Kemampuan Sastra Santri Tak Kalah dari Pelajar dan Mahasiswa

Kemampuan Sastra Santri Tak Kalah dari Pelajar dan Mahasiswa
Muhammad Lefand saat unjuk kemampuan, menyumbang pembacaan puisi di sela-sela menjadi juri (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Muhammad Lefand saat unjuk kemampuan, menyumbang pembacaan puisi di sela-sela menjadi juri (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Jember, NU Online 
Kemampuan sastra santri sebenarnya  tidak kalah dengan para pelajar sekolah atau mahasiswa sekalipun. Sebab kenyataannya tidak sedikit santri yang meraih prestasi di bidang sastra.
 
Demikian diungkapkan Wakil Ketua Pengurus Cabang Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Jember, Jawa Timur Muhammad Lefand kepada NU Online di sela-sela Lomba Cipta Puisi Siawa SMA/SMK Se-Kabupaten Jember di aula LP3M Universtias Jember, Sabtu (6/10). 
 
Menurut Lefand yang juga menjadi juri lomba tersebut, dari sisi kemampuan, para santri banyak yang berbakat menulis karya sastra. Namun karena  kurangnya akses ke media publik,  mereka tidak tampak di permukaan, tenggelam oleh hingar-bingar persoalan politik dan sosial.
 
“Masalahnya kan akses saja. Saya yakin santri juga punya bakat di bidang sastra. Bukti konkretnya, yang menjadi juara satu dalam  lomba ini adalah santri, tepatnya santri Pesantren Nurul Ali Desa Sumberbulus,  Ledokombo,”  ucapnya.
 
Lefand menambahkan, tradisi sastra di pesantren sebenarnya cukup hidup. Banyak karya sastra yang masih tetap lestari dibaca secara rutin di pesantren, misalnya barzanji. Sesungguhnya, Barzanji merupakan karya sastra yang  cukup mumpuni, dan itu lazim dikumandangkan di pesantren.
 
“Barzanji, coba terjamahannya, memilki nilai sastra yang tinggi,” jelasnya.
 
Namun secara umum, kiprah santri dalam dunia sastra sangat besar sekali dan membanggakan. Sejumlah nama besar di bidang sastra cukup banyak yang berlatar belakang santri. Misalnya KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Si Celurit Emas, D  Zawawi Imron (Madura) , Candra Malik, Agus Sunyoto, dan sebagainya.
 
“Mereka adalah sastrawan-sastrawan hebat yang kita miliki,” terangnya.
 
Lomba Cipta Puisi Siswa SMA/SMK Se-Kabupaten Jember tersebut diselenggarakan oleh LP3M (Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu) Universitas Jember. 
 
Juara 1 diraih oleh Assaimah asal Madrasah Aliyah  Nurul Ali Ledokombo, disusul juara 2 dan 3 adalah Arya Reyhanggi Wardhana (SMKN 3 Jember) dan Cahyaning Carindra Ayu (SMAN 1 Jember). Sedangkan juara harapan 1 dan 2 diraih oleh Sofiana Adwitya Ramadhani (SMA Nuris) dan Elviana Virgiana (SMA Negeri Ambulu).
 
Pewarta: Aryudi AR 
Editor: Muhammad Faizin
BNI Mobile