Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Pemberitaan Potensi Pesantren dan Kampus Hendaknya Kian Diperkuat

Pemberitaan Potensi Pesantren dan Kampus Hendaknya Kian Diperkuat
Ayunda Rahmah menerima cinderamata dari pimpinan Universitas Yudharta. (Foto: NU Online)
Ayunda Rahmah menerima cinderamata dari pimpinan Universitas Yudharta. (Foto: NU Online)
Pasuruan, NU Online
Banyak peristiwa dan kegiatan yang layak disampaikan kepada khalayak. Apalagi di lingkungan pesantren dan kampus. Belum lagi insan berprestasi yang memang sangat bermanfaat bila disampaikan kepada warga agar bisa menjadi inspirasi. Hal yang dibutuhkan saat ini adalah kepekaan atas segala potensi yang ada tersebut.

Penegasan ini disampaikan Syaifullah Ibnu Nawawi saat mengisi kegiatan Madrasah Jurnalistik, Kamis (26/9).
 
"Bila para santri memiliki kepekaan terhadap hal tersebut, tentu akan bisa ditulis untuk diberitakan maupun disampaikan isi dari kajian yang selalu dilaksanakan setiap hari," katanya di hadapan puluhan peserta pada acara diselenggarakan oleh Universitas Yudharta dan melibatkan mahasiswa dan santri Pesantren Darut Taqwa, Sengonagung, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur.

Menurut Kepala Biro NU Online Jawa Timur tersebut, pesantren kaya dengan kajian keagamaan. Dari kitab kuning, acara bahtsul masail, muhadharah, dan sejenisnya. 

Kondisi yang sama juga dapat dilihat dari kegiatan kampus. "Profil rektor dan pimpinan yang lain, hingga mahasiswa berprestasi juga sangat layak untuk disampaikan kepada khalayak," ungkap pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur itu.

Karena itu, kata Syaifullah, yang sangat mendesak dilakukan kalangan kampus dan pesantren adalah mulai membuat daftar rencana liputan untuk keperluan tersebut. "Kalau ini dilakukan serius, maka tidak akan kekurangan bahasan bahan tulisan," sergahnya.

Narasumber lain pada kegiatan yang berlangsung di Gedung NKRI Lantai 2 Universitas Yudharta adalah ini adalah Tsanin Azuhairy. Dia menjelaskan tentang cara membuat tulisan esai, artikel populer dan siaran pers. 
 
Sedangkan Ayunda Rahmah pada sesi terakhir memberikan bekal kepada peserta terkait manajemen redaksional saat mengelola media cetak maupun dalam jaringan (daring) atau online.
 
Miftahul Huda dari Universitas Yudharta mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur yang telah menggelar Madrasah Jurnalistik tersebut.
 
Acara dilaksanakan di sela-sela International Workshop and Training on Islam Nusantara Researh Methodology yang berlangsung sejak Rabu hingga Jumat, 25-27 September 2019.
 
Kontributor: Abdul Khafid Auladi 
Editor: Kendi Setiawan
BNI Mobile