IMG-LOGO
Daerah
HARI SANTRI 2019

Pakai Sarung, Bupati Pringsewu Pimpin Gowes Santri Nusantara


Ahad 13 Oktober 2019 13:30 WIB
Bagikan:
Pakai Sarung, Bupati Pringsewu Pimpin Gowes Santri Nusantara
Gowes Santri Nusantara dalam rangka Hari Santri 2019 tingkat Kabupaten Pringsewu, Lampung. (Foto: NU Online/Humas Pemkab)
Pringsewu, NU Online
Berbagai jenis sepeda sejak dari pagi hari sudah memenuhi halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Lampung, Ahad (13/10). Mulai anak-anak hingga orang tua, mereka membawa sepeda masing-masing untuk ikut serta menyemarakkan Gowes Santri Nusantara dalam rangka Hari Santri 2019 tingkat kabupaten setempat.
 
Uniknya, semua peserta mengenakan kostum khas santri yakni sarungan dan berkopiah. Bukan hanya peserta, Bupati Pringsewu, KH Sujadi yang memimpin dan ikut serta dalam gowes tersebut juga mengenakan sarung dipadu dengan kaos Hari Santri.
 
"Santri harus sehat jasmani dan rohani. Al-Aqlus salim fil jismis salim. Fil jismil salim fil qalbi salim. (Akal yang sehat itu berada pada jasad yang sehat. Di dalam jasad yang sehat terdapat hati yang sehat pula)," kata bupati yang merupakan santri alumni Pesantren Al-Asariyyah Kalibeber, Wonosobo, Jawa Tengah ini.
 
Selain mengenakan sarung, peserta juga ada yang mengenakan berbagai kostum menarik lainnya yang mencirikan para santri seperti jubah, dan udeng-udeng. Ada juga yang tampil dengan pakaian khas Jawa yang dipadu dengan sarung yang mencirikan bahwa santri tidak akan lepas dari budaya Nusantara yang luhur.
 
Peserta gowes yang dilepas oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pringsewu, KH Hambali menempuh rute sekitar 5 kilometer mengelilingi Kota Pringsewu. Star dan finish gowes tersebut dimulai dan berakhir di Pendopo Pringsewu.
 
Ketua Hari Santri 2019 Kabupaten Pringsewu, H Munawir mengatakan bahwa gowes tersebut merupakan agenda kegiatan baru pada rangkaian peringatan Hari Santri. Dengan gowes sarungan ini ia berharap syiar santri bisa lebih tersebar keseluruh masyarakat.
 
"Santri memiliki kekhasan kostum sendiri di antaranya sarung. Dan ini kita padukan dengan sepeda sebagai kendaraan yang ramah lingkungan. Sehingga selain sehat, santri juga ramah lingkungan dan tetap menjaga identitasnya," kata Kiai Munawir kepada NU Online.
 
Selain para santri, kegiatan gowes ini juga diikuti berbagai komunitas sepeda onthel yang ada di Kabupaten Pringsewu. Di antara ratusan peserta nampak ikut serta Dandim 0424 Tanggamus, Letkol Arh Anang Hasto Utomo.
 
Untuk lebih memeriahkan acara, panitia juga sudah menyiapkan berbagai hadia dan door prize di antaranya 5 unit sepeda dan berbagai peralatan rumah tangga seperti kompor gas, kipas angin dan handphone. Disediakan juga hadiah berupa kaos, peci, sarung, yang bertuliskan dan bercorak NU serta kaos hari santri.
 
 
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Ibnu Nawawi
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG