IMG-LOGO
Jelang Muktamar Ke-34 NU

Ratusan Personel Keamanan Diterjunkan Amankan Pleno PBNU di Purwakarta

Kamis 19 September 2019 22:45 WIB
Bagikan:
Ratusan Personel Keamanan Diterjunkan Amankan Pleno PBNU di Purwakarta
Koordinasi personel keamanan Rapat Pleno PBNU di Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta, Kamis (19/9) malam.
Purwakarta, NU Online
Rapat Pleno PBNU 2019 yang diselenggarakan di Pesantren Al-Muhajirin 2  di Jalan Ipik Gandamanah No 33 Kampung Sukamulya, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat akan berlangsung pada 20 sampai 22 September 2019. Untuk lancarnya acara, panitia telah menyiapkan ratusan personel dari berbagai banom NU, seperti Pagar Nusa, Banser, dan CBP IPNU.

"Kami menyiapkan 130 panitia keamanan pusat dan 150 panitia dari keamanan lokal untuk mengamankan jalannya Rapat Pleno PBNU," kata Koordinator Keamanan Panitia Nadional Rapat Pleno PBNU M. Nabil Haroen kepada NU Online, Kamis (19/9).

Pria yang kerap disapa Gus Nabil ini mengemukakan bahwa ratusan personil itu dibagi menjadi dua Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pengamanan. Dua tupoksi itu terdiri atas panitia keamanan pusat yang bertanggung jawab untuk lancarnya seremonial pembukaan Rapat Pleno PBNU 2019, acara persidangan-persidangan lembaga dan banom PBNU, dan penutupan Rapat Pleno PBNU 2019.

"Tadi kita sudah melakukan rapat dipimpin oleh Dandim, dihadiri oleh Kaplresta Purwakarta langsung, Pak Wakil Bupati, dan Komandan Kompi Paspampres (untuk pengamanan Wakil Presiden Indonesia terpilih KH Ma'ruf Amun) dan unsur-unsur elemen terkait lainnya," kata pria yang kerap disapa Gus Nabil itu.

Sementara Tupoksi panitia keamanan lokal, sambungnya, mengkoordinasikan jalannya berbagai acara pendukung, seperti seminar, bazar, perparkiran, dan lomba. Person dibagi menjadi tujuh titik, dan masing-masing titik didukung gabungan dari personel pusat. Mereka dibagi menjadi tiga shift. Masing-masing shift ada 4 regu terdiri atas 40 personel.

"Shift dimulai dari jam 6 sampai jam 2 siang itu shift 1 itu 40 personel tenaga pusat, shift 2 itu 40 personel itu dari jam 2 sampe jam 10 malam, dan jam 10 malam sampai jam 6 pagi itu 40 personel," katanya.

Malam ini pihaknya mengadakan apel kesiapan dan dilanjutkan dengan istighotsah dengan harapan Rapat Pleno PBNU 2019 berjalan lancar.

"Kita berdoa agar segala sesuatu terakit dengan pelaksaan pleno ini, terutama tanggung jawab keamanaan sesuai dengan yang direncanakan," ucapnya.

Sebagai informasi, pembukaan Rapat Pleno PBNU berlangsung pada Jumat, 20 September 2019 seusai shalat Jumat. Pembukaan rencananya dihadiri Wapres terpilih KH Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barta Ridwan Kamil, dan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Fathoni Ahmad
Bagikan:

Baca Juga

Kamis 19 September 2019 23:50 WIB
60 Grup Hadrah Meriahkan Gelaran Rapat Pleno PBNU
60 Grup Hadrah Meriahkan Gelaran Rapat Pleno PBNU
Festival hadrah dalam rangkaian kegiatan Rapat Pleno PBNU di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: Abdurrouf)
Purwakarta, NU Online
Pondok Pesantren AL-Muhajirin 2 Purwakarta, Jawa Barat menyelenggarakan festival hadrah untuk memeriahkan kegiatan Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tahun 2019. Sebanyak 60 grup hadrah dari wilayah Jawa Barat dan Banten turut mengikuti festival lomba yang diikuti oleh kelompok pelajar berusia 16 tahun tersebut.

Ika Aditya, salah seorang personel grup hadrah dari Kecamatan Cikalong, Kabupaten Purwakarta mengungkapkan kebangaannya bisa mengikuti lomba hadrah untuk memeriahkan Rapat Pleno PBNU. Festival ini merupakan kegiatan pertama yang diikutinya.

“Senang bisa mengikuti festival ini. Penampilan para peserta bagus-bagus, tapi kami cukup yakin dengan penampilan kami meskipun agak sedikit pesimistis untuk menang,” ungkap Aditya kepada NU Online, Kamis (19/9) malam.

Pelajar sekolah menengah atas di Kecamatan Cikalong yang sudah menggeluti seni hadrah selama lima tahun ini menegaskan, salah satu kesenian dalam budaya Islam ini memberikan pelajaran berarti bagi generasi muda. Selain kekompakan, seni hadrah memberikan spirit dalam syiar Islam melalui kesenian.

“Saya menggemari seni hadrah karena juga bisa untuk syiar,” ucapnya.

Festival yang mengundang banyak perhatian masyarakat sekitar pesantren ini menyuguhkan ketertarikan tersendiri. Satu grup hadrah terdiri dari 10 personel. Mereka berlomba-lomba menyuguhkan penampilan terbaiknya di panggung.

Setiap grup hadrah yang tampil, para juri terlihat menikmatinya. Mereka menilai dari berbagai aspek di antaranya kostum, kekompakan, kualitas suara. Panitia menetapkan sebanyak 10 lagu yang bisa dipilih oleh masing-masing grup hadrah.

Festival ini berlangsung sejak Rabu-Jumat (18-20/9). Dibarengi dengan pembukaan Rapat Pleno Jumat besok, festival hadrah bakal menutup kegiatannya dengan mengumumkan grup-grup terbaik sebagai pemenang.

Festival hadrah merupakan salah satu agenda dalam rangkaian Rapat Pleno PBNU 2019 di Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta. Selain itu, banyak kegiatan produktif seperti pengembangan bisnis dan UMKM bagi para pegiatan ekonomi, bazar, expo, seminar, dan kegiatan lainnya.

Rapat Pleno juga dimanfaatkan PBNU untuk melakukan konsolidasi menjelang Muktamar ke-34 tahun 2020.

Sejumlah forum yang telah dilaksanakan pada Kamis (19/9) ialah mengenai penyiapan interpreneur milenial, tips menjadi industriawan, peningkatan kualitas produk UMKM, pengembangan usaha rintisan (startup), etika dakwah dan bersosialisasi melalui media sosial, serta peluang dan tantangan dakwah di era digital 4.0.

Pembukaan Rapat Pleno PBNU berlangsung pada Jumat, 20 September 2019 seusai shalat Jumat. Pembukaan rencananya dihadiri Wapres terpilih KH Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barta Ridwan Kamil, dan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Pewarta: Fathoni Ahmad
Editor: Kendi Setiawan
Kamis 19 September 2019 19:1 WIB
Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta Siap Gelar Rapat Pleno PBNU Besok
Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta Siap Gelar Rapat Pleno PBNU Besok
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta KH Abun Bunyamin (kiri) dan Ketua Panitia Rapat Pleno PBNU 2019 KH Abdul Manan Ghani (kanan). (Foto: NU Online/Husni Sahal)
Purwakarta, NU Online
Pengasuh Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Jawa Barat KH Abun Bunyamin menyatakan bahwa pesantren yang diasuhnya siap menjadi tempat Rapat Pleno PBNU. Rapat Pleno PBNU dibuka Jumat (20/9) besok. 

"Insyaallah kita sudah mempersiapkan dengan matang," kata Kiai Abun Bunyamin di Pesantren Al-Muhajirin 2 Jalan Ipik Gandamanah No 33 Kampung Sukamaulya, Desa Ciseureuh, Kecamataan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (19/9).

Kiai Abun menjelaskan, berbagai sarana telah disiapkan untuk menyambut peserta Rapat Pleno, seperti listrik, air, dan tempat penginapan. 

"Kami sudah mengadakan kerja sama dengan PLN supaya semua itu diantisipasi agar tidak terjadi pemadaman, kalau pun terjadi pemadaman PLN sudah bertanggung jawab dan tidak akan mengganggu acara dan sudah disiapkan ganset besar. Intinya kalau nanti listrik mati sudah ada yang meng-handle-nya, termasuk air juga (kami sudah) kerja sama dengan PDAM, tempat-tempat darurat, dan ada pemadam kebakaran juga," ucapnya.

Untuk menyukseskan acara ini, ia mengaku telah mengerahkan para guru dan santri di pesantrennya untuk terlibat dalam kegiatan ini. Mereka dibagi tugas, dari mulai menerima tamu, mengurusi konsumsi, hingga penginapan peserta.

"Kami telah mengimbau kepada semua guru yang jumlahnya kurang lebih 600 untuk terlibat di dalam kegiatan ini.

Demikian juga santri karena tanpa mereka, saya kira tidak akan meriah kegiatan ini, dan sekaligus menjadi pembelajaran (kepada para santri) di dalam bermasyarakat," ucapnya.

Sementara Ketua Panitia Rapat Pleno PBNU KH Abdul Manan Ghani mengatakan, kegiatan ini akan dihadiri semua pengurus PBNU, baik mustasyar, rais syuriyah, a'wan, dan tanfidziyah. Juga akan diikuti oleh pengurus dari banom dan lembaga di PBNU.

"Pleno PBNU akan membahas berbagai persoalan tata tertib, laporan kinerja banom dan lembaga PBNU, kemudian evaluasi dari pengurus PBNU yang diharapkan sesudah evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya sampai muktamar yang akan datang," kata Kiai Manan.

Menurutnya, pada pembukaan Rapat Pleno PBNU akan dihadiri Wakil Presiden Indonesia terpilih KH Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Purwarkata Anne Ratna Mustika.

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Fathoni Ahmad
Rabu 27 Februari 2019 15:23 WIB
Presiden Jokowi: Terima Kasih NU
Presiden Jokowi: Terima Kasih NU
Banjar, NU Online
Menabuh alat musik tradisional angklung, Presiden RI Joko Widodo secara resmi membuka perhelatan Munas Alim Ulama dan Konbes NU, Rabu (27/2) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Di awal sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Nahdlatul Ulama karena perannya untuk agama, masyarakat, bangsa, dan Negara. NU menurutnya tidak hanya berjuang untuk bangsa dan Negara, tetapi juga telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga dan merawat Negara.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, karena NU sebagai jam’iyah terbesar di Indonesia bahkan di dunia sudah memberikan kontribusi besar dalam menjaga dan merawat Indonesia,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan Munas dan Konbes NU 2019, Rabu (27/2).

Jokowi menegaskan, NU selalu berada di garis terdepan, baik saat berjuang dalam kemerdekaan Indonesia, maupun menjaga Negara dari kelompok-kelompok yang ingin mengubah dasar Negara.

“NU juga terdepan dalam menjaga bangsa dan Negara. Pancasila sebagai konsensus bersama bangsa Indonesia penting selalu dijaga,” ucapnya.

Ia menyambut gembira perhelatan Munas dan Konbes NU serta mengapresiasi tema yang diangkat, yaitu Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat.

“Tema ini sangat penting untuk menegaskan komitmen yang kuat demi kedaulatan bangsa tercinta,” tegas Jokowi.

Acara pembukaan Munas dan Konbes ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional di antaranya Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, serta kiai dan ulama dari berbagai daerah. Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Jawa Timur. Hadir juga sejumlah menteri kabinet kerja dan ulama internasional, Taufiq Ramadhan Al-Buthi Suriah dan Syekh Musthafa Zahran dari Mesir. (Fathoni)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG