IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional

Serangan terhadap Wiranto, PBNU: Yang Diserang Keamanan Masyarakat

Kamis 10 Oktober 2019 15:45 WIB
Bagikan:
Serangan terhadap Wiranto, PBNU: Yang Diserang Keamanan Masyarakat
Foto: Dok. Polres Pandeglang
Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menilai, penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Wiranto, adalah perbuatan yang tidak beradab. Menurutnya, penyerangan tersebut tidak bisa dibenarkan, apapun motif dan alasannya.

“Toh semua tahu, Pak Wiranto selaku Menkopolhukam RI merupakan pengemban amanah di bidang keamanan negara. Sehingga yang diserang adalah simbol negara. Itu artinya, yang diserang hakikatnya adalah keamanan negara, keamanan masyarakat,” tegas, Robikin dalam rilis yang diterima NU Online, Kamis (10/10).

Dia menegaskan, segala macam tindakan kekerasan bukan lah merupakan ajaran agama. Oleh karena itu, ia meminta agar kekerasan tidak dikaitkan dengan agama, apalagi mengaitkannya dengan Islam. 

“Jangan ada yang mengaitkan dengan Islam. Karena Islam adalah agama damai, rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil alamin),” jelasnya.

Robikin menjelaskan, Islam mengutuk segala bentuk kekerasan. Bahkan tidak ada satu pun agama di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam mencapai tujuan. Atas dasar itulah, dia mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk mengusut cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut. 

“Mari kita mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini. Hati-hati mencari referensi, mengambil guru. Jangan berguru pada media sosial dan kelompok eksklusif. Cari lembaga pendidikan yang sudah terbukti mengajarkan nilai-nilai agama yang moderat dan toleran. Di sana banyak ulama dan kiai. Jangan memilih guru hanya dengan melihat berapa banyak follower akun media sosialnya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Wiranto ditusuk seorang pria berinisial SA dengan pisau pada hari ini, Kamis (10/10), sekitar pukul 11.50 WIB di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Wiranto dilaporkan terluka di bagian perut. Selain itu, serangan itu juga melukai Kapolsek Menes Kompol Dariyanto. Wiranto kini masih dirawat. 

Kejadian bermula ketika Wiranto tiba di Alun-Alun Menes dan hendak menyalami masyarakat yang sedang berkumpul untuk menemuinya. Namun tiba-tiba, pria berinisial SA menusuk Wiranto dari arah belakang hingga membuatnya tersungkur.
 

Pewarta: Muchlishon Ahmad
Editor: Alhafiz Kurniawan
Bagikan:

Baca Juga

Kamis 10 Oktober 2019 23:52 WIB
Mohon Doa ke PBNU, Santri Malang Akan Keliling Afrika dengan Sepeda
Mohon Doa ke PBNU, Santri Malang Akan Keliling Afrika dengan Sepeda
Hakam Mabruri diapit Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini dan Ketua PBNU Robikin Emhas (Foto: NU Online/Abdullah Alawi)
Jakarta, NU Online
Lulusan Pondok Pesantren An-Nur II Malang, Jawa Timur, atas nama Hakam Mabruri akan berkeliling benua Afrika dengan bersepeda. Perjalanan akan memasuki 14 negara dan diperkirakan akan menempuh waktu selaa setahun. 

Sebagai seorang lulusan pondok pesantren, Hakam meminta restu kepada orang tuanya, istrinya dan para gurunya. Juga kepada para kiai di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Kamis (10/10) Hakam menemui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, di ruangannya, lantai 3 Gedung PBNU, Jakarta. 

Mendengar niatnya, Kiai Said menggelengkan kepala dan berdecak kagum. Kemudian ia bersam para kiai yang kebetulan berada di ruangannya mendoakan Hakam Mabruri agar selamat saat berangkat, selama perjalanan, hingga kembali ke kampung halamannya di Bululawang. 

“Saya mendoakan santri Malang, Hakam Mabruri agar Allah melindunginya dari bahaya apa pun,” katanya. 

Menurut Kiai Said, perjalanan seperti Hakam memang pernah dilakukan oleh ulama-ulama terdahulu seperti Ibnu Batutah sembari menyebarkan agama Islam. Ia bersyukur ternyata saatada seorang lulusan pondok pesantren yang melakukannya. 

“Jangan lupa mencatat apa yang dilihat dan ditemui selama perjalan,” pesannya. 

Perjalanan ini bukan yang pertama kali dilakukan Hakam Mabruri. Pada tahun 2017 ia melakukan hal serupa, bersepeda hingga Arab Saudi. Bahkan waktu itu, ia tidak sendirian, melainkan bersama istri tercintanya, Rofingatul Islamiyah. 

Hakam yang merupakan anggota Gerakan Pemuda Ansor Malang ini bersama istrinya menempuh perjalanan selama 14 bulan. Memang dari satu negara ke negara lain ada yang menggunakan pesawat terbang seperti dari Thailand ke India dan dari India ke Yordania. Hal itu karena masalah perizinan di negara tersebut seperti terjadi ketika akan memasuki Pakistan, Palestina dan Israel. 

Misi perjalanan Hakam kali ini sama dengan perjalanan sebelumnya, yaitu memperkenalkan Islam Indonesia ke penduduk Afrika. Kalimat yang akan dia sampaikan adalah bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin dan cinta perdamaian. 

Pewarta: Abdullah Alawi
Editor:Alhafiz Kurniawan    
 
Kamis 10 Oktober 2019 23:29 WIB
Lakpesdam PBNU Akan Susun Peta Jalan UMKM Nahdliyin ke Dunia Digital 
Lakpesdam PBNU Akan Susun Peta Jalan UMKM Nahdliyin ke Dunia Digital 
FGD UMKM digital di Gedung PBNU yang digelar Lakpesdam. (Foto: NU Online/Abdullah Alawi
Jakarta, NU Online 
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) akan menindaklanjuti Focus Group Discussion bertema di Gedung PBNU terkait mendorong Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) ke dunia digital yang dilaksanakan di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (8/10) lalu.  

“Sebagai lembaga riset PBNU, Lakpesdam akan menyusun dokumen peta jalan ruang tumbuh Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Riset tersebut adalah peta kondisi saat ini dan rekomendasi untuk perbaikan di masa yang akan datang,” uangkap panitia FGD, Ahmad Maulani di Jakarta, Kamis (10/10). 

Kedua, tambah Maulani, PBNU melalui Lakpesdam akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi (high level meeting )dengan stakeholders kunci dalam bidang tersebut.

“Stakeholders kuncinya adalah Kemenkop UKM, Kominfo, dan Kantor Staf Kepresidenan (KSP),” ungkapnya. 

Ketiga, PBNU melalui Lakpesdam akan melakukan konsolidasi internal NU dengan lembaga dan badan otonom (banom) untuk menyiapkan roadmaps pengembangan digital ekonomi berbasis pesantren, masjid dan forum-forum kewargaan NU.

“Poin ketiga iniu juga akan diusulkan menjadi salah satu pembahasan kunci dalam muktamar NU ke 34 untuk menyiapkan 100 tahun NU,” katanya. 

FGD bertema Infrastruktur Kebijakan dalam Meningkatkan Kontribusi Ekonomi UKM melalui Pemanfaatan Ekonomi Digital dibuka Wakil Ketua Umum PBNU KH Mochammad Maksum Mahfoedz dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari pelaku, pengamat, dan pengambil kebijakan ekonomi digital.

Pihak-pihak yang hadir pada kesempatan tersebut adalah perwakilan dari Kementerian komunikasi dan informatika, Dirjen Aplikasi Informatika /APTIKA, Kementerian Keuangan, Kementerian perindustrian, dari Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah, Bank Indonesia, Kementerian Koordinator bidang perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Otoritas Jasa Keuangan RI, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). 

Selain mereka, hadir pula perwakilan dari idEA (Indonesian E-Commerce Association), Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicrat Indonesia (ASEPHI), The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Kamar dagang dan Industri (KADIN), Asosiasi Penyelenggara inovasi keuangan digital Indonesia/AFTECH, Gojek, Bukalapak, Tokopedia,  Sekretariat Kabinet, Bank Dunia, Badan Ekonomi Kreatif, Sampoerna Retail Community, dan lain-lain. 
 
Pewarta: Abdullah Alawi
Editor: Fathoni Ahmad
 
Kamis 10 Oktober 2019 22:45 WIB
ADVERTORIAL
Hadir di Masyarakat, Telkom Renovasi Sekolah hingga Beri Sambungan Elektrifikasi
Hadir di Masyarakat, Telkom Renovasi Sekolah hingga Beri Sambungan Elektrifikasi
Menteri BUMN RI Rini M Soemarno (kiri) didampingi Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kedua dari kiri) tengah berinteraksi dengan siswa SMP Satu Atap Pulau Messah, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, NTT yang sedang memanfaatkan Pustaka Digital sebagai sarana akses bacaan yang disediakan Telkom sebagai komitmen peran aktif mencerdaskan bangsa.
Jakarta, NU Online
Dalam rangka mewujudkan komitmen kehadiran nyata Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di tengah-tengah masyarakat Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan bantuan untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang diberikan berupa perbaikan sarana sekolah dan penyediaan Broadband Learning Center (BLC) di SMP Negeri Satu Atap Pulau Messah, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat serta bantuan sambungan sarana elektrifikasi untuk 400 Kepala Keluarga (KK) di NTT.

Menteri BUMN RI Rini M Soemarno didampingi Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah berkesempatan melakukan peninjauan ke SMP Negeri Satu Atap Pulau Messah serta berkunjung dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat sambungan elektrifikasi pada Ahad (6/10). Pada kesempatan itu, Rini berpesan agar para siswa lebih giat belajar dan banyak membaca buku untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

Rini mengapresiasi semangat sinergi BUMN yang saling bahu-membahu memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, baik berupa renovasi dan penyediaan fasilitas sekolah maupun sambungan elektrifikasi. Sementara untuk Pustaka Digital yang sudah disediakan oleh Telkom di SMP Negeri Satu Atap, Rini berharap agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin tak hanya untuk meningkatkan minat baca namun juga untuk menambah pengetahuan siswa-siswi generasi penerus bangsa.

Sejalan dengan yang disampaikan Menteri BUMN, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Telkom ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat. 

“Sebagai perusahaan milik negara, Telkom ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dan layanan ICT terbaik, serta menghadirkan konektivitas merata di seluruh Indonesia. Penyediaan sarana BLC dengan Pustaka Digital merupakan wujud komitmen Telkom untuk mencerdaskan bangsa dengan kemudahan akses bacaan serta memajukan generasi muda Indonesia yang berdaya saing, tak hanya di domestik namun hingga mancanegara,” jelas Ririek.

Editor: Muchlishon
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG