Pergunu Bali Kirim Penerima Beasiswa di Pesantren Mojokerto

Pergunu Bali Kirim Penerima Beasiswa di Pesantren Mojokerto
Kader NU Bali penerima beasiswa (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Kader NU Bali penerima beasiswa (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Denpasar, NU Online 
Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Bali tak henti-hentinya berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kader-kader NU di daerah tersebut. Salah satunya adalah mencarikan beasiswa bagi mereka yang berprestasi. 
 
Untuk tahun ini, PW Pergunu Bali mengirimkan 9 kader NU ke Mojokerto, Jawa Timur untuk mengambil program S1 dan S2 di perguruan tinggi milik Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IPKHAC) yang berlokasi di Pacet, Mojokerto. Mereka selain kuliah juga mondok di  Pesantren Ammanatul Ummah yang diasuh KH Asep Saifuddin Chalim.
 
Keberangkatan ke-9 kader terbaik NU Bali tersebut dilepas oleh Korwil IV Pimpinan Pusat Pergunu, H Lewa Karma di gedung Baznas Buleleng, Bali, Senin (23/9). Mereka didampingi KH Maksum Amin.
 
Menurut H Lewa, pengiriman ke-9 kader NU tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas calon guru-guru NU. Dikatakan, pemberian beasiswa oleh IPKHAC bagi kader NU Bali sudah berjalan sejak tahun 2016. Total penerima beasiswa IPKHAC hingga saat ini mencapai 26 orang. Mereka berasal dari Karangasem, Denpasar, Buleleng, Klungkung, Jembrana, dan Badung.
 
“Untuk menjadi penerima beasiswa, kami adakan seleksi terlebih dahulu. Selain mereka harus mempunyai kecakapan, terpenting juga komtimen ke-NU-anya jelas,” ucapnya kepada NU Online melalui aplikasi WhatsAap, Kamis (26/9).
 
H Lewa menambahkan, pemberian beasiswa tersebut merupakan terobosan yang dilakukan PW Pergunu Bali. Sebab, NU Bali memang masih belum sekokoh NU di Jawa sehingga sangat membutuhkan dukungan SDM yang memadai. Para penerima beasiswa itu kelak  jika telah selesai menempuh pendidikan diharapkan dapat kembali ke daerah asalnya untuk mengabdi di NU. 
 
“Mengabdi sebagai guru, dosen, atau profesi lainnya. Yang penting tetap di lingkungan NU,” lanjut Kepala Madrasah di Minda Buleleng tersebut.
 
Sekadar diketahui, beasiswa IPKHAC yang dipimpin oleh KH Asep Saifuddin Chalim itu tidak hanya memberikan beasiswa untuk menempuh pendidikan di dalam negeri saja, tapi jua di luar negeri.  
 
Selaku Ketua Umum Pergunu, ia sudah mengirimkan penerima beasiswa untuk belajar di lebih dari 12 negara, di antaranya adalah  Malaysia, Brunei, Thailand, Philipina, Afganistan, dan negara-negara Timur Tengah.
 
Pewarta: Aryudi AR 
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile