IMG-LOGO
Daerah

Tahun Baru, LAZISNU dan Ansor di Sidoarjo Gelar Khitanan Massal


Senin 9 September 2019 09:00 WIB
Bagikan:
Tahun Baru, LAZISNU dan Ansor di Sidoarjo Gelar Khitanan Massal
Salah satu peserta khitanan massal bersama panitia. (Foto: NU Online/Mila)
Sidoarjo, NU Online
Sejumlah kalangan banyak menggelar kegiatan ritual saat memasuki bulan Muharram. Hal tersebut sebagai bukti bangga karena telah memasuki pergantian tahun. Dan cara berbeda dilakukan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor di kawasan Krembung, Sidoarjo, Jawa Timur dalam memeriahkan tahun baru Islam kali ini.
 
Mereka menggandeng NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dengan menggelar khitanan massal. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Gading, Krembung, Ahad (8/9).
 
Para peserta khitanan adalah puluhan anak utusan dari sejumlah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) yakni ada di kawasan setempat. Mereka adalah warga kurang mampu dan ada juga dari kalangan yatim. 
 
“Kegiatan diawali dengan arakan yang dimeriahkan oleh patrol Kedungsumur mengelilingi Desa Gading dan sekitarnya sebelum menuju balai desa,” kata Muafi selaku panitia.
 
Acara ini juga sebagai syiar kepada warga setempat yang kurang mengetahu kegiatan ini. Pada saat yang sama sekaligus menghibur peserta agar ceria sebelum dikhitan. 
 
Dirinya menuturkan bahwa setiap peserta yang dikhitan mendapatkan baju koko, kopiah, sarung dan uang saku.  “Semua kami berikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang memang kekurangan,” ungkapnya.
 
Sementara A Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan dapat terlaksana dengan baik lantaran banyaknya pihak yang peduli dan membantu. 
 
“Yaitu berkat kerja sama antar lembaga dan badan otonom NU di wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Krembung sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” katanya.
 
Sedangkan HM Burhanuddin Mulyono saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa acara ini merupakan agenda lanjutan LAZISNU dan Ansor berbagi.
 
Menurut Bendahara LAZISNU Krembung tersebut, kegiatan awalnya adalah dari kegiatan pengobatan gratis. Hal tersebut telah dilakukan sebelumnya dan berjalan sesuai harapan.
 
“Kala itu kami menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil dan pemberian santunan anak yatim dan diiringi buka bersama saat Ramadhan,” ungkapnya.
 
Sebagai bentuk kebersamaan antara keduanya dan meningkatkan kepedulian terhadap warga NU yang kurang mampu, maka digelarlah acara ini. Kebersamaan antara LAZISNU dan Ansor menemukan momentum dengan memeriahkan tahun baru Islam, 1441 H. 
 
 
Pewarta: Mila
Editor: Ibnu Nawawi
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG