IMG-LOGO
Nasional

Pusdiklat LP Ma’arif NU Harus Jadi Pengembangan Kualitas Pendidikan


Jumat 4 Oktober 2019 01:00 WIB
Bagikan:
Pusdiklat LP Ma’arif NU Harus Jadi Pengembangan Kualitas Pendidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Faisal Sahrul (Foto: NU Online/Abdul Rahman Ahdori)
Jakarta, NU Online
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI berharap Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Lembaga Ma'arif NU menjadi kekuatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal itu karena sarana prasarana yang dimiliki sangat mumpuni, sehingga bisa lebih leluasa menyelenggarakan pendidikan bagi seorang guru terutama guru yang dinaungi LP Ma’arif NU.

Pernyataan itu disampaikan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Faisal Sahrul saat menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pusdiklat LP Ma’arif NU di Grogol, Jakarta Barat, Kamis (3/10) sore.

Ia mengapresiasi langkah LP Ma’arif NU yang berkomitmen tinggi memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Menurutnya, pusdiklat juga memiliki banyak manfaat untuk kelangsungan pendidikan formal dan nonformal.

"Kemendikbud sangat berbahagia untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan pusdiklat ini dengan harapan bahwa pusdiklat dapat berfungsi atau bermanfaat sebagai tempat untuk menimba ilmu untuk anak-anak kita," katanya.

Ia menuturkan, selain dapat berkontibusi untuk pendidikan anak bangsa, pusdiklat harus menjadi wadah mempersiapkan diri regenerasi kepemimpinan nasional. Paling, penting, kata dia, kehadiran pusdiklat harus benar-benar manfaat.

"Termasuk mungkin untuk mempersiapkan pimpinan nasional, khususnya di Indonesia secara keseluruhan. Sekali lagi kami atas nama Kemendikbud yang sangat bangga untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pusdiklat ini dengan harapan tadi bahwa mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kader-kader dan para pimpinan bangsa dan negara ke depan," tuturnya.

Sementara itu Ketua Pembangunan Pusdiklat LP Ma’arif NU Saidah Sakwan menuturkan pembangunan pusdiklat bertujuan untuk pengembangan Islam rahmatan lil alamin yang digaungkan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, pusdiklat tersebut menjadi pusat pengembangan Islam Ahlusunah wal Jamaah.

"Mengembangkan Islam moderat, kita tahu bahwa moderasi Islam  menjadi visi dari Islam Ahlussunnah wal Jamaah di kalangan pendidikan," ujarnya.

Ia menargetkan tahun akhir tahun 2019 bebarapa bangunan sudah berdiri. Jika pembangunan sudah selesai, pusdiklat akan menjadi lembaga percontohan di kalangan Nahdlatul Ulama dalam mengembangkan kegiatan keislaman.

Kontributor: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Abdullah Alawi
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG