IMG-LOGO
Daerah
HARI SANTRI 2019

Siapakah Santri Itu? Ini Penjelasan Ketum PBNU


Senin 21 Oktober 2019 22:30 WIB
Bagikan:
Siapakah Santri Itu? Ini Penjelasan Ketum PBNU
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (Foto: NU Online)
Jakarta, NU Online 
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menjelaskan santri adalah seorang beragama Islam, berakhlak mulia, dan menghormati tokoh agama Islam atau ulama, kiai, dan ustadz. Menurut dia, asal mula kata santri berasal dari kata sastri atau sastra, artinya orang yang beradab, orang yang sudah mempunyai karakter, mempunyai jatidiri, apa yang disebut cantrik pada zaman sebelum Islam. 
 
“Bahkan ada yang mengatakan bahwa catrik itulah yang jadi biksu, pendidikan atau pengkaderan, mohon maaf, bikku atau apa, ya istilahnya di Hindu itu, pokoknya yang menjadi pemimpin agama,” katanya kepada NU Online, Sabtu (19/10).  

Nah, setelah datang agama Islam, istilah sastri tetap diabadikan. Hanya saja diubah sedikit, menjadi santri. Kemudian diberi pemaknaan baru yakni orang yang belajar di pesantren, beriman kepada Allah, berakhlak, berkarakter, berrjati diri, punya prinsip hidupnya, punya visi misi, dan hormat kepada ulama.

“Adapun tempatnya pengkaderan itu disebut pesantren, pesantrian,” kata kiai pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah Ciganjur, Jakarta Selatan ini. 

Di pesantren, kata dia, kiai menggembleng para santri dengan pendidikan empat dimensia. Pertama disebut satu, ta’lim, dua, tadris mengamalkan ilmunya, bukan hanya pinter, tapi mengamalkan ilmunya, ketiga, ta’dib, disiplin, orang yang punya karakter, mua’adab, muta’adib, yang terakhir, tarbiyah ruhaniyah, artinya spiritual. 

“Makanya di pesantren itu adalah pendidikan yang sempurna, bukan hanya ilmu pengetahuan, tapi juga amaliahnya, bukan hanya berpengetahuan dan amaliah, tapi juga punya karakter, disiplin punya prinsip. Bukan hanya sampai di situ, terakhir, punya kekuatan spiritual. Maka orang yang seperti ini ketika nanti pulang ke masyarakat, tidak akan menjadi pengkhianat masyarakat, tidak mungkin menjadi masalah masyarakat, justru, insyaallah akan menjadi orang yang memberikan solusi permasalahan di masyarakat,” jelasnya. 

Pewarta: Abdullah Alawi
Editor: Fathoni Ahmad
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG