IMG-LOGO
Trending Now:
Jelang Muktamar Ke-34 NU

Tuan Rumah Berterima Kasih atas Kepercayaan Panitia Pleno PBNU 2019


Ahad 22 September 2019 02:20 WIB
Bagikan:
Tuan Rumah Berterima Kasih atas Kepercayaan Panitia Pleno PBNU 2019
Foto: NU Online/Nurdin
Purwakarta, NU Online
Pengasuh Pesantren Al-Muhajirin II Purwakarta, Jawa Barat, KH Abun Bunyamin menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan panitia Rapat Pleno PBNU 2019 karena telah memilih pesantrennya sebagai lokasi rapat pleno. Kiai Abun juga menyampaikan permohonan maaf jika pihaknya tidak memuaskan dalam melayani peserta Rapat Pleno PBNU 2019.

“Selaku sahibul bait, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Rais ‘Aam, Ketua Umum PBNU,  dan panitia yang telah memercayakan tempat rapat pleno 2019 kepada kami,” kata Kiai Abun saat penutupan Rapat Pleno di Pesantren Al-Muhajirin 2, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (22/9) malam.

Kiai Abun, yang juga mendapat amanah sebagai a’wan PBNU 2015-2020 ini, menambahkan bahwa ulama sebagaimana disabdakan Nabi Muhammad merupakan pewaris para nabi. Dengan demikian, ia berharap, seusai menjadi tempat acara yang berisi para ulama tersebut pesantrennya menjadi mulia.

“Buat saya, ulama itu adalah warasatul anbiya, orang yang paling dihormati dan dimuliakan, kemudian menginjakkan tanah di Pesantren Al-Muhajirin, maka insya allah tanah ini akan terbawa mulia,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Rapat Pleno PBNU 2019 KH Abdul Manan Ghani menyampaikan terima kasihnya kepada pihak pesantren karena telah berkenan secara ikhlas menjadi tuan rumah.

Kiai Manan berharap, segala keputusan yang dihasilkan dari Rapat Pleno PBNU 2019 ini dapat dilaksanakan dengan baik supaya manfaatnya dapat dirasakan.

“Semoga semuannya bermanfaat dan bisa diamalkan dengan sebaik-baiknya,” kata Kiai Manan.

Dengan mengutip pernyataan Imam Ghazali, ia berpesan bahwa semua manusia akan rusak, kecuali orang-orang yang mempunyai rencana kerja. Orang-orang yang memiliki rencana kerja pun disebutnya akan binasa, kecuali jika dikerjakan. Tidak berhenti di situ, sambungnya, orang-orang yang mengerjakan pun pekerjaannya akan sia-sia, kecuali dilakukan dengan ikhlas.

“Untuk itu, tiga hal itu kita laksanakan dengan sebaik-baiknya Hasil Pleno 2019 menuju Muktamar Ke-34 NU,” ucapnya.
 

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Alhafiz Kurniawan
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG