HARI SANTRI 2019

Wali Kota Pekalongan: Saya Bangga dengan Santri

Wali Kota Pekalongan: Saya Bangga dengan Santri
Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz (tiga dari kiri). (Foto: NU Online/Muiz)
Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz (tiga dari kiri). (Foto: NU Online/Muiz)
Pekalongan, NU Online
Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz, mengaku bangga dengan santri-santri Kota Pekalongan yang sangat antusias mengikuti Upacara Hari Santri. Selain itu, santri yang ribuan jumlahnya penuh dengan semangat mengikuti pawai. 
 
"Eksistensi santri sejak empat tahun terakhir ini semakin diperhitungkan. Apalagi setelah disahkan UU Pesantren sebagai kado istiwewa bagi santri," ujarnya kepada NU Online setelah upacara dan pawai santri di Kanzus Sholawat, Selasa (22/10).
 
Dikatakan, santri yang diidentikkan dengan kelompok sarungan dan sering berpenyakitan saat mondok, saat ini mengalami kemajuan yang sangat luar biasa. Apalagi saat ini banyak para santri menduduki jabatan penting di eksekutif maupun legislatif.
 
"Ini adalah buah dari kesungguhan dan kemandirian yang dibangun selama ini. Termasuk Kota Pekalongan yang dijuluki Kota Santri diharapkan hal-hal yang negatif semakin lama akan semakin tersisih," tegasnya.
 
Dikatakan, dirinya saat ini bersama stakeholders lainnya sedang berupaya mengatasi kenakalan anak muda minimal bisa berkurang, terutama dari kecanduan bahaya narkoba.
 
"Momentum Hari Santri, anak muda Kota Pekalongan harus bangkit dan menemukan kejayaan. Kaum santri mendapat legitimasi dengan adanya Hari Santri dan UU Pesantren. Ini harus kita syukuri dengan mengisi kegiatan-kegiatan yang positif," ungkap H Saelany yang juga Ketua Yayasan Pesantren Ribatul Muta'allimin Pekalongan ini.
 
Dijelaskan, tahun ini Pemerintah Kota Pekalongan bekerjasama dengan Pengurus Cabang Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menyemarakkan Hari Santri.
 
Selainlomba kebersihan antarpesantren, upacara Hari Santri, pawai, dan donor darah yang sudah berlangsung. Pemkot Pekalongan Rabu (23/10) akan menggelar Lomba Crdas Cermat (LCC) tingkat MI, Lomba mewarnai tingkat Raudlatul Athfal (RA), Lomba PAUD Islami, dan Pentas Seni Religi bersama 'Letto'.
 
Sedangkan Kamis (24/10) ada Seminar Nasional dengan narasumber KH Maman Imanul Haq dan pada malam harinya Pekalongan Bershalawat bersama Grup 'Az-Zahir' Pekalongan.
 
Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Musthofa Asrori
 
BNI Mobile