Unipdu Teken Kerja Sama dengan RSUD Jombang

Unipdu Teken Kerja Sama dengan RSUD Jombang
KH Zaimuddin Wijaya As’ad (berdiri) bersama pimpinan Unipdu dan Direktur RSUD Jombang. (Foto: NU Online/Ibnu Nawawi)
KH Zaimuddin Wijaya As’ad (berdiri) bersama pimpinan Unipdu dan Direktur RSUD Jombang. (Foto: NU Online/Ibnu Nawawi)
Jombang, NU Online
Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan, Jombang, Jawa Timur tengah merintis pembukaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Salah satu persyaratannya adalah memiliki lahan praktik berupa rumah sakit di daerah setempat yang berkategori minimal B.
 
“Karena Rumah Sakit Unipdu Medika yang kami miliki baru masuk kategori C, maka kami harus menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Jombang yang sudah berkategori B untuk dinobatkan sebagai rumah sakit pendidikan,” kata KH Zaimuddin Wijaya As’ad, Senin (2/9).
 
Menurut Ketua Yayasan Unipdu tersebut, Sabtu (31/8) lalu telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Unipdu dengan Direktur RSUD Jombang.
 
Ditanya media ini terkait pembukaan FKIK, Kiai Zu’em, sapaan akrabnya mengemukakan hal tersebut karena tingginya minat warga Jombang untuk memilih profesi sebagai dokter.

“Karena adanya minat masyarakat yang tinggi terhadap profesi dokter dan obsesi almarhum KH As'ad Umar yg sejak lama memimpikan ada fakultas kedokteran di Unipdu sehingga akan terlahir dokter-dokter yang berjiwa santri,” jelasnya.

Kesepakatan dengan RSUD Jombang juga harus dilakukan lantaran menyesuaikan dengan aturan yang berlaku.

“Ada ketentuan dari Kemenristek Dikti bahwa fakultas kedokteran harus memiliki lahan rumah sakit di daerah setempat minimal tipe B. Jika belum punya, boleh menjalin kerja sama dengan rumah sakit setempat, dan di Jombang hanya RSUD Jombang yang memenuhi syarat,” ungkapnya.

Dalam praktiknya nanti, RSUD Jombang akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa Unipdu untuk mempratikkan ilmunya di rumah sakit tersebut.

Terkait persiapan kampus, alumnus Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini telah menyediakan segalanya. “Unipdu sudah menyiapkan sumber daya manusia, sarana pendidikan, kurikulum kedokteran sesuai ketentuan. Sehingga bila diprosentase, persiapan kami sudah sampai 95 persen,” tandasnya.
 
Saat penandatanganan kerja sama tersebut, hadir Puji Umbaran selaku Direktur RSUD Jombang dan pimpinan Unipdu.
 
 
Pewarta: Ibnu Nawawi
Editor: Musthofa Asrori
 
BNI Mobile