Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Meriahnya Gebyar Shalawat di Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto 

Meriahnya Gebyar Shalawat di Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto 
Salah satu penampilan grup shalawat al-banjari di rumah dinas Wali Kota Mojokerto, Jatim. (Foto: NU Online/Syaiful Alfuat)
Salah satu penampilan grup shalawat al-banjari di rumah dinas Wali Kota Mojokerto, Jatim. (Foto: NU Online/Syaiful Alfuat)
Mojokerto, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Mojokerto, Jawa Timur menggelar Majelis Gebyar Shalawat Banjari. Istimewanya, kegiatan berlangsung di rumah dinas Wali Kota Mojokerto sekaligus menyemarakkan tahun baru Islam 1441H.
 
“Latar belakang diadakannya gebyar shalawat banjari ini karena maraknya kejadian rusuh yang menimpa negeri ini, demontrasi yang tidak kondusif antara pelajar dengan aparat yang menimbulkan keresahan,” kata Zainul Arifin, Ahad (29/9). 
 
Dalam pandangan Ketua PC IPNU Kota Mojokerto tersebut, shalawatan menjadi bagian dari upaya agar pelajar memiliki kegiatan postif.
 
“Maka sebagai pelajar NU yang terhimpun dalam organisasi IPNU dan IPPNU berharap mampu untuk menyumbang kegiatan yang positif terkait hal-hal tersebut,” ungkapnya.
 
Menurutnya, IPNU dan IPPNU perlu mengambil peran dalam pemerintahan, khususnya di wilayah Kota Mojokerto untuk kalangan pelajar dan pemuda. 
 
“Kami juga berharap agar kegiatan shalawat ini bisa membudidaya di kalangan pelajar dan masyarakat Kota Mojokerto,” katanya.
 
Dirinya mengaprersiasi karena Pemerintah Kota Mojokerto mendukug penuh atas terlaksananya kegaiatan gebyar shalawat banjari se-Kota Mojokerto tersebut. Dari mulai peralatan, perlengkapan, suguhan hingga tempat diberikan oleh dinas kota setempat. 
 
“Peran pemerintah sangat pengaruh dalam mencerdaskan dan memberikan sumbangsih yang nyata untuk IPNU IPPNU Kota Mojokerto,” ungkap Zainul.
 
Gebyar Shalawat Banjari ini mengundang 20 grup banjari se-Kota dan kabupaten Mojokerto. Peserta dengan penampilan terbaik mendapat satu set alat terbang. 
 
Pada acara ini datang pula bintang tamu Ustadz Ali Makhrus dari Surabaya, yakni mantan vocal utama dari grup shalawat Sauqul Habib. Hadirnya Ustadz Muhammad sebagai penari sufi menambah kemeriahan dalam acara. 
 
Pemerintah Kota Mojokerto menyambut baik diadakanya gebyar shalawat ini. Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat, Choirul Anwar berharap IPNU dan IPPNU mampu mendorong kalangan pelajar dan pemuda untuk sering bershalawat bersama agar kedamaian negeri ini dapat dicapai. 
 
“Kami juga mengapresiasi kegiatan ini dan juga akan siap untuk memfasilitasi program-program IPNU IPPNU Kota Mojokerto mendatang,” tegasnya.
 
Kegiatan dihadiri berbagai badan otonom NU, seperti Gerakan Pemuda Ansor, Muslimat NU, Fatayat NU, dewan alumni IPNU IPPNU, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, juga dari Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana.
 
 
Pewarta: Syaiful Alfuat
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile