Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Konfercab Ansor Kencong, Jember Lahirkan Caretaker

Konfercab Ansor Kencong, Jember Lahirkan Caretaker
Konferensi Cabang GP Ansor Kencong, Jember. (Foto: NU Online/panitia)
Konferensi Cabang GP Ansor Kencong, Jember. (Foto: NU Online/panitia)
Jember, NU Online 
Konferensi Cabang (Konfercab) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang digelar di Pondok Pesantren Darul Karomah, Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger gagal menghasilkan ketua baru. Pasalnya, tidak ada satupun calon ketua yang memenuhi persyaratan.
 
Menurut Sekretaris Panitia Konfercab, Abdullah Mukhlas, di antara syarat calon ketua harus pernah mengikuti jenjang PKL (Pendidikan Kader Lanjutan).
 
Dalam proses pendaftaran, tidak ada satupun yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua Ansor lantaran tidak memenuhi syarat jenjang kaderisasi tersebut (PKL).
 
“Ketua Ansor lama (Muhammad Yasin Yusuf Ghazali, red) adalah satu-satunya kader yang  memenuhi syarat kaderisasi, namun ia terhalang oleh syarat akreditasi sehingga tidak bisa mencalonkan lagi,” katanya kepada NU Online, Ahad (29/9).
 
Mukhlas menegaskan bahwa selama ini Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong di bawah nakhoda Yasin sudah  tiga kali melaksanakan akreditasi dengan nilai A. Namun dalam akreditasi terakhir malah mendapat nilai B. Maka asumsinya adalah terjadi penururan standar kualitas di tubuh Ansor Kencong, yaitu dari A ke B.
 
“Itulah yang membuat incumbent atau petahana tidak bisa maju lagi di pencalonan saat ini,” jelasnya.
 
Ia menegaskan, sesuai dengan Peraturan Dasar/Aturan Rumah  Tangga (PD/ART) Ansor, pasal 6 bahwa ketua pimpinan wilayah, ketua pimpinan cabang dan seterusnya ke bawah yang sedang dalam masa khidmah pertama dapat diusulkan kembali menjadi ketua apabila kepengurusan yang dipimpinnya mendapatkan penilaian akreditasi A.
 
"Jadi, syarat akreditasi A hanya berlaku untuk ketua yang mencalonkan lagi atau petahana," ungkapnya.
 
Oleh karena Konfercab tidak menghasilkan ketua baru, maka sesuai dengan PD/ART Ansor, kepemimpinan  GP Ansor Kencong diambil alih oleh caretaker yang ditunjuk oleh Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor. Dia adalah Abdur Rohim, Pimpinan Pusat Ansor sekaligus mantan Ketua  PC GP Ansor Kencong sebelum Yasin.
 
"Caretaker berlangsung hingga dilaksanakannya Konfercab lagi. Atau saat sudah ada kader-kader Ansor yang sudah memenuhi syarat (PKL) sebagai calon yang sah," jelasnya.
 
Sementara itu, Abdur Rohim menegaskan kesiapannya untuk memimpin Ansor Kencong hingga muncul kader-kader terbaik yang akan menggantikan dirinya. Ia mengaku yakin di masa-masa mendatang akan bermunculan kader terbaik Ansor.
 
"Ini hanya persoalan waktu," katanya.
 
Walaupun tidak menghasilkan kepemimpinan yang definitif, tidak berarti Konfercab gagal. Sebab agenda Konfercab cukup banyak, misalnya bahasan tentang program, evaluasi dan sebagainya.
 
"Pemilihan ketua hanya salah satu agenda," pungkasnya.
 
 
Pewarta: Aryudi AR
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile