang dari mustahik menjadi muzakki.
 
“Hal tersebut sesuai visi NU Care-LAZISNU yakni bertekad menjadi lembaga pengelola dana masyarakat dari mulai zakat, infaq, sedekah, Corporate Social Responsibility atau CSR yakni tanggung jawab sosial perusahaan dan dana sosial lainnya yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat,” urainya.
 
Menurutnya, salah satunya adalah dengan membekali mustahik dengan keterampilan-keterampilan tertentu sehingga mereka akan menjadi lebih berdaya.
 
“Kalau sudah berdaya, nanti mereka bisa berwirausaha sendiri, mengembangkan skill atau keterampilannya itu, sehingga yang tadinya menjadi mustahik menjadi muzakki," ungkapnya.
 
Fauzi mengaku, NU Care-LAZISNU Kabupaten Cilacap bertekad akan terus menggelar kegiatan melalui pilar program ekonomi mandiri untuk mengembangkan keterampilan masyarakat yang awalnya sebagai mustahik agar menjadi muzakki.
 
Di akhir kegiatan, para mustahik yang mengikuti pelatihan akan dibina dan dikawal oleh tim NU Care-LAZISNU dan DPC K Sarbumusi Cilacap mulai dari proses pembelajaran pengolahan, penjualan, sampai benar benar berjalan dan berkembang.
 
“NU Care-LAZISNU Cilacap juga akan memberikan gerobak usaha bagi mustahik yang mengikuti pelatihan pada hari ini,” tandasnya. 
 
 
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile