IMG-LOGO
Daerah
HARI SANTRI 2019

NU Ajak Nahdliyin Gelorakan Hari Santri di Tegal


Rabu 16 Oktober 2019 08:00 WIB
Bagikan:
NU Ajak Nahdliyin Gelorakan Hari Santri di Tegal
Kirab Resolusi Jihad di Hari Santri Kabupaten Tegal (Foto: NU Online/Nurkhasan)
Tegal, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal Jawa Tengah H Akhmad Wasy'ari mengajak pengurus NU, badan otonom, dan seluruh warga NU untuk menggelorakan Hari Santri 2019 di Kabupaten Tegal.
 
"Jangan ada warga NU yang diam di rumah. Harus turut aktif, berpartisipasi dalam menyemarakan 'Kirab Resolusi Jihad' sebagai salah satu bagian dari Hari Santri PCNU Kabupaten Tegal agar lebih meriah dan bermakna," ungkapnya.
 
Hal itu disampaikan saat melepas Pasukan Kirab Resolusi Jihad PCNU Kabupaten Tegal, Selasa (15/10) dini hari di Gedung PCNU Kabupaten Tegal di Slawi.
Dikatakan, banyak kelompok di luar NU yang berteriak lantang untuk menentang ketika Presiden Jokowi menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. 

"Dengan berbagai argumen, mereka menyampaikan bentuk penolakan itu. Tetapi apa yang terjadi? Alhamdulillah pemerintah tetap menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai peristiwa besar Resolusi Jihad Hadrotussyeh KH Hasyim Asy'ari dinyatakan sebagai Hari Santri," tegasnya.
 
"Itu artinya bahwa hari santri milik Nahdlatul Ulama (NU). Kalau hari ini ada beberapa kelompok, orang orang di luar kita mencoba memanfaatkan hari santri, saya sampaikan kepada saudara saudara kita harus waspada," imbuhnya.
 
Dia mengungkapkan, santri identik dengan Nahdlatul Ulama. Kalau hari ini mulai bermunculan pesantren kecil mulai nampak mereka berupaya untuk mendirikan pesantren. 
 
"Kalau boleh saya katakan sebagai bentuk kemunafikan mereka. Waspada terhadap munculnya pesantren yang tidak jelas," pesannya
.
Ketua Panitia Hari Santri PCNU Kabupaten Tegal Ustadz Sadirin kepada NU Online menuturkan, Pasukan Kirab Resolusi Jihad secara resmi dilepas tepat pukul 00.00 WIB Selasa (15/10) dini hari. 
 
Dari Gedung PCNU, pasukan kirab menuju ke MWCNU Jejeg, untuk selanjutnya akan dikirab mengelilingi MWCNU di 18 Kecamatan se Kabupaten Tegal yakni Bumijawa, Bojong, Jatinegara, Pangkah, Tarub, Kedungbanteng, Warureja, Suradadi, Kramat, Dukuhturi, Talang, Adiwerna, Dukuhwaru, Pagerbarang, Margasari, Balapulang, Lebaksiu, Slawi, dan Finish di Pemkab Tegal pada puncak upacara Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019.
 
"Semoga Kirab Resolusi Jihad ini berjalan dengan lancar tanpa ada suatu halangan apapun hingga kembali ke PCNU," ungkapnya.
 
Kegiatan dihadiri seluruh Pengurus NU, badan otonom, dan lembaga PCNU Kabupaten Tegal. 
 
Kontributor: Amirin, Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG