IMG-LOGO
Daerah

Sambut Hari Santri, LTN NU Boyolali Gelar Diklat Jurnalistik 


Senin 9 September 2019 00:00 WIB
Bagikan:
Sambut Hari Santri, LTN NU Boyolali Gelar Diklat Jurnalistik 
LTNNU Boyolali gelar diklat jurnalistik
Boyolali, NU Online
Pengurus Cabang Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (PC LTNNU) Boyolali, Jawa Tengah  mulai menyiapkan tim jurnalis untuk peringatan Hari Santri tahun 2019. 
 
Persiapan yang dilakukan yakni dengan menggelar pelatihan jurnalistik pada Ahad (8/9) diikuti oleh 53 peserta ini bekerjasama dengan PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Boyolali. 
 
Beberapa materi yang disajikan dalam pelatihan, yakni pemaparan dunia jurnalistik secara umum, teknis penulisan berita, dan teknis wawancara. Semua materi disiapkan dalam rangka menyiapkan tenaga jurnalis handal.

Ketua PC LTNNU Boyolali, Gunawan kepada NU Online menjelaskan, semua peserta yang telah dilatih nanti akan diterjunkan ke lokasi-lokasi yang menggelar peringatan Hari Santri.
 
"Sebagai tindak lanjut dari pelatihan jurnalistik, seluruh peserta akan terjun mencari berita di acara Hari Santri di Boyolali," terangnya.
 
Dikatakan, selain menerjunkan tim jurnalistik, PC LTNNU Boyolali juga akan bekerjasama dengan Cyber Ansor Boyolali sebagai tim dokumentasi kegiatan Hari Santri 2019.
 
"Persiapan ini dilakukan lantaran ada beberapa rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Santri tahun ini," tandasnya.
 
Dijelaskan, peringatan Hari Santri 2019 di Boyolali akan berlangsung selama satu bulan penuh. Kegiatan pembuka akan dilaksanakan pada tanggal 22 September 2019 di NU Center Boyolali.
 
"Pembukaan ini sekaligus membuka Grebeg Shalawat yang akan dilaksanakan selama satu bulan penuh. Grebeg Shalawat ini juga akan memecahkan rekor muri dengan Boyolali Bershalawat 24 jam selama 30 hari penuh," jelasnya. 

"Ada 150 group hadrah yang akan memeriahkan kegiatan ini. Semua group hadrah berasal dari perwakilan tiap-tiap MWC NU di Boyolali," imbuhnya. 
 
Selain Grebeg Shalawat lanjutnya, pemecahan rekor muri juga dilakukan dengan Grebeg Soto Kampung NU. Nantinya, akan disajikan menu Soto Kampung selama 30 hari. Terkait hal ini, PCNU Boyolali telah berkoordinasi dengan pihak Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
 
"Ada kegiatan pendukung lainnya yang tak kalah meriah. Di antaranya adalah Donor Darah, Bazar UKM NU dan kreatifitas santri Nusantara, Seminar Santri Nusantara, Pengajian Akbar, dan ditutup dengan Kirab Budaya Santri Nusantara pada 22 Oktober 2019. 
 
Kontributor: Maghfur
Editor: Muiz
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG